Tecno Pova 8 5G hadir di Indonesia dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding pendahulunya, meski konfigurasi RAM paling dasarnya justru lebih rendah. Model baru ini dijual mulai Rp 4,3 juta untuk varian 6/128 GB, sedangkan Pova 7 5G sebelumnya dibuka dengan RAM 8 GB.
Perbedaan itu mencerminkan tekanan harga yang sedang terjadi di industri smartphone sepanjang 2026. Tecno menyebut kelangkaan RAM, yang berkaitan dengan tren kecerdasan buatan atau AI, sebagai faktor utama di balik penyesuaian tersebut.
Tecno Pova 8 5G diperkenalkan di Indonesia pada 15 Juli 2026. Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan konfigurasi RAM dan penyimpanan, dengan selisih harga yang cukup lebar antarvarian.
| Model | Varian | Harga |
|---|---|---|
| Tecno Pova 8 5G | 6/128 GB | Rp 4,3 juta |
| Tecno Pova 8 5G | 8/128 GB | Rp 5 juta |
| Tecno Pova 8 5G | 8/256 GB | Rp 5,6 juta |
| Tecno Pova 7 5G | 8/128 GB | Rp 3 juta saat rilis |
| Tecno Pova 7 5G | 8/256 GB | Rp 3,2 juta saat rilis |
Kontrasnya terlihat jelas pada varian 8/128 GB. Pova 8 5G dipasarkan Rp 5 juta, atau lebih mahal Rp 2 juta dibanding Pova 7 5G dengan kapasitas RAM dan penyimpanan yang sama saat meluncur pada Juli 2025.
Pova 8 5G juga menjadi generasi pertama dalam perbandingan ini yang menawarkan opsi RAM 6 GB sebagai varian awal. Namun, harga pembukanya tetap berada di atas seluruh harga rilis Pova 7 5G.
Krisis RAM Dorong Penyesuaian Harga
PR Manager Tecno, Anthoni Roderick, mengatakan penyesuaian harga dilakukan karena kelangkaan RAM turut dirasakan oleh banyak merek smartphone. Pernyataan itu disampaikan setelah peluncuran Pova 8 5G di Spectrum Studio, Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu, 15 Juli 2026.
“Karena memang kelangkaan RAM saat ini yang juga dirasakan semua brand, sehingga kami melakukan penyesuaian harga. Pova 8 5G yang baru dirilis juga sudah kami sesuaikan harganya,” kata Anthoni.
Menurut tekno.kompas.com, dampak penyesuaian tidak hanya terjadi pada lini Pova. Sejumlah model yang telah lebih dahulu beredar, termasuk Spark 50 dan Camon 50 series, juga mengalami kenaikan harga.
| Model | Varian | Harga Rilis | Harga Setelah Penyesuaian |
|---|---|---|---|
| Tecno Spark 50 | 4/128 GB | Rp 1.999.000 | Rp 2.699.000 |
| Tecno Spark 50 | 6/128 GB | Rp 2,3 juta | Rp 3,1 juta |
| Tecno Camon 50 | 8/128 GB | Rp 3,6 juta | Rp 4,2 juta |
| Tecno Camon 50 Pro | 8/256 GB | Rp 5,5 juta | Rp 5,8 juta |
Spark 50 varian 4/128 GB, misalnya, naik Rp 700.000 dari harga rilisnya pada Mei 2026. Sementara itu, varian 6/128 GB naik dari Rp 2,3 juta menjadi Rp 3,1 juta.
Penyesuaian juga menjangkau Camon 50 series. Camon 50 reguler dengan konfigurasi 8/128 GB kini dibanderol Rp 4,2 juta, sedangkan Camon 50 Pro 8/256 GB dipatok Rp 5,8 juta.
Anthoni menyatakan hampir semua perangkat Tecno yang sudah dirilis mengalami penyesuaian karena kelangkaan RAM. Kondisi tersebut disebut turut memengaruhi pertumbuhan Tecno di Indonesia pada semester pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Ia mengatakan performa perusahaan memang sedikit menurun, tetapi masih berada dalam kategori aman dan tidak turun drastis. Tantangan kelangkaan komponen ini diperkirakan masih perlu dihadapi pada paruh kedua 2026.
Untuk merespons situasi tersebut, Tecno berupaya mengandalkan inovasi di luar kapasitas RAM, seperti baterai besar dan teknologi layar baru. Merek di bawah grup Transsion itu juga menyiapkan kategori produk lain, termasuk tablet dan laptop.
