Windows 11 Bikin Galaxy Book Melambat, Samsung Paling Kena Dampak Bug CPU Tinggi?

Pengguna Windows 11, terutama pemilik Samsung Galaxy Book, sedang menghadapi masalah yang cukup mengganggu karena laptop bisa mendadak terasa lambat, panas, dan boros baterai. Sumber gangguan ini dikaitkan dengan bug pada layanan latar belakang bernama Cross Device Service yang diduga memicu lonjakan penggunaan CPU secara tidak wajar.

Keluhan paling sering muncul setelah laptop terhubung ke ponsel Samsung melalui aplikasi Phone Link. Fitur yang seharusnya memudahkan sinkronisasi justru berubah menjadi pemicu penurunan performa, dan kondisi ini membuat Samsung disebut sebagai pihak yang paling terdampak oleh bug Windows 11 tersebut.

Apa yang terjadi pada sistem Windows 11

Cross Device Service adalah komponen yang mendukung koneksi lintas perangkat, terutama antara PC dan ponsel. Saat bug muncul, layanan ini bisa terus berjalan dan menyedot CPU lebih dari 10 persen secara konsisten, padahal proses latar belakang seharusnya bekerja ringan.

Dalam penggunaan harian, kondisi seperti ini membuat sistem kehilangan efisiensi. Aplikasi bisa terasa lebih lambat dibuka, respons navigasi ikut tertahan, dan aktivitas ringan seperti menjelajah browser pun bisa terganggu karena sumber daya prosesor tersedot oleh satu layanan saja.

Mengapa Samsung Galaxy Book paling sering disebut terdampak

Laporan yang beredar menunjukkan bahwa keluhan paling banyak datang dari pemilik Samsung Galaxy Book. Pola yang sering dilaporkan adalah laptop mulai melambat setelah dipasangkan dengan ponsel Samsung melalui Phone Link, lalu sistem menunjukkan konsumsi daya dan CPU yang tidak normal.

Keterkaitan antara ekosistem Samsung dan fitur sinkronisasi Windows membuat gejala bug ini terasa lebih jelas di lini Galaxy Book. Meski begitu, masalahnya tidak sepenuhnya terbatas pada perangkat Samsung karena fitur lintas perangkat yang sama tetap dapat memengaruhi laptop lain yang memakai layanan serupa.

Dampak yang dirasakan pengguna

Berikut dampak utama yang paling sering dikeluhkan pengguna laptop Windows 11 saat bug ini muncul:

Dampak Gejala yang Terlihat
CPU meningkat Proses latar belakang bekerja terus meski laptop tidak dipakai untuk tugas berat
Performa turun Sistem terasa lambat saat membuka aplikasi atau berpindah menu
Baterai boros Daya cepat terkuras karena prosesor terus aktif
Suhu naik Laptop menjadi lebih panas dan kipas berputar lebih kencang
Aktivitas terganggu Pengalaman memakai laptop menjadi kurang nyaman, termasuk untuk kerja dan hiburan

Dampak tersebut terasa langsung karena sistem laptop modern sangat bergantung pada pembagian beban kerja yang stabil. Saat satu proses latar belakang menyedot tenaga prosesor secara berlebihan, efeknya bisa merembet ke hampir seluruh aktivitas di perangkat.

Posisi Microsoft dan status penanganan

Microsoft telah mengakui adanya laporan terkait masalah ini dan menyatakan sedang melakukan penyelidikan. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa isu ini bukan sekadar keluhan individual, melainkan bug teknis yang sudah mendapat perhatian resmi dari pengembang sistem operasi.

Namun, belum ada jadwal perbaikan yang diumumkan secara rinci kepada publik. Kondisi itu membuat pengguna masih harus mengandalkan langkah pencegahan sementara sambil menunggu pembaruan sistem berikutnya.

Langkah sementara yang bisa dilakukan pengguna

Sambil menunggu perbaikan resmi, pengguna bisa mencoba menekan beban sistem dengan menonaktifkan layanan yang bermasalah. Cara ini tidak selalu identik di semua perangkat, tetapi langkah dasarnya relatif mudah dilakukan.

  1. Buka menu Settings di Windows 11.
  2. Masuk ke bagian Apps, lalu pilih Installed Apps.
  3. Cari Cross Device Service.
  4. Klik ikon titik tiga, lalu pilih Advanced options.
  5. Nonaktifkan izin aplikasi di latar belakang atau pilih Terminate bila perlu.

Setelah itu, pengguna juga disarankan membuka Task Manager untuk memeriksa apakah penggunaan CPU benar-benar turun. Jika beban masih tinggi, restart perangkat dan cek pembaruan sistem agar kemungkinan adanya komponen lain yang ikut memicu masalah bisa dipastikan.

Kenapa kasus ini penting bagi pengguna laptop Samsung

Kasus ini memperlihatkan bahwa fitur yang dirancang untuk mempermudah konektivitas bisa berubah menjadi sumber masalah ketika terjadi bug. Bagi pengguna Samsung Galaxy Book, efeknya terasa lebih besar karena perangkat ini memang sering dipakai bersama ekosistem ponsel Samsung dan Phone Link.

Selama bug ini belum benar-benar ditangani, pemilik Galaxy Book perlu memperhatikan tanda-tanda seperti suhu perangkat, daya tahan baterai, dan aktivitas CPU. Jika gejala muncul setelah sinkronisasi dengan ponsel dilakukan, langkah paling aman adalah menonaktifkan layanan terkait sementara waktu agar performa laptop tetap stabil.

Exit mobile version