Redmi Y3 dan Moto G35 sama-sama pernah dipasarkan di kelas harga ₹11,999, tetapi keduanya berasal dari generasi yang berbeda jauh. Karena itu, pertanyaan yang paling sering muncul bukan sekadar mana yang lebih baru, melainkan apakah ponsel lama seperti Redmi Y3 masih bisa menahan laju lawannya yang lebih modern.
Jika melihat data spesifikasi, Moto G35 memang unggul di hampir semua aspek utama. Namun, Redmi Y3 belum sepenuhnya kehilangan daya tarik karena masih punya kelebihan yang terasa penting bagi sebagian pengguna, terutama pada kamera depan, proteksi layar, dan ukuran bodi yang lebih ringkas.
Perbandingan inti yang langsung terlihat
Perbedaan keduanya terasa sejak layar dan konfigurasi dasar. Redmi Y3 memakai panel IPS 6,26 inci beresolusi HD+ dengan refresh rate 60Hz, sedangkan Moto G35 membawa layar IPS 6,72 inci FHD+ 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 1000 nits.
Berikut ringkasan spesifikasi utama keduanya:
| Aspek | Redmi Y3 | Moto G35 |
|---|---|---|
| Layar | 6,26 inci IPS, HD+, 60Hz, Gorilla Glass 5 | 6,72 inci IPS, FHD+, 120Hz, 1000 nits, Gorilla Glass 3 |
| Chipset | Snapdragon 632 | Unisoc T760 |
| Sistem operasi | Android 10 dengan MIUI 12 | Android 14 |
| RAM/Storage | 3/4 GB, 32 GB | 4/8 GB, 128/256 GB |
| Kamera belakang | 12 MP | 50 MP + 8 MP |
| Kamera depan | 32 MP | 16 MP |
| Baterai | 4.000 mAh, 10W | 5.000 mAh, 18W |
| Konektivitas | 4G | 5G |
Dari tabel di atas, keunggulan Moto G35 terlihat jelas. Ponsel ini menawarkan panel yang lebih tajam, refresh rate lebih tinggi, baterai lebih besar, dan dukungan jaringan 5G yang membuatnya lebih relevan untuk penggunaan saat ini.
Layar dan desain memberi karakter berbeda
Redmi Y3 hadir dengan bodi plastik dan warna gradasi yang pada masanya cukup menonjol. Ukurannya lebih kecil, sehingga beberapa pengguna mungkin masih menyukai sensasi pegang yang lebih nyaman dan tidak terlalu besar di tangan.
Moto G35 juga memakai material belakang plastik, dengan beberapa varian bertekstur eco-leather. Meski tampilannya lebih modern, Redmi Y3 punya satu poin menarik yang masih patut dicatat, yakni perlindungan layar Gorilla Glass 5 yang lebih baik dibanding Gorilla Glass 3 pada Moto G35.
Untuk konsumsi media dan scrolling harian, Moto G35 tetap jauh lebih unggul. Kombinasi resolusi FHD+, ukuran layar lebih luas, dan refresh rate 120Hz membuat pengalaman visual terasa lebih mulus dan lebih nyaman untuk konten video, media sosial, maupun game ringan.
Performa menunjukkan jarak generasi yang besar
Redmi Y3 menggunakan Snapdragon 632, chipset yang dulu cukup populer di kelas menengah bawah. Moto G35 memakai Unisoc T760 yang lebih baru dan sudah mendukung 5G, sehingga wajar jika performanya berada di level yang jauh lebih baik.
Data Geekbench 6 yang dicantumkan sumber menunjukkan selisih yang besar:
- Snapdragon 632 mencatat 295 poin single-core.
- Unisoc T760 mencatat 744 poin single-core.
- Snapdragon 632 mencatat 1037 poin multi-core.
- Unisoc T760 mencatat 2390 poin multi-core.
Sumber juga menyebut Unisoc T760 unggul sekitar 152 persen pada single-core dan sekitar 130 persen pada multi-core. Artinya, Moto G35 lebih siap untuk multitasking, membuka banyak aplikasi, dan bertahan lebih nyaman dalam pemakaian jangka panjang.
Kapasitas penyimpanan juga memperlebar jurang keduanya. Redmi Y3 hanya menyediakan 32 GB, sedangkan Moto G35 hadir hingga 256 GB, yang jauh lebih aman untuk aplikasi modern, foto, video, dan file kerja.
Kamera: Redmi Y3 masih punya nilai unik
Dalam sektor kamera belakang, Moto G35 jelas lebih kuat. Sensor utama 50 MP ditambah kamera 8 MP ultrawide memberi fleksibilitas yang tidak dimiliki Redmi Y3.
Kombinasi itu membuat Moto G35 lebih unggul untuk foto harian, lanskap, dan kebutuhan konten yang butuh sudut lebih lebar. Di sisi lain, Redmi Y3 justru masih punya senjata menarik di kamera depan.
Kamera selfie 32 MP pada Redmi Y3 masih menjadi nilai jual yang menonjol, terutama karena sumber menyebut hasil selfie-nya bisa lebih baik berkat aperture yang lebih lebar. Moto G35 memang membawa kamera depan 16 MP, tetapi angkanya tetap kalah secara spesifikasi dari Redmi Y3.
Daya tahan baterai dan nilai beli
Moto G35 membawa baterai 5.000 mAh dengan pengisian 18W. Redmi Y3 hanya memiliki baterai 4.000 mAh dengan pengisian 10W, sehingga selisih daya tahan terasa cukup nyata dalam pemakaian harian.
Menurut sumber, Moto G35 bisa bertahan sekitar satu setengah hari, sementara Redmi Y3 umumnya berada di kisaran satu hari. Bagi pengguna yang sering berada di luar rumah, keunggulan ini jelas memberi rasa aman lebih besar.
Berikut poin yang paling menonjol saat membandingkan keduanya:
- Moto G35 unggul pada layar, performa, baterai, dan jaringan.
- Redmi Y3 masih unggul pada kamera selfie dan proteksi layar.
- Moto G35 lebih cocok untuk kebutuhan sekarang karena sudah mendukung 5G.
- Redmi Y3 masih menarik bagi pengguna yang mencari ponsel ringkas dan sederhana.
Secara keseluruhan, Moto G35 memang menang tipis dalam konteks value karena paket fiturnya lebih lengkap dan lebih modern. Redmi Y3 tetap belum habis, tetapi daya tariknya kini lebih bersifat spesifik, yaitu bagi pengguna yang masih menghargai bodi ringkas, proteksi layar kuat, dan kamera depan yang pernah menjadi andalan di kelasnya.
