OnePlus Tablet 2 Pro membawa spesifikasi yang sangat kuat untuk kelas tablet, tetapi beberapa fitur mendasar justru tidak tersedia. Kondisi ini membuat label Pro pada perangkat tersebut terasa belum sepenuhnya menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat mandiri untuk bekerja dan mobilitas.
Snapdragon 8 Elite, RAM hingga 16GB, dan baterai 12.140 mAh menjadi modal besar untuk menjalankan aplikasi berat. Namun, tenaga tinggi tidak otomatis menutup absennya layar OLED, sensor sidik jari, konektivitas seluler, serta GPS fisik.
Performa dan Layar Luas Jadi Daya Tarik Utama
OnePlus Tablet 2 Pro menggunakan layar 13,2 inci beresolusi tinggi dengan refresh rate hingga 144Hz. Ukuran panel yang besar membuat tablet ini nyaman dipakai untuk mengetik, browsing, menikmati konten, hingga membuka beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
Fitur Open Canvas mendukung kebutuhan multitasking dengan area kerja yang lebih leluasa. Kombinasi tersebut menjadikan perangkat ini menarik bagi pengguna yang membutuhkan layar besar tanpa harus membawa laptop setiap saat.
Chipset Snapdragon 8 Elite menjadi fondasi performa untuk pekerjaan harian, hiburan, dan game dengan beban grafis tinggi. Tablet ini juga tersedia dalam opsi penyimpanan internal 256GB atau 512GB.
| Aspek | Yang Ditawarkan | Kompromi yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|---|
| Performa | Snapdragon 8 Elite dan RAM hingga 16GB | Tidak ada ekspansi melalui MicroSD |
| Layar | 13,2 inci, resolusi tinggi, 144Hz | Masih memakai panel IPS LCD |
| Keamanan | Face Unlock dan PIN | Tidak tersedia fingerprint scanner |
| Mobilitas | Wi-Fi dan tethering | Tanpa SIM, 4G/5G mandiri, serta GPS fisik |
1. Panel IPS LCD di Tengah Ekspektasi Layar Pro
Refresh rate 144Hz membuat pergerakan antarmuka terasa responsif saat berpindah aplikasi atau menavigasi sistem. Meski demikian, OnePlus masih memakai panel IPS LCD, bukan AMOLED atau OLED.
Perbedaan ini paling terasa saat menonton konten dengan adegan gelap atau mengerjakan materi visual yang membutuhkan kontras tinggi. Warna hitam pada panel IPS LCD tidak dapat tampil sepekat layar OLED, sehingga menjadi pertimbangan bagi kreator video dan pengguna multimedia.
Sejumlah pengguna di forum teknologi, termasuk GSMArena, mempertanyakan penggunaan panel tersebut pada tablet dengan embel-embel Pro. Untuk produktivitas umum layar ini tetap memadai, tetapi kebutuhan visual yang lebih serius dapat menuntut kualitas panel berbeda.
2. Keamanan Bergantung pada Wajah dan PIN
Tablet ini memakai rangka aluminium dengan ketebalan sekitar 6 mm yang memberi kesan tipis dan kokoh. Namun, desain premium tersebut tidak dibarengi sensor sidik jari.
Pengguna hanya dapat mengandalkan Face Unlock atau PIN untuk membuka perangkat. Metode ini dapat kurang praktis ketika pencahayaan redup atau tablet diletakkan miring di atas meja.
Dalam laporan penggunaan 30 hari yang dimuat techno.viva.co.id, absennya fingerprint scanner menjadi salah satu keterbatasan yang terasa dalam penggunaan sehari-hari. Perangkat ini juga belum memiliki sertifikasi IP Rating resmi untuk ketahanan terhadap air dan debu.
3. Belum Bisa Benar-Benar Mandiri di Luar Wi-Fi
OnePlus Tablet 2 Pro tidak memiliki varian dengan slot SIM untuk mengakses jaringan 4G atau 5G secara langsung. Saat berada di luar jangkauan Wi-Fi, pengguna perlu mengandalkan tethering dari smartphone untuk memperoleh koneksi internet.
Ketergantungan itu membuat tablet lebih cocok sebagai perangkat pendamping ketimbang pengganti smartphone untuk mobilitas. Ketiadaan cip GPS fisik juga membatasi pemakaiannya sebagai perangkat navigasi mandiri.
Batas ini dapat terasa bagi pengguna yang ingin memakai tablet sebagai head unit mobil dan membutuhkan data lokasi akurat. Untuk aktivitas di rumah, kantor, atau area Wi-Fi, keterbatasan tersebut mungkin tidak menjadi masalah besar.
4. Penyimpanan dan Audio Memerlukan Solusi Tambahan
Pilihan penyimpanan 256GB dan 512GB memang cukup besar untuk banyak kebutuhan, tetapi OnePlus tidak menyediakan slot MicroSD. Hal ini dapat menyulitkan fotografer atau videografer yang perlu memindahkan file mentah berukuran besar secara rutin.
Port audio 3,5 mm juga tidak tersedia pada perangkat ini. Pengguna earphone berkabel perlu membawa dongle USB-C, sedangkan pengguna nirkabel dapat memakai perangkat TWS.
Dengan layar besar, baterai 12.140 mAh, dan performa kelas atas, OnePlus Tablet 2 Pro tetap menjanjikan untuk kerja, game, serta hiburan. Akan tetapi, kombinasi keterbatasan tersebut menempatkannya lebih dekat sebagai Tablet Premium Wi-Fi daripada perangkat Pro yang bebas kompromi.
