Samsung Galaxy S26 Ultra mulai mengungkap detail penting yang tak terlihat dari luar setelah perangkat ini dibongkar oleh kanal YouTube JerryRigEverything. Temuan paling menonjol ada pada kamera telefoto yang memakai desain optik baru bernama ALoP atau All Lenses On Prism.
Perubahan ini menarik perhatian karena spesifikasi di atas kertas terlihat tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya. Namun di balik modul kamera, Samsung disebut melakukan perombakan besar yang berpotensi meningkatkan kualitas foto zoom, terutama saat cahaya minim.
Kamera telefoto “spesial” ada di desain internal
Dalam video teardown berdurasi sekitar 10 menit, Zack Nelson dari JerryRigEverything membedah Galaxy S26 Ultra untuk melihat susunan komponen internalnya. Fokus video ini bukan uji ketahanan fisik, melainkan perubahan rancangan hardware yang disiapkan Samsung pada ponsel flagship terbarunya.
Dari pembongkaran tersebut, kamera telefoto 50 MP dengan zoom optik 5x dan OIS ternyata memakai pendekatan optik baru. Meski resolusi dan kemampuan zoom tetap mirip dengan Galaxy S25 Ultra, struktur periskop di dalamnya tidak lagi sama.
Samsung menggunakan desain ALoP yang sebelumnya pernah diperkenalkan oleh divisi imaging perusahaan sebagai solusi untuk kamera periskop yang lebih ringkas. Teknologi ini dirancang agar modul telefoto bisa mengumpulkan cahaya lebih efisien sekaligus menghemat ruang di dalam bodi ponsel.
Apa itu ALoP dan mengapa penting
Pada kamera periskop smartphone, prisma berfungsi membelokkan cahaya hingga 90 derajat agar jalur optik memanjang ke samping. Desain ini memungkinkan ponsel menghadirkan zoom optik tinggi tanpa tonjolan kamera yang terlalu tebal.
Pada rancangan konvensional, prisma biasanya ditempatkan di depan susunan lensa atau di antara lensa dan sensor. Susunan seperti ini membuat sebagian cahaya melewati hambatan optik lebih dulu sebelum mencapai sensor.
Samsung mengubah pendekatan itu lewat ALoP. Dalam desain ini, seluruh susunan lensa ditempatkan langsung di atas prisma, sehingga aliran cahaya diklaim menjadi lebih efisien sebelum diteruskan ke sensor.
Secara teori, semakin banyak cahaya yang masuk, semakin baik hasil foto dalam kondisi gelap. Dampak yang paling mungkin terlihat adalah penurunan noise, detail yang lebih terjaga, dan performa zoom yang lebih konsisten saat malam hari.
Upgrade aperture, bukan sekadar ubah susunan
Perubahan pada Galaxy S26 Ultra tidak berhenti di desain optik. Samsung juga meningkatkan aperture kamera telefoto 50 MP 5x dari f/3.4 pada Galaxy S25 Ultra menjadi f/2.9.
Aperture yang lebih lebar memberi jalan bagi lebih banyak cahaya untuk masuk ke sensor. Samsung menyebut perubahan ini memungkinkan kamera menangkap sekitar 37 persen lebih banyak cahaya dibanding generasi sebelumnya.
Kombinasi antara desain ALoP dan aperture baru inilah yang membuat kamera telefoto S26 Ultra terlihat “spesial”. Bukan karena angka megapiksel atau zoom-nya melompat jauh, melainkan karena efisiensi optik di level hardware ditingkatkan.
Modul kamera lebih ringkas
Salah satu keuntungan paling nyata dari desain baru ini adalah ukuran modul yang lebih pendek. Berdasarkan data yang diungkap dalam pembongkaran perangkat, modul kamera zoom 5x pada Galaxy S26 Ultra disebut 22 persen lebih ringkas dibanding desain periskop di Galaxy S25 Ultra.
Manfaat desain yang lebih pendek tidak hanya soal efisiensi ruang. Rancangan seperti ini juga memberi produsen fleksibilitas lebih besar untuk menata komponen lain di dalam perangkat, termasuk sistem pendingin dan baterai.
Bagi pengguna, efeknya bisa terasa lewat desain kamera yang lebih efisien tanpa harus mengorbankan kemampuan zoom. Ini penting karena kamera periskop selama ini sering menuntut ruang besar di dalam smartphone premium.
Ringkasan perubahan kamera telefoto Galaxy S26 Ultra
- Resolusi telefoto tetap 50 MP.
- Zoom optik tetap 5x.
- Dukungan OIS tetap tersedia.
- Desain internal berubah ke ALoP.
- Aperture naik dari f/3.4 ke f/2.9.
- Penangkapan cahaya diklaim naik sekitar 37 persen.
- Modul kamera disebut 22 persen lebih ringkas.
Perubahan lain di dalam bodi
Pembongkaran Galaxy S26 Ultra juga memperlihatkan pembaruan pada sistem pendingin. Samsung tampak memperbesar vapor chamber, yaitu komponen berbasis ruang uap yang membantu menjaga suhu tetap stabil saat perangkat menjalankan beban berat.
Komponen ini penting untuk skenario seperti bermain game, perekaman video, dan pemrosesan fitur AI di perangkat. Sistem pendingin yang lebih besar biasanya dibutuhkan agar performa tidak cepat turun akibat panas berlebih.
Selain itu, slot S Pen kini terlihat sepenuhnya tertutup. Rancangan ini mengarah pada peningkatan perlindungan terhadap debu dan air, dua aspek yang makin penting di kelas ponsel premium.
Bagian baterai juga mendapat perhatian. Mengacu pada laporan yang dihimpun KompasTekno dari Android Authority, baterai Galaxy S26 Ultra dirancang agar lebih mudah dilepas saat proses perbaikan.
Langkah ini relevan untuk isu reparabilitas yang kini terus dibicarakan di industri gadget. Komponen yang lebih mudah dilepas dapat mempermudah servis dan berpotensi mengurangi kerusakan tambahan saat perangkat dibongkar teknisi.
Mengapa temuan ini penting untuk pengguna
Selama ini, peningkatan kamera ponsel sering dipasarkan lewat angka megapiksel atau kemampuan zoom. Padahal dalam praktiknya, kualitas foto sangat dipengaruhi oleh seberapa baik sistem optik mengarahkan cahaya ke sensor.
Dalam kasus Galaxy S26 Ultra, Samsung terlihat memilih jalur peningkatan yang lebih teknis. Perusahaan tidak mengubah angka utama secara drastis, tetapi membenahi fondasi optik yang menopang hasil foto.
Pendekatan seperti ini dapat memberi dampak yang lebih nyata dalam penggunaan sehari-hari. Foto zoom malam hari, objek jauh di ruangan redup, atau detail subjek saat pencahayaan tidak ideal berpeluang tampil lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Video pembongkaran dari JerryRigEverything menjadi penting karena memverifikasi bahwa perubahan tersebut memang hadir di level hardware. Temuan itu sekaligus menunjukkan bahwa inovasi kamera smartphone kini tidak selalu terlihat dari lembar spesifikasi, melainkan dari cara produsen merancang jalur cahaya, ukuran modul, dan efisiensi ruang di dalam perangkat.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com






