Apple dikabarkan menyiapkan perubahan besar untuk iPad Mini melalui penggunaan layar OLED. Model ringkas tersebut disebut berpeluang diperkenalkan pada musim gugur 2026, dengan jadwal paling lambat pada Oktober.
Jika informasi ini akurat, perangkat baru itu akan menjadi iPad Mini pertama yang meninggalkan panel LCD. Peralihan tersebut berpotensi membuat lini tablet kecil Apple tampil lebih premium tanpa mengubah posisinya sebagai perangkat berukuran ringkas.
Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg yang dikutip inet.detik.com, Apple tengah menargetkan peluncuran iPad Mini berlayar OLED pada periode tersebut. Namun, jadwal dan detail akhir perangkat masih berada dalam kategori bocoran, bukan pengumuman resmi dari Apple.
OLED menjadi peningkatan paling menonjol
Panel OLED dikenal mampu menampilkan warna yang lebih hidup serta warna hitam yang lebih pekat dibandingkan LCD. Teknologi ini juga menawarkan rasio kontras lebih tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik.
Bagi pengguna iPad Mini, peningkatan layar dapat terasa saat menonton video, membaca konten visual, maupun menggunakan aplikasi kreatif. Meski demikian, laporan yang beredar belum menjelaskan ukuran panel, tingkat kecerahan, maupun resolusi layar yang akan digunakan.
Perubahan ke OLED juga menunjukkan Apple berupaya memperluas teknologi layar premium ke lebih banyak lini iPad. Selama ini, layar OLED telah menjadi pembeda penting pada model iPad yang berada di kelas lebih tinggi.
Belum diperkirakan membawa ProMotion
Meski panelnya disebut akan beralih ke OLED, iPad Mini OLED kabarnya tidak langsung mendapatkan teknologi ProMotion. Laju penyegaran layar disebut tetap berada di 60Hz, bukan 120Hz seperti yang tersedia pada lini iPad Pro.
Artinya, kualitas warna dan kontras bisa meningkat, tetapi pergerakan antarmuka belum tentu terasa lebih mulus dibandingkan iPad Mini generasi saat ini. Perbedaan ini dapat menjadi cara Apple menjaga jarak fitur antara iPad Mini dan iPad Pro.
| Perangkat | Teknologi layar | Jadwal yang disebut | Informasi utama |
|---|---|---|---|
| iPad Mini OLED | OLED, 60Hz | Musim gugur 2026 | Diperkirakan menjadi iPad Mini pertama tanpa LCD |
| iPad Air | OLED sedang dikembangkan | Musim semi 2027 belum pasti memakai OLED | Dikabarkan hadir bersama penyegaran iPad Pro |
| iPad entry-level | LCD | Kuartal pertama 2027 | Fokus pada peningkatan performa |
Harga berpotensi ikut naik
Penggunaan layar OLED berpotensi membuat harga iPad Mini generasi baru lebih tinggi daripada model yang beredar sekarang. Sebagai pembanding, iPad Mini generasi terbaru dijual mulai USD 599 atau Ro 10,8 juta setelah Apple menaikkan harganya.
Belum ada angka harga khusus untuk model OLED dalam laporan tersebut. Karena itu, kenaikan biaya hanya masih berupa perkiraan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi panel baru.
Di sisi lain, Apple disebut tetap mempertahankan layar LCD pada iPad entry-level untuk menjaga biaya produksi dan harga jual. Model terjangkau berikutnya diprediksi meluncur pada kuartal pertama 2027, antara Januari hingga Maret.
Model iPad yang lebih murah itu kemungkinan tidak membawa perubahan desain besar. Peningkatan utamanya disebut akan berfokus pada performa melalui chip A18 atau A19 serta RAM 8 GB, naik dari chip A16 dan RAM 6 GB pada model saat ini.
iPad Air dan Apple Pencil ikut masuk rencana
Apple juga dilaporkan sedang mengembangkan iPad Air berlayar OLED. Namun, belum ada kepastian apakah teknologi tersebut sudah dipakai pada iPad Air yang dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027.
Peluncuran iPad Air generasi baru diperkirakan berlangsung bersamaan dengan penyegaran iPad Pro. Laporan yang sama turut menyebut adanya generasi terbaru Apple Pencil pada 2027.
Salah satu pembaruan yang diharapkan pada Apple Pencil adalah baterai yang dapat diganti. Fitur ini berpotensi memperpanjang masa pakai perangkat karena pengguna tidak perlu mengganti seluruh stylus saat kemampuan baterainya menurun.
