Poco resmi membawa Poco X8 Pro Max ke pasar Indonesia dengan positioning yang agresif di kelas menengah. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang mencari performa tinggi, baterai jumbo, dan fitur premium dengan harga mulai Rp 6 jutaan.
Kehadirannya langsung menyita perhatian karena Poco menempatkan model ini sebagai varian tertinggi di keluarga X8. Perusahaan mengusung slogan “Extreme Performance, Extreme Value”, sementara PR Manager Poco Indonesia, Novita Krisutami, menegaskan perangkat ini siap dipakai untuk kebutuhan berat termasuk gaming.
Chip 3nm jadi pusat perhatian
Daya tarik utama Poco X8 Pro Max ada pada chipset MediaTek Dimensity 9500s yang memakai fabrikasi 3 nanometer. Teknologi ini dikenal memberi efisiensi daya yang lebih baik sekaligus menjaga performa tetap stabil saat ponsel dipaksa bekerja keras.
Poco juga membekali perangkat ini dengan GPU Immortalis-G925 MC11/12, RAM LPDDR5X hingga 12 GB, serta penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256 GB dan 512 GB. Kombinasi tersebut membuat ponsel ini relevan untuk pengguna yang gemar bermain gim, membuka banyak aplikasi, atau menjalankan aktivitas multitasking intensif.
Baterai 8.500 mAh untuk pemakaian panjang
Sektor baterai menjadi nilai jual yang paling mencolok pada Poco X8 Pro Max. Perangkat ini membawa baterai 8.500 mAh berbasis silikon-karbon atau Si/C, yang biasanya menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai konvensional.
Kapasitas besar ini sangat cocok untuk pengguna aktif yang sering berada di luar rumah. Aktivitas seperti navigasi, streaming video, dan bermain gim dalam waktu lama bisa dijalani tanpa terlalu sering mencari colokan listrik.
Poco juga menyematkan dukungan 100W HyperCharge dan reverse wireless charging 27W. Fitur ini membuat pengisian ulang tetap cepat meski baterai berkapasitas besar, sekaligus memberi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Layar AMOLED besar dengan kecerahan tinggi
Di bagian depan, Poco X8 Pro Max menggunakan layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K atau 2772 x 1280 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz, yang memberi tampilan lebih mulus saat menggulir layar atau bermain gim.
Layar ini juga mendukung Dolby Vision dan HDR10+, dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Dukungan tersebut membuat visibilitas tetap terjaga saat dipakai di luar ruangan, termasuk di bawah cahaya matahari yang kuat.
Untuk perlindungan, Poco memakai Gorilla Glass 7i. Kombinasi ukuran layar besar, resolusi tinggi, dan proteksi yang memadai menempatkan ponsel ini sebagai perangkat yang kuat untuk konsumsi konten dan penggunaan harian.
Kamera dan ketahanan bodi ditingkatkan
Pada sektor kamera, Poco X8 Pro Max dibekali kamera utama 50 MP Light Fusion 600 dengan OIS. Ada juga kamera ultrawide 8 MP, sementara kamera depan 20 MP mendukung perekaman video hingga 4K 60 fps.
Susunan kamera ini memberi ruang lebih besar bagi pengguna yang aktif membuat konten, merekam video, atau memotret dalam berbagai kondisi cahaya. Kehadiran OIS juga membantu menjaga hasil foto dan video lebih stabil saat perangkat digunakan tanpa tripod.
Poco turut memberi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Dengan perlindungan ini, perangkat menjadi lebih siap dipakai dalam situasi harian yang dinamis, termasuk saat hujan ringan atau lingkungan yang berdebu.
Harga resmi Poco X8 Pro Max di Indonesia
Berikut rincian harga yang diumumkan untuk pasar Indonesia:
| Varian | Harga |
|---|---|
| 12 GB/256 GB | Rp 6.699.000 |
| 12 GB/512 GB | Rp 7.199.000 |
Ponsel ini dijadwalkan mulai dijual secara online melalui Mi.com dan platform e-commerce resmi pada 4 April. Dengan perpaduan chip 3nm, baterai 8.500 mAh, layar AMOLED 120Hz, dan proteksi IP68/IP69, Poco X8 Pro Max masuk ke jajaran mid-range yang menonjolkan performa, daya tahan, dan harga yang tetap agresif di pasar Indonesia.
Bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi daya, kecepatan pemrosesan, dan baterai besar tanpa harus naik ke kelas flagship penuh, Poco X8 Pro Max hadir sebagai opsi yang sangat kompetitif di segmen Rp 6 jutaan. Perangkat ini juga memperlihatkan bagaimana Poco terus mendorong batas spesifikasi di kelas menengah dengan pendekatan yang fokus pada performa nyata dan fitur yang relevan untuk kebutuhan harian.
