Titanium Jadi Senjata Samsung, Lipatan Layar Galaxy Z Fold 8 Nyaris Hilang

Bekas lipatan di tengah layar masih menjadi salah satu kompromi terbesar pada ponsel lipat. Samsung kini menyiapkan struktur berbasis titanium yang disebut dapat membuat lipatan layar Galaxy Z Fold 8 nyaris tidak terlihat.

Teknologi bernama Flex Titanium ini mengandalkan panel OLED dengan susunan berbeda dari generasi sebelumnya. Pendekatan tersebut dirancang untuk menjaga bodi tetap tipis tanpa mengorbankan ketahanan layar saat perangkat dibuka dan dilipat berulang kali.

Samsung menempatkan titanium sebagai elemen penting karena material ini menggabungkan kekuatan serta ketahanan tinggi. Material itu juga dapat dioptimalkan agar tetap mendukung kelenturan yang dibutuhkan pada mekanisme ponsel lipat.

Struktur baru di balik layar lipat

Panel baru ini menggunakan dua komponen utama, yakni titanium-alloy film dan titanium plate. Keduanya bekerja pada bagian penopang layar untuk mengurangi tekanan serta menjaga kestabilan panel di area lipatan.

KomponenPosisiFungsi Utama
Titanium-alloy filmDi bawah panel OLEDMenjadi lapisan penopang tipis dengan kekakuan mekanis hingga 20 kali lebih tinggi daripada film polimer konvensional.
Titanium plateBagian bawah layarMenopang panel melalui lubang mikroskopis untuk mengurangi celah udara dan menjaga fleksibilitas.

Titanium-alloy film disebut tetap dibuat sangat tipis, meski menawarkan kekakuan mekanis jauh lebih tinggi dibandingkan film polimer biasa. Lapisan ini menjadi fondasi agar panel OLED tidak mudah membentuk bekas lipatan yang menonjol.

Sementara itu, titanium plate dibuat dengan lubang-lubang berukuran sangat kecil. Struktur bermikropola tersebut membantu mengurangi celah udara ketika layar dibuka, tetapi tetap memungkinkan panel bergerak saat perangkat dilipat.

Kyung-Jin Yoo, EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display, mengatakan struktur ini dibuat untuk menggabungkan kelenturan dan ketahanan. “Melalui penerapan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium, kami mampu menghadirkan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan yang kokoh,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Bukan Hanya Titanium

Samsung juga memadukan Flex Titanium dengan material organik generasi terbaru pada panel OLED. Kombinasi ini disebut dapat meningkatkan kualitas tampilan sekaligus membuat konsumsi daya lebih efisien daripada generasi sebelumnya.

Perubahan pada panel tersebut tidak berdiri sendiri karena mekanisme engsel juga disebut mendapat penyempurnaan. Sejumlah laporan yang dikutip tekno.kompas.com menyebut Galaxy Z Fold 8 akan memakai desain engsel baru dengan radius lipatan lebih besar.

Radius yang lebih besar dapat mengurangi tekanan pada satu titik ketika layar ditekuk. Dampaknya, bekas lipatan berpotensi menjadi lebih sulit terlihat dibandingkan pada desain yang menekuk panel dengan radius lebih sempit.

Lipatan Hanya Terlihat dari Sudut Tertentu

Sejumlah video yang beredar memperlihatkan lipatan pada Galaxy Z Fold 8 hanya tampak dari sudut tertentu dengan pantulan cahaya langsung. Gambaran tersebut belum menggantikan pengujian penggunaan jangka panjang, tetapi memperlihatkan arah peningkatan yang dibidik Samsung.

Persaingan untuk mengurangi crease memang semakin penting di industri ponsel lipat. Samsung disebut ingin mengejar, bahkan melampaui, kualitas panel lipat yang sudah ada melalui teknologi generasi baru ini.

Langkah tersebut juga menjadi relevan menjelang kehadiran iPhone layar lipat yang menurut berbagai laporan akan memprioritaskan lipatan seminimal mungkin. Jika teknologi titanium ini bekerja sesuai rencana, Galaxy Z Fold 8 dapat menjadi salah satu perangkat lipat Samsung dengan bekas lipatan paling samar sejak lini Galaxy Fold diperkenalkan pada 2019.

Galaxy Z Fold 8 dijadwalkan meluncur dalam ajang Galaxy Unpacked pada 22 Juli mendatang. Peluncuran itu akan menjadi momen penting untuk melihat apakah klaim layar lipat yang nyaris tanpa bekas benar-benar dapat diwujudkan pada produk komersial.

Source: tekno.kompas.com
Terkait