Tagihan Listrik Membengkak, Sering Kali Biang Keroknya Ada di Stop Kontak

Tagihan listrik rumah bisa membengkak bukan hanya karena alat berdaya besar yang sering dipakai. Dalam banyak kasus, penyebabnya justru datang dari perangkat yang dibiarkan tetap menancap di stop kontak meski tidak sedang digunakan.

Kondisi ini membuat listrik tetap mengalir pelan-pelan tanpa disadari. Akumulasi konsumsi kecil itu bisa ikut menambah biaya di akhir bulan, terutama jika kebiasaan tersebut terjadi di banyak perangkat sekaligus.

Energi yang terbuang saat perangkat mati

Fenomena listrik yang tetap terpakai saat perangkat dalam posisi mati atau standby dikenal sebagai Vampire Energy atau Phantom Electricity. Pengguna memang jadi lebih praktis karena tidak perlu mencolokkan perangkat setiap kali mau dipakai, tetapi kenyamanan itu bisa berujung pada pemborosan.

Tekno.kompas.com menulis bahwa satu perangkat yang tetap terhubung mungkin tidak langsung terasa dampaknya. Namun, ketika jumlahnya banyak di rumah, konsumsi listrik ikut naik dan tagihan pun terdorong lebih mahal.

Perangkat yang sering luput dicabut

Ada cukup banyak perangkat rumah tangga yang tetap menyedot listrik meski tidak digunakan. Daftarnya mencakup pengisi daya HP atau laptop, pemutar DVD, monitor, televisi, microwave, oven, air fryer, kulkas, pendingin, telepon kabel, modem internet, mesin cuci, konsol game, printer, scanner, komputer, dan jam elektrik.

PerangkatKondisi yang Membuat Tetap Menyerap Listrik
Pengisi daya HP atau laptopMasih tercolok di stop kontak saat tidak dipakai
Televisi, monitor, komputer, konsol gameDalam posisi standby atau power mati tetapi tetap tersambung
Microwave, oven, air fryer, mesin cuciDibiarkan terhubung ke listrik meski tidak aktif digunakan
Modem internet, telepon kabel, jam elektrikTetap membutuhkan daya saat dibiarkan menancap di stop kontak

Pada 2015, Natural Resources Defense Council memperkirakan perangkat elektronik yang dibiarkan tercolok listrik selama 24/7 dapat memakan biaya sekitar 165 dollar AS per tahun. Angka itu menunjukkan bahwa konsumsi kecil yang berlangsung terus-menerus bisa berubah menjadi beban yang terasa di rumah tangga.

Cara paling sederhana untuk menekan boros listrik

Salah satu langkah yang paling mudah dilakukan adalah membiasakan mencabut perangkat elektronik dari stop kontak saat tidak dipakai. Perangkat seperti komputer, televisi, telepon kabel, speaker, microwave, oven, mesin cuci, dan konsol game tidak selalu perlu terus tersambung ke listrik.

Langkah serupa juga berlaku untuk pengisi daya. Saat daya laptop, ponsel, atau perangkat lain sudah penuh, pengisi daya sebaiknya segera dilepas agar aliran daya yang tidak diperlukan berhenti.

Kebiasaan kecil ini tidak hanya mengurangi listrik yang terbuang, tetapi juga membantu menekan potensi pembengkakan tagihan dari perangkat yang sering dianggap sudah “mati” padahal masih menyedot daya.

Source: tekno.kompas.com
Terkait