Samsung diam-diam membawa Ocean Mode ke Galaxy S25 Ultra lewat pembaruan One UI 8.5 Beta 7. Fitur ini muncul di aplikasi kamera Samsung versi 5.0.08.2 dan menjadi bagian dari Expert RAW, bukan mode kamera biasa untuk pemakaian harian.
Kehadiran Ocean Mode menarik perhatian karena Samsung sebelumnya hanya membuka fitur ini di build riset untuk komunitas terbatas. Laporan SamMobile menyebut akses awal itu diberikan kepada peserta proyek restorasi terumbu karang yang dijalankan bersama Seatrees, sehingga fokusnya sejak awal memang sangat spesifik.
Ocean Mode bukan fitur kamera biasa
Ocean Mode dirancang untuk dokumentasi bawah laut, terutama untuk membantu pemetaan terumbu karang. Samsung mengembangkan fitur ini agar kamera ponsel bisa menangkap gambar yang lebih konsisten untuk kebutuhan analisis dan pemetaan 3D.
Dalam penjelasan resmi Samsung Newsroom, perusahaan menyebut kerja sama dengan Seatrees sudah berjalan sejak 2022. Kolaborasi itu melahirkan algoritma pemetaan 3D terumbu karang yang memanfaatkan kamera belakang ponsel Galaxy S series untuk mendukung biologi laut dan restorasi ekosistem.
Artinya, Ocean Mode tidak hadir untuk menambah efek foto atau memberi pengalaman fotografi bawah air yang menyenangkan bagi pengguna umum. Fungsi utamanya justru berada di ranah ilmiah, dengan output visual yang bisa diolah untuk kebutuhan riset.
Kenapa hadir di Galaxy S25 Ultra
Ekspansi Ocean Mode ke Galaxy S25 Ultra menunjukkan Samsung semakin serius mendorong kamera flagship ke arah penggunaan yang lebih spesifik. Perusahaan tidak hanya mengejar hasil foto malam yang lebih terang atau zoom yang lebih jauh, tetapi juga mencoba masuk ke area konservasi lingkungan.
Laporan referensi menyebut fitur ini pertama kali aktif di Galaxy S22 Ultra. Setelah itu, teknologi tersebut dipakai oleh penyelam laut dalam di Fiji, Indonesia, dan Amerika Serikat dalam proyek terkait restorasi karang.
Perluasan ke Galaxy S25 Ultra memberi sinyal bahwa Samsung ingin membawa fitur ini ke lebih banyak perangkat flagship. Bahkan, laporan yang sama menyebut Galaxy S26 Ultra sudah membuka Ocean Mode untuk semua pengguna secara global, meski implementasinya masih sangat bergantung pada kebutuhan dan perangkat lunak pendukung.
Cara kerja dan posisi Ocean Mode di aplikasi kamera
Ocean Mode hadir di dalam Expert RAW, sehingga posisinya lebih dekat ke alat fotografi tingkat lanjut ketimbang fitur kamera standar. Pengguna yang menemukannya akan melihat bahwa mode ini bukan sekadar filter atau preset, melainkan bagian dari alur pemotretan yang memang dibuat untuk skenario bawah laut.
Berikut ringkasan fakta penting yang diketahui dari laporan tersebut:
- Ocean Mode hadir di Galaxy S25 Ultra lewat One UI 8.5 Beta 7.
- Fitur ini muncul di Samsung Camera versi 5.0.08.2.
- Ocean Mode berada di dalam menu Expert RAW.
- Awalnya fitur ini hanya tersedia di build riset untuk proyek restorasi karang.
- Teknologi ini terkait dengan algoritma pemetaan 3D terumbu karang.
Susunan itu memperlihatkan bahwa Samsung menempatkan Ocean Mode sebagai alat bantu dokumentasi, bukan sebagai fitur hiburan. Di sisi lain, kehadirannya di Galaxy S25 Ultra juga menegaskan bahwa ponsel flagship kini makin sering dipakai untuk pekerjaan yang sebelumnya hanya dilakukan perangkat khusus.
Canggih untuk karang, tapi nyaris tak berguna bagi kebanyakan orang
Bagi pengguna umum, Ocean Mode terdengar menarik tetapi manfaat praktisnya sangat terbatas. Mayoritas pemilik Galaxy S25 Ultra kemungkinan tidak akan sering berada dalam skenario yang membutuhkan pemetaan terumbu karang atau dokumentasi bawah laut untuk riset.
Itulah sebabnya fitur ini terasa canggih secara teknologi, namun nyaris tak berguna dalam penggunaan sehari-hari. Nilai utamanya ada pada spesialisasi, bukan pada fleksibilitas untuk semua orang.
Samsung juga tidak mengubah Galaxy S25 Ultra menjadi perangkat selam. Ponsel ini tetap memiliki sertifikasi IP68, tetapi standar tersebut berlaku untuk air tawar dengan batas perendaman maksimal hingga 30 menit.
Air laut membawa risiko yang berbeda karena kandungan garam dapat mempercepat kerusakan perlindungan perangkat. Karena itu, keberadaan Ocean Mode tidak boleh disalahartikan sebagai izin untuk memakai ponsel tanpa pelindung di lingkungan laut.
Yang perlu diperhatikan sebelum mencoba
Ada perbedaan penting antara ponsel yang bisa menjalankan mode kamera bawah laut dan ponsel yang aman dipakai menyelam. Ocean Mode hanya menambah kemampuan software, bukan mengubah batas fisik perangkat.
Dalam praktik profesional, penyelam yang memakai sistem seperti ini tetap menggunakan casing khusus yang dibaut rapat. Pelindung itu diperlukan agar smartphone aman saat dipakai merekam di bawah air, terutama di lingkungan laut yang agresif terhadap material elektronik.
Karena itu, fitur ini lebih relevan bagi peneliti, dokumentator bawah laut, atau pengguna yang sudah memiliki rig penyelaman khusus. Bagi kebanyakan orang, Ocean Mode lebih menarik sebagai contoh bagaimana Samsung mencoba memperluas fungsi kamera smartphone ke ranah konservasi dan sains.
Langkah Samsung ini juga menunjukkan bahwa perkembangan kamera ponsel flagship tidak selalu soal angka megapiksel atau jumlah lensa. Dalam kasus Galaxy S25 Ultra, inovasi justru muncul lewat fitur yang sangat khusus, dengan tujuan membantu pemetaan karang dan mendukung riset kelautan secara lebih presisi.







