iQOO Z11x dan iQOO Z11 sama-sama masuk ke radar pemburu smartphone menengah di Indonesia, tetapi selisih harga tipis di antara keduanya justru menutupi jurang spesifikasi yang cukup besar. Model tanpa huruf X tampil lebih mahal, namun juga membawa paket yang jauh lebih kuat di baterai, layar, performa, dan kamera.
Perbedaan ini membuat pilihan keduanya tidak sesederhana soal hemat atau mahal. iQOO Z11x masih terlihat menarik di harga awal, tetapi iQOO Z11 jelas disiapkan untuk pengguna yang ingin kelas lebih tinggi tanpa harus lompat ke segmen flagship.
Baterai jadi pembeda paling mencolok
Di sisi daya, iQOO Z11x dibekali baterai 7200 mAh dengan pengisian 44W. iQOO Z11 melangkah lebih jauh dengan baterai 9020 mAh dan fast charging 90W.
Angka itu langsung menempatkan Z11 sebagai perangkat yang lebih agresif untuk daya tahan dan kecepatan isi ulang. Untuk pengguna yang sering mobile, perbedaan ini bisa terasa sangat penting dalam pemakaian harian.
Performa ikut naik kelas
Di sektor mesin, iQOO Z11x mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Turbo. iQOO Z11 memakai Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 yang dinilai lebih tangguh.
Keduanya sama-sama hadir dalam varian 8/128GB dan 8/256GB. Namun, Z11x masih menawarkan opsi 6/128GB, sedangkan Z11 menambahkan varian 12/256GB bagi pengguna yang membutuhkan RAM lebih besar.
Layar dan kamera makin memperlebar jarak
iQOO Z11x membawa panel IPS LCD 6,76 inci dengan resolusi 1080 x 2344 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 1200 nit.
Di bagian kamera, Z11x memakai kamera depan 32MP. Di belakang, ada kamera utama 50MP Sony IMX852 tanpa OIS dan kamera bokeh 2MP.
iQOO Z11 menawarkan paket yang lebih premium. Ponsel ini memakai panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1260 x 2800 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 5000 nit.
Untuk kamera utama, Z11 tetap membawa resolusi 50MP, tetapi memakai sensor Sony IMX882 dan sudah dilengkapi OIS. Kombinasi itu membuat hasil video lebih stabil dan memberi nilai tambah bagi pengguna yang mengutamakan kualitas tangkapan gambar.
Fitur harian sama, tetapi detail kecil tetap berbeda
Di luar poin utama, keduanya sama-sama menawarkan speaker stereo, NFC, pemancar inframerah, serta ketahanan IP68 dan IP69. Keduanya juga menggunakan kamera depan 32MP dengan bukaan f/2.45.
Perbedaan kecil ada pada pemindai sidik jari. iQOO Z11x menempatkannya di tombol daya, sedangkan iQOO Z11 menanam sensor sidik jari di dalam layar.
Harga menunjukkan target pasar yang berbeda
iQOO Z11x dipasarkan dengan harga Rp3,6 juta untuk 6/128GB, Rp4,1 juta untuk 8/128GB, dan Rp4,7 juta untuk 8/256GB. iQOO Z11 berada di atasnya, mulai Rp4,9 juta untuk 8/128GB, Rp5,6 juta untuk 8/256GB, dan Rp6,8 juta untuk 12/256GB.
Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh di level tertentu, Z11 terlihat menawarkan lonjakan spesifikasi yang terasa besar. Di sisi lain, Z11x tetap punya daya tarik kuat untuk pembeli yang ingin masuk ke ekosistem iQOO dengan banderol lebih rendah, sambil tetap mendapatkan baterai besar, layar 120Hz, speaker stereo, NFC, dan sertifikasi IP68 serta IP69.
Source: www.idntimes.com






