Samsung disebut semakin agresif memperluas program beta One UI 8.5 ke lebih banyak perangkat Galaxy. Indikasi terkuat datang dari kemunculan build beta untuk beberapa ponsel lama di server Samsung, yang biasanya menjadi tanda akses uji coba akan segera dibuka.
Kabar ini membuat Galaxy S23, Galaxy S23+, Galaxy S23 Ultra, Galaxy Z Fold 5, dan Galaxy Z Flip 5 masuk dalam daftar perangkat yang berpeluang kebagian lebih dulu. Menurut laporan Gizmochina, langkah tersebut menunjukkan Samsung tidak hanya memfokuskan pengujian pada lini terbaru, tetapi juga mulai merangkul perangkat flagship generasi sebelumnya yang masih banyak dipakai pengguna.
Ekspansi beta mulai merambah ke perangkat lama
Program beta One UI 8.5 sebelumnya memang hanya tersedia terbatas di seri Galaxy S25. Namun, pola distribusi yang terlihat belakangan ini memperlihatkan perluasan yang lebih luas dan bertahap, menandakan Samsung sedang menyiapkan jalur uji coba yang lebih matang sebelum rilis stabil.
Laporan yang sama menyebut ada lima perangkat yang paling berpotensi menyusul dalam waktu dekat. Kelimanya berasal dari kelas flagship dan foldable premium, sehingga wajar jika Samsung menjadikannya prioritas dalam pengujian software terbaru.
- Galaxy S23
- Galaxy S23+
- Galaxy S23 Ultra
- Galaxy Z Fold 5
- Galaxy Z Flip 5
Kemunculan build beta di server perusahaan tidak otomatis berarti pembaruan langsung tersedia untuk publik. Meski begitu, pola seperti ini biasanya menjadi tahap awal sebelum program beta dibuka melalui aplikasi Samsung Members di wilayah tertentu.
Jejak ekspansi yang semakin besar
Sebelum munculnya sinyal untuk Galaxy S23 series dan foldable generasi kelima, Samsung lebih dulu memperluas beta One UI 8.5 ke perangkat lain. Pada awal Maret, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 masuk jalur beta lebih dulu.
Ekspansi kemudian berlanjut pada akhir bulan ke beberapa perangkat lain, termasuk Galaxy S24, Galaxy S25 FE, Galaxy S24 FE, seri Galaxy Tab S11, Galaxy Z Fold 6, dan Galaxy Z Flip 6. Urutan ini memperlihatkan bahwa Samsung bergerak dari lini terbaru ke perangkat premium yang masih sangat relevan di pasar.
Pola tersebut juga memberi sinyal bahwa Samsung tengah menyiapkan transisi perangkat lunak secara lebih luas. Dengan begitu, versi stabil nantinya bisa hadir dengan risiko bug yang lebih kecil dan pengalaman yang lebih konsisten lintas perangkat.
Apa yang dibawa One UI 8.5
One UI 8.5 tetap berbasis Android 16, tetapi memakai build QPR2 yang lebih baru. QPR2 membawa sejumlah peningkatan dari Google, lalu dipadukan Samsung dengan sentuhan antarmuka khas mereka.
Salah satu pembaruan yang paling menarik ada pada Quick Settings. Pengguna disebut akan mendapat kontrol yang lebih fleksibel untuk mengubah ukuran, menyusun ulang, serta mengatur tombol dan slider sesuai kebutuhan.
Samsung juga menyiapkan penyegaran visual pada ikon aplikasi bawaan. Ikon-ikon tersebut disebut memiliki efek tiga dimensi yang lebih terasa, sehingga tampilan antarmuka terlihat lebih modern tanpa mengubah identitas desain One UI secara drastis.
Layar kunci juga ikut disentuh. Sistem akan menyesuaikan jam dan tanggal secara otomatis, serta dapat menampilkan visual cuaca yang mengikuti kondisi terkini di lokasi pengguna.
Fitur baru yang ikut disorot
Di sisi navigasi, Samsung disebut mengganti bilah tab bawah lama dengan elemen berbentuk pil dan skema warna frosted. Perubahan ini memberi kesan lebih segar dan modern, terutama saat pengguna berpindah di dalam aplikasi.
Fitur baru bernama “Now Nudge” juga masuk daftar pembaruan yang banyak dibicarakan. Fitur ini dirancang untuk memberi saran tindakan dan informasi secara proaktif berdasarkan konten yang sedang tampil di layar.
Berikut beberapa fitur fungsional yang ikut hadir dalam One UI 8.5:
| Fitur | Ringkasan |
|---|---|
| Partial screen recording | Merekam bagian layar tertentu |
| Audio broadcast | Berbagi audio ke perangkat lain |
| Storage share | Memudahkan berbagi penyimpanan |
| Failed authentication lock | Perlindungan saat autentikasi gagal |
| Theft protection | Fitur keamanan tambahan saat perangkat dicuri |
Kehadiran fitur-fitur tersebut menunjukkan One UI 8.5 tidak hanya fokus pada tampilan, tetapi juga pada produktivitas dan keamanan. Ini penting bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk pekerjaan, hiburan, dan aktivitas harian dalam satu perangkat.
Apa arti kabar ini bagi pengguna Galaxy S23 dan Fold Flip 5
Bagi pemilik Galaxy S23 series, Galaxy Z Fold 5, dan Galaxy Z Flip 5, kabar ini tentu menjadi sinyal positif. Perangkat-perangkat itu masih berada dalam jalur pembaruan utama Samsung, sehingga peluang untuk menguji fitur baru lebih cepat masih terbuka lebar.
Jika beta benar-benar dibuka, pengguna kemungkinan bisa lebih dulu mencoba perubahan visual, pengaturan yang lebih fleksibel, serta peningkatan keamanan yang dibawa One UI 8.5. Di sisi lain, program beta tetap berarti pengguna harus siap menghadapi potensi bug, penyesuaian sistem, dan performa yang belum sepenuhnya stabil.
Hingga kini Samsung belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan beta One UI 8.5 untuk lima perangkat tersebut. Namun, dengan build yang sudah terdeteksi di server dan riwayat ekspansi yang terus meluas ke lebih banyak model Galaxy, peluang Galaxy S23 series serta dua foldable generasi kelima untuk segera masuk program uji coba kini terlihat semakin kuat.

