Pasar smartphone global kembali kedatangan pemain baru dengan pendekatan yang cukup berbeda dari kebanyakan produsen ponsel saat ini. Perangkat bernama Hiroh Phone hadir dengan fokus utama pada privasi pengguna melalui fitur anti-sadap berbasis perangkat keras.
Alih-alih menjadikan keamanan hanya sebagai fitur tambahan, Hiroh Phone justru menempatkan privasi sebagai fondasi utama desain perangkatnya. Konsep ini membuat ponsel tersebut menarik perhatian kalangan profesional yang membutuhkan perlindungan komunikasi lebih ketat.
Hiroh Phone Hadir dengan Konsep Privasi Berbasis Hardware
Sebagian besar smartphone modern mengandalkan sistem keamanan berbasis software untuk melindungi akses sensor penting seperti kamera dan mikrofon. Namun pendekatan ini masih memiliki celah apabila sistem operasi berhasil diretas.
Hiroh Phone mencoba mengatasi masalah tersebut dengan menghadirkan tombol fisik darurat khusus di bodi perangkat. Tombol ini berfungsi untuk memutus akses kamera dan mikrofon secara langsung melalui mekanisme hardware.
Ketika tombol tersebut diaktifkan, kedua sensor tidak hanya dinonaktifkan melalui sistem operasi. Aksesnya benar-benar diputus secara fisik sehingga tidak dapat diaktifkan kembali oleh aplikasi ataupun peretas.
Pihak Hiroh menjelaskan bahwa metode ini memberikan lapisan keamanan tambahan yang tidak bergantung pada software. Pendekatan ini dianggap lebih efektif untuk mencegah penyadapan perangkat.
“Setelah dinonaktifkan dengan saklar (tombol), komponen tersebut tidak dapat diaktifkan kembali oleh peretas, sehingga menjamin privasi pengguna,” kata pihak Hiroh dalam keterangan resmi perusahaan.
Dalam video demonstrasi yang dibagikan perusahaan, fitur tersebut terlihat bekerja secara langsung. Ketika tombol darurat diaktifkan, suara di sekitar pengguna yang sebelumnya terdengar jelas tiba-tiba menghilang sepenuhnya.
Hal ini menunjukkan bahwa mikrofon benar-benar tidak menerima input audio sama sekali. Mekanisme tersebut berbeda dari sekadar mematikan izin akses mikrofon di pengaturan aplikasi.
Ditujukan untuk Jurnalis, Aktivis, dan Profesional Keamanan
Fitur anti-sadap berbasis hardware ini membuat Hiroh Phone menargetkan segmen pengguna yang cukup spesifik. Perangkat ini dirancang untuk kalangan yang membutuhkan perlindungan komunikasi tingkat tinggi.
Beberapa contoh pengguna yang disebutkan antara lain jurnalis investigasi, aktivis, hingga profesional keamanan. Kelompok ini sering menghadapi risiko pengawasan digital atau penyadapan komunikasi.
Dengan adanya saklar fisik yang memutus akses sensor penting, pengguna dapat memastikan bahwa perangkat tidak sedang merekam atau mengirimkan data sensitif tanpa izin. Konsep ini juga memberi rasa kontrol lebih besar terhadap privasi perangkat.
Pendekatan semacam ini sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru di dunia teknologi keamanan. Namun kehadiran fitur tersebut pada smartphone komersial masih tergolong jarang.
Spesifikasi Hiroh Phone
Selain menonjolkan aspek privasi, Hiroh Phone juga dibekali spesifikasi perangkat keras yang cukup kompetitif untuk kelasnya. Smartphone ini menggabungkan fitur keamanan dengan performa yang masih relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Berikut spesifikasi utama Hiroh Phone.
1. Layar
Layar menjadi salah satu komponen yang cukup menonjol pada perangkat ini. Hiroh Phone menggunakan panel AMOLED berukuran besar dengan refresh rate tinggi.
2. Performa
Perangkat ini menggunakan chipset MediaTek kelas menengah atas yang cukup populer pada smartphone modern. Konfigurasi RAM dan penyimpanannya juga tergolong besar.
3. Kamera
Hiroh Phone membawa konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama beresolusi tinggi. Kamera depan juga memiliki resolusi yang cukup besar untuk kebutuhan selfie dan video call.
4. Sistem Operasi
Pengguna diberikan dua pilihan sistem operasi yang dapat digunakan pada perangkat ini. Salah satunya bahkan tidak bergantung pada layanan Google.
Berikut tabel spesifikasi Hiroh Phone.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Layar | AMOLED 6,67 inci |
| Resolusi | 2712 x 1220 piksel |
| Refresh Rate | 120 Hz |
| Pelindung Layar | Gorilla Glass Victus |
| Chipset | MediaTek Dimensity 8300 |
| RAM | 16 GB |
| Penyimpanan | 512 GB |
| Ekspansi Memori | microSD hingga 2 TB |
| Kamera Utama | 108 MP (sensor Samsung) |
| Kamera Ultrawide | 13 MP |
| Kamera Makro | 2 MP |
| Kamera Depan | 32 MP |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Pengisian Daya | Fast charging 33W |
| Sistem Operasi | Android 16 atau e/OS |
Pilihan sistem operasi e/OS menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan pada ekosistem Google. Sistem ini dikenal fokus pada perlindungan data pengguna dan transparansi privasi.
Harga Hiroh Phone
Hiroh Phone saat ini tersedia dalam dua pilihan warna yaitu Black dan Platinum. Smartphone ini dijual melalui situs resmi Hiroh sebagai satu-satunya kanal pembelian resmi.
Perangkat ini ditawarkan dengan konfigurasi RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB. Harga yang dipasang mencapai 999 dollar AS atau sekitar Rp 16 jutaan.
Dengan harga tersebut, Hiroh Phone masuk ke segmen smartphone premium. Namun nilai jual utamanya tetap berada pada fitur privasi berbasis hardware yang jarang ditemukan pada perangkat smartphone arus utama.
Pendekatan keamanan yang mengandalkan saklar fisik ini menunjukkan bahwa privasi semakin menjadi perhatian penting di industri teknologi. Kehadiran Hiroh Phone juga memperlihatkan adanya pasar khusus bagi perangkat yang memprioritaskan perlindungan data pengguna secara maksimal.
