Pertandingan Prancis dan Inggris di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menghasilkan 10 gol, tetapi tidak semua penonton menganggap duel itu menegangkan. Skor 6-4 untuk Inggris justru memunculkan kesan bahwa kedua tim tampil tanpa tekanan besar.
Inggris sempat unggul empat gol tanpa balas pada babak pertama sebelum Prancis memberi perlawanan setelah jeda. Perubahan skor yang drastis itu membuat laga tetap penuh kejutan hingga peluit akhir.
Inggris Unggul 4-0 sebelum Prancis Bangkit
Tim Inggris tampil dominan pada paruh pertama dengan mencetak empat gol. Declan Rice dan Ezri Konsa masing-masing menyumbang satu gol, sedangkan Bukayo Saka mencetak dua gol.
Prancis baru menemukan ritme permainan di babak kedua. Kylian Mbappe mencetak dua gol, sementara Bradley Barcola dan Ousmane Dembele masing-masing menambah satu gol.
| Tim | Gol Babak Pertama | Gol Babak Kedua | Skor Akhir |
|---|---|---|---|
| Inggris | 4 | 2 | 6 |
| Prancis | 0 | 4 | 4 |
Ketika Prancis mulai mengejar, jarak skor sempat menipis menjadi 4-3. Inggris kemudian kembali menjauh melalui gol tambahan Saka dan Jude Bellingham untuk mengunci kemenangan 6-4.
Hasil tersebut menempatkan Inggris sebagai peraih tempat ketiga. Di sisi lain, dua gol Mbappe tetap menjadi salah satu sorotan dari kebangkitan Prancis pada babak kedua.
Sepuluh Gol Tak Selalu Berarti Laga Tegang
Menurut laporan detik.com, percakapan warganet banyak menyoroti atmosfer pertandingan yang dinilai kurang intens. Mereka menilai minimnya pressing dan pertahanan yang longgar membuat duel ini terasa seperti laga persahabatan.
Seorang warganet menulis, “Match 10 goal tapi kok nontonnya kayak gak seru ya, pressing gak ada, defence ala kadarnya.” Ia menilai pertandingan tersebut terasa seperti laga persahabatan meski menghasilkan banyak gol.
Penilaian serupa juga muncul dalam komentar lain yang menyebut pertandingan itu lebih mirip laga persahabatan ketimbang perebutan medali perunggu Piala Dunia. Kritik tersebut terutama mengarah pada cara kedua tim bertahan sepanjang laga.
Skor yang berubah cepat memperlihatkan betapa terbukanya pertandingan setelah Inggris memegang keunggulan besar. Prancis mampu mencetak empat gol, tetapi tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal jauh pada paruh pertama.
Ada yang Menilai Duel Ini Sangat Menghibur
Meski begitu, tidak semua respons bernada negatif. Sejumlah penonton justru melihat pertandingan Inggris versus Prancis sebagai laga yang menghibur karena ritme serangan dan banyaknya gol.
Salah satu komentar menyebut duel tersebut seharusnya menjadi final karena berlangsung tanpa drama wasit. Komentar itu juga menilai pertandingan dapat dinikmati pendukung kedua tim, tanpa keributan antarfans.
Warganet lain menggambarkan laga ini sebagai pertandingan terbaik Piala Dunia 2026 sejauh ini, walaupun tetap terasa seperti partai persahabatan. Perpaduan antara skor besar dan tekanan yang dianggap rendah menjadi ciri paling menonjol dari duel tersebut.
Ada pula yang menyoroti alur pertandingan yang unik, dari keunggulan 4-0 untuk Inggris hingga skor sempat menipis menjadi 4-3 sebelum berakhir 6-4. Bagi kelompok ini, kelonggaran permainan tidak mengurangi nilai hiburan dari 10 gol yang tercipta.
Pertandingan itu pada akhirnya menyisakan dua pandangan yang bertolak belakang. Inggris mendapat kemenangan tempat ketiga, sementara cara laga berjalan membuat publik memperdebatkan apakah duel 10 gol itu benar-benar seru atau hanya terasa santai.
