Poco mulai mengungkap detail awal mengenai Poco X8 Pro series yang diperkirakan meluncur ke pasar global dalam waktu dekat. Informasi ini muncul melalui unggahan resmi Poco di media sosial X yang menegaskan penggunaan chipset terbaru dari MediaTek pada perangkat tersebut.
Poco mengonfirmasi bahwa Poco X8 Pro akan menggunakan chipset Dimensity 8500 Ultra, sementara varian Poco X8 Pro Max bakal mengandalkan Dimensity 9500s. Kedua prosesor ini disebut akan menjadikan Poco X8 Pro series sebagai salah satu smartphone pertama yang membawa chipset tersebut ke pasar global.
Konfirmasi Chipset Poco X8 Pro Series
Dalam teaser resmi yang dibagikan Poco, perusahaan menekankan fokus pada peningkatan performa generasi terbaru. Chipset MediaTek yang dipilih disebut menawarkan kombinasi kinerja tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik.
Poco X8 Pro dipastikan menggunakan Dimensity 8500 Ultra yang berada di segmen menengah atas dengan performa mendekati kelas flagship. Sementara Poco X8 Pro Max akan hadir dengan Dimensity 9500s yang memiliki kemampuan komputasi lebih tinggi.
Sejumlah bocoran juga menyebutkan bahwa Poco X8 Pro series merupakan versi global dari lini Redmi Turbo 5 yang lebih dulu diperkenalkan di China. Strategi ini bukan hal baru karena Xiaomi kerap menghadirkan perangkat Redmi ke pasar global melalui branding Poco.
Bocoran Spesifikasi Poco X8 Pro
Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, Poco X8 Pro diperkirakan membawa layar OLED TCL M10 berukuran 6,59 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz yang dirancang untuk menghadirkan tampilan lebih halus.
Layar ini juga disebut mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 2.000 nit dalam mode High Brightness Mode (HBM). Angka tersebut memungkinkan visibilitas layar tetap jelas meski digunakan di bawah cahaya matahari.
Di sektor performa, Dimensity 8500 Ultra kemungkinan dipadukan dengan RAM LPDDR5x Ultra serta penyimpanan UFS 4.1. Kombinasi ini diperkirakan memberikan kecepatan baca tulis data yang jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Sektor kamera juga menjadi perhatian pada perangkat ini. Poco X8 Pro disebut mengusung kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS).
Selain kamera utama, tersedia kamera ultrawide 8 MP untuk kebutuhan fotografi sudut lebar. Sementara kamera depan menggunakan sensor 20 MP OV20B untuk kebutuhan selfie maupun panggilan video.
Kapasitas baterainya diperkirakan mencapai 6.500 mAh yang didukung teknologi fast charging 100 watt. Smartphone ini juga disebut memiliki fitur reverse wired charging hingga 27 watt.
Perangkat tersebut kabarnya akan langsung menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16 sejak peluncuran awal. Sistem operasi ini diprediksi membawa peningkatan integrasi ekosistem perangkat Xiaomi.
Spesifikasi Poco X8 Pro Max
Varian Poco X8 Pro Max diperkirakan hadir dengan ukuran layar yang lebih besar. Smartphone ini disebut menggunakan panel OLED TCL M10 berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K.
Layar tersebut juga mendukung refresh rate 120 Hz serta teknologi PWM Dimming 3.840 Hz. Teknologi ini membantu mengurangi kedipan layar sehingga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Kecerahan layar pada model Max juga disebut mencapai 2.000 nit. Dengan spesifikasi tersebut, perangkat ini diprediksi cocok untuk penggunaan multimedia maupun gaming.
Pada sektor kamera, Poco X8 Pro Max diperkirakan membawa sensor utama 50 MP Light Hunter 600. Kamera tersebut didampingi lensa ultrawide 8 MP serta kamera depan 20 MP OV20B.
Kapasitas baterainya diprediksi lebih besar dibanding varian Pro. Bocoran menyebut angka 8.500 mAh yang menjadikannya salah satu smartphone dengan baterai terbesar di kelasnya.
Meski kapasitas baterai meningkat, teknologi pengisian dayanya disebut tetap menggunakan fast charging 100 watt. Selain itu tersedia fitur reverse wired charging hingga 27 watt.
Spesifikasi Chipset Dimensity 8500 Ultra dan Dimensity 9500s
Dimensity 8500 Ultra diposisikan sebagai chipset kelas menengah atas dengan performa tinggi. Prosesor ini dibangun menggunakan fabrikasi 4 nm yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi daya.
MediaTek menggunakan arsitektur “all big core” pada chipset ini. Clock speed prosesor dilaporkan mampu mencapai 3,4 GHz untuk mendukung performa multitasking dan gaming.
Pengolahan grafis pada Dimensity 8500 Ultra mengandalkan GPU Mali G720 MC8. GPU ini diklaim menawarkan peningkatan performa grafis hingga sekitar 25 persen dibanding generasi sebelumnya.
Sementara itu Dimensity 9500s berada satu tingkat di atas Dimensity 8500 Ultra. Chipset ini menggunakan proses fabrikasi 3 nm yang dikenal lebih efisien sekaligus lebih bertenaga.
Konfigurasi CPU pada Dimensity 9500s terdiri dari beberapa inti performa tinggi. Struktur yang digunakan meliputi 1 inti Cortex X925 dengan clock speed hingga 3,73 GHz, tiga inti Cortex X4, serta empat inti Cortex A720.
Untuk grafis, chipset ini menggunakan GPU Immortalis G925 yang sudah mendukung teknologi ray tracing. Teknologi tersebut memungkinkan kualitas visual game tampil lebih realistis.
Kombinasi chipset Dimensity 8500 Ultra dan Dimensity 9500s membuat Poco X8 Pro series diprediksi memiliki performa yang mendekati smartphone flagship. Namun perangkat ini kemungkinan tetap diposisikan dengan harga lebih terjangkau dibanding lini Poco F series.
Perkiraan Spesifikasi Poco X8 Pro
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | OLED TCL M10 6,59 inci |
| Resolusi | 1,5K |
| Refresh Rate | 120 Hz |
| Chipset | Dimensity 8500 Ultra |
| Kamera Utama | 50 MP Sony IMX882 + OIS |
| Kamera Ultrawide | 8 MP |
| Kamera Depan | 20 MP |
| Baterai | 6.500 mAh |
| Fast Charging | 100W |
| Sistem Operasi | HyperOS 3 berbasis Android 16 |
Perkiraan Spesifikasi Poco X8 Pro Max
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | OLED TCL M10 6,83 inci |
| Resolusi | 1,5K |
| Refresh Rate | 120 Hz |
| Chipset | Dimensity 9500s |
| Kamera Utama | 50 MP Light Hunter 600 |
| Kamera Ultrawide | 8 MP |
| Kamera Depan | 20 MP |
| Baterai | 8.500 mAh |
| Fast Charging | 100W |
| Reverse Charging | 27W |
Jika informasi ini akurat, Poco X8 Pro series berpotensi menjadi salah satu smartphone paling menarik di kelas performa menengah atas tahun ini. Penggunaan chipset baru dari MediaTek juga menandakan persaingan di segmen smartphone kinerja tinggi semakin ketat.
