POCO resmi membawa POCO X8 Pro Series ke Indonesia dengan tiga pilihan sekaligus, yaitu POCO X8 Pro Max, POCO X8 Pro, dan POCO X8 Pro Iron Man Edition. Kehadiran lini ini langsung menarik perhatian karena POCO menargetkan pengguna yang mencari performa tinggi, baterai besar, dan fitur premium dengan harga yang masih berada di kelas menengah.
Seri ini mengusung tema Extreme Performance, Extreme Value, yang menegaskan fokus POCO pada perangkat cepat dengan nilai jual agresif. Seluruh varian dijadwalkan masuk masa first sale pada 4 hingga 25 April 2026 melalui sejumlah platform e-commerce di Indonesia.
Performa yang menyasar pengguna berat
POCO X8 Pro Series dibangun untuk kebutuhan intensif seperti gaming, multitasking, dan pembuatan konten. POCO X8 Pro Max menjadi sorotan utama karena disebut sebagai smartphone pertama di dunia yang memakai chipset Dimensity 9500s berbasis fabrikasi 3nm.
Chipset tersebut diklaim mencetak skor AnTuTu hingga 3 juta poin, sebuah angka yang biasanya identik dengan perangkat kelas atas. Di sisi lain, POCO X8 Pro memakai Dimensity 8500-Ultra yang disebut mampu meningkatkan performa GPU hingga 25 persen sekaligus menjaga efisiensi daya lebih baik.
Kedua model juga sudah mendukung hardware-level ray tracing. Fitur ini memberi efek visual yang lebih realistis saat bermain gim, terutama pada judul yang mendukung pencahayaan dan bayangan lebih detail.
Sistem pendingin dibuat untuk menjaga stabilitas
Untuk menjaga suhu tetap terkendali, POCO menyematkan teknologi pendingin berbeda pada dua model tersebut. POCO X8 Pro Max memakai 3D IceLoop Cooling System seluas 5.800mm², sedangkan POCO X8 Pro dibekali Dual-layer IceLoop Cooling seluas 5.300mm².
Sistem pendingin yang lebih besar ini penting karena perangkat dengan performa tinggi cenderung menghasilkan panas lebih besar. Dengan pendinginan yang agresif, POCO ingin menjaga performa tetap stabil saat gim berjalan lama atau saat perangkat dipakai untuk aktivitas berat lain.
Baterai besar dan pengisian cepat
Dari sisi daya, POCO X8 Pro Series membawa baterai yang sangat kompetitif di kelasnya. POCO X8 Pro Max mengusung baterai 8.500mAh berbasis silicon-carbon yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian.
POCO juga menyebut kesehatan baterai model ini masih terjaga hingga 80 persen setelah 1.600 siklus pengisian. POCO X8 Pro sendiri hadir dengan baterai 6.500mAh yang tetap ditujukan untuk penggunaan harian intens, baik untuk kerja, hiburan, maupun bermain gim.
Kedua perangkat mendukung 100W HyperCharge, 27W reverse charging, dan smart charging. Kombinasi ini memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang membutuhkan pengisian cepat sekaligus efisiensi suhu saat mengisi daya.
Layar AMOLED terang untuk pemakaian luar ruangan
POCO juga menonjolkan sisi visual lewat panel AMOLED kelas flagship. POCO X8 Pro Max membawa layar 6,83 inci, sementara POCO X8 Pro hadir dengan layar 6,59 inci yang lebih ringkas.
Keduanya mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 3.500 nits. Angka ini membuat tampilan layar tetap mudah dibaca ketika dipakai di luar ruangan atau di bawah sinar matahari langsung.
Pada sektor audio, POCO X8 Pro Max dilengkapi dual speaker dengan dukungan Hi-Res Audio dan Dolby Atmos. Perangkat ini juga memiliki fitur 400% volume boost yang ditujukan untuk penggunaan outdoor agar suara tetap terdengar jelas.
Desain premium dan ketahanan tinggi
POCO X8 Pro Max menggunakan frame metal dan back cover fiberglass, sedangkan POCO X8 Pro memakai material kaca. Keduanya dipasangkan Corning Gorilla Glass 7i untuk perlindungan layar dan sudah membawa sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K.
Sertifikasi tersebut menunjukkan tingkat ketahanan yang tinggi terhadap debu dan air dalam berbagai kondisi. POCO juga menambahkan Dynamic RGB Light pada modul kamera untuk memberi tampilan yang lebih khas dan berbeda dari kebanyakan ponsel di kelas harga serupa.
Khusus POCO X8 Pro Max, perangkat ini juga mengantongi sertifikasi 5-star SGS untuk ketahanan terhadap benturan. Sertifikasi tambahan ini memperkuat posisi model tertinggi sebagai perangkat yang tidak hanya kencang, tetapi juga lebih tahan untuk penggunaan jangka panjang.
Kamera 50MP dan fitur AI untuk konten cepat
Di sektor kamera, kedua model sama-sama memakai kamera utama 50MP. POCO X8 Pro Max membawa sensor Light Fusion 600 dengan OIS, sedangkan POCO X8 Pro mengandalkan Sony IMX882 dengan OIS.
POCO turut membekali seri ini dengan fitur UltraSnap untuk menangkap objek bergerak cepat. Ada juga dynamic shots dan AI Creativity Assistant yang membantu pengguna menghasilkan foto harian maupun konten mobile dengan proses yang lebih cepat dan praktis.
HyperOS 3 dan varian Iron Man Edition
Seluruh lini POCO X8 Pro Series berjalan dengan Xiaomi HyperOS 3. Sistem ini menghadirkan Xiaomi HyperConnect, HyperIsland, integrasi Google Gemini, Circle to Search, serta Offline Communication tanpa jaringan seluler.
POCO juga menghadirkan POCO X8 Pro Iron Man Edition untuk pengguna yang menginginkan desain lebih unik. Varian ini tampil dengan tema hitam dan emas, modul kamera bergaya Arc Reactor, serta antarmuka khusus bertema Iron Man, termasuk animasi booting dan ikon aplikasi eksklusif.
Harga resmi POCO X8 Pro Series di Indonesia
- POCO X8 Pro Max 12GB + 256GB: Rp6.099.000
- POCO X8 Pro Max 12GB + 512GB: Rp6.599.000
- POCO X8 Pro 8GB + 256GB: Rp4.399.000
- POCO X8 Pro 8GB + 512GB: Rp4.799.000
- POCO X8 Pro 12GB + 512GB: Rp5.399.000
- POCO X8 Pro Iron Man Edition 12GB + 512GB: Rp5.999.000
Dengan harga mulai Rp4 jutaan, POCO X8 Pro Series memperketat persaingan di segmen smartphone performa tinggi. Kombinasi chipset kencang, baterai besar, layar terang, kamera 50MP, dan fitur AI membuat seri ini menjadi opsi menarik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat cepat untuk gaming, multitasking, dan aktivitas harian yang padat.
