7 Keunggulan Motorola Razr Fold, Bikin Rival Ponsel Lipat Waswas

Motorola Razr Fold datang ke pasar Indonesia dengan paket yang langsung menekan peta persaingan ponsel layar lipat premium. Yang paling menonjol bukan hanya desain lipatnya, melainkan kombinasi kamera tinggi, baterai besar, layar sangat terang, dan performa flagship.

Di acara peluncuran di Jakarta, Product Portfolio Head Motorola Indonesia Zulfahmi menyebut perusahaan percaya diri membawa perangkat ini ke Indonesia. Ia menegaskan salah satu alasannya adalah kualitas kamera yang dianggap menjadi pembeda utama di kelas foldable.

7 Keunggulan Motorola Razr Fold

Motorola Razr Fold diposisikan untuk menantang kompetitor yang selama ini dominan di segmen ponsel lipat premium. Berikut tujuh hal yang menjadi andalan utamanya.

1. Kamera Foldable dengan Skor DXOMARK 164

Motorola mengklaim Razr Fold menempati posisi pertama di kategori smartphone foldable dan flip berdasarkan pengujian DXOMARK. Skor kameranya mencapai 164, dengan tiga sensor beresolusi 50 MP.

Komponen KameraSpesifikasi
Kamera utama50 MP, Sony LYTIA 828
Kamera telefoto periskop50 MP, Sony LYTIA 600
Kamera ultrawide50 MP

Motorola menyebut sistem ini sebagai flagship foldable camera system. Perusahaan menegaskan pengguna tidak perlu mengorbankan kualitas kamera hanya karena memilih ponsel layar lipat.

2. Rekam Video 8K dengan Dolby Vision

Kamera utama Motorola Razr Fold mendukung perekaman video hingga 8K. Seluruh sensornya juga dapat merekam video hingga 4K, termasuk slow motion 4K pada 120 fps.

Dukungan Dolby Vision tersedia pada kamera utama dan kamera periskop. Motorola mengklaim kombinasi Dolby Vision dan sensor Sony LYTIA 828 membuat dynamic range hingga enam kali lebih luas dibandingkan sistem kamera pada umumnya.

Fitur zoom-nya juga agresif, dengan lossless zoom sampai 6 kali dan hybrid zoom hingga 100 kali. Kamera ini sudah dibekali OIS dan autofocus untuk menjaga stabilitas dan ketajaman hasil perekaman.

3. Baterai Jumbo 6.000 mAh

Motorola Razr Fold membawa baterai 6.000 mAh, kapasitas yang lebih besar dari banyak ponsel lipat premium lain yang umumnya berada di kisaran 4.800-5.000 mAh. Zulfahmi menyebut kapasitas itu akan terus memberi manfaat selama perangkat digunakan.

Dukungan pengisian dayanya juga besar, dengan kabel 80 watt dan nirkabel 50 watt. Motorola menempatkan baterai sebagai prioritas penting ketimbang menambah kapasitas penyimpanan.

4. Layar Cover 165 Hz, Lebih Mulus dari Banyak Rival

Layar cover pOLED berukuran 6,6 inci pada Razr Fold menawarkan refresh rate hingga 165 Hz. Angka ini lebih tinggi dibandingkan sejumlah ponsel lipat kompetitor yang masih bertahan di 120 Hz.

Panel LayarUkuranRefresh RateKecerahan Puncak
Layar cover pOLED6,6 inci165 Hz6.000 nit
Layar utama LTPO 2K8,1 inci120 Hz6.200 nit

Panel luar ini punya resolusi 2.520 x 1.080 piksel, rasio 21:9, dukungan Dolby Vision, HDR10+, warna 100% DCI-P3, dan panel 10-bit. Bagian depannya dilindungi Corning Gorilla Glass Ceramic 3.

Saat dibuka, pengguna mendapat layar utama LTPO 2K berukuran 8,1 inci dengan resolusi 2.484 x 2.232 piksel. Motorola menyebut kombinasi layar cover 165 Hz dan layar utama 6.200 nit sebagai salah satu senjata utama di kelas lipat premium.

5. Engsel Titanium dan Perlindungan Air

Salah satu titik rawan ponsel lipat adalah engsel, dan Motorola meresponsnya dengan titanium-reinforced hinge. Struktur ini dibuat untuk meningkatkan daya tahan saat perangkat digunakan sehari-hari.

Razr Fold juga memiliki perlindungan terhadap air, termasuk saat terkena tekanan air maupun perendaman. Di dalam kotak penjualan, Motorola menyertakan protective case dengan tepi yang lebih tinggi untuk melindungi layar dan modul kamera saat diletakkan di meja.

6. Performa Snapdragon 8 Gen 5

Dari sisi dapur pacu, Motorola Razr Fold mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256 GB.

Motorola mengklaim skor AnTuTu perangkat ini mencapai sekitar 3,2 juta poin. Untuk menjaga suhu tetap stabil, ponsel ini dilengkapi vapor chamber seluas sekitar 6.200 milimeter persegi.

Motorola juga menanamkan Moto AI yang terintegrasi dengan Gemini untuk menjalankan sejumlah fungsi berbasis AI langsung di perangkat.

7. Multitasking dan Mode Laptop

Layar besar Razr Fold dipakai untuk multitasking lewat side-by-side view, free window, dan split screen yang bisa diaktifkan dengan gestur tiga jari. Pembagian layar juga dapat diatur horizontal maupun vertikal sesuai kebutuhan.

Saat dilipat sebagian dan diletakkan di atas meja, perangkat bisa masuk ke mode laptop. Bagian atas layar dapat menampilkan video atau dokumen, sementara bagian bawah berubah menjadi panel kontrol, papan ketik, atau trackpad.

Motorola turut menghadirkan Sound by Bose dan Dolby Atmos untuk menunjang hiburan. Di Indonesia, Razr Fold dijual sekitar Rp25,5 juta dan tersedia dalam dua pilihan warna, termasuk Pantone Deli White dengan silk-inspired finish.

Pada periode promosi 13-20 Juli 2026, konsumen juga bisa memperoleh bonus dengan nilai total hingga Rp10,7 juta. Paket itu mencakup Moto Watch, Moto Buds, paket data XL hingga 120 GB, voucher hotel Mister Aladin Rp800.000, layanan hiburan premium, langganan layanan digital, dan perlindungan layar dari keretakan.

Source: inet.detik.com
Terkait