Samsung Galaxy A57 dan A37 Resmi Meluncur, AI dan Update 6 Tahun Siap Masuk Indonesia

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G resmi diperkenalkan untuk pasar global. Dua ponsel kelas menengah ini menarik perhatian karena membawa fitur AI Samsung, spesifikasi yang naik kelas, serta sinyal kuat akan segera masuk ke Indonesia.

Samsung juga menempatkan kedua model ini sebagai bagian dari strategi perluasan AI ke lebih banyak pengguna. Artinya, fitur yang sebelumnya identik dengan lini premium kini mulai didorong ke segmen yang lebih terjangkau.

Menurut Samsung, seri Galaxy A terbaru hadir dengan paket AI bernama Awesome Intelligence. TM Roh, Chief Executive Officer, President, and Head of Device eXperience Division Samsung Electronics, mengatakan lini ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk “demokratisasi AI” agar inovasi terbaru bisa dinikmati lebih banyak pengguna Galaxy.

Pernyataan itu penting karena menunjukkan arah produk Samsung saat ini. Fokusnya bukan hanya pada desain dan performa, tetapi juga pengalaman penggunaan harian yang semakin bergantung pada pemrosesan cerdas di perangkat.

Galaxy A57 5G jadi model yang paling unggul

Galaxy A57 5G diposisikan sebagai varian tertinggi di antara dua perangkat baru tersebut. Ponsel ini membawa layar Super AMOLED+ 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate adaptif hingga 120Hz.

Samsung juga menyematkan Vision Booster untuk membantu keterbacaan layar saat dipakai di bawah sinar matahari. Bodinya tergolong ramping dengan ketebalan 6,9 mm dan bobot 179 gram.

Di sektor kamera, Galaxy A57 5G memakai tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50MP dengan bukaan f/1.8, ultra-wide 12MP f/2.2, dan makro 5MP f/2.4.

Kamera depannya beresolusi 12MP dengan bukaan f/2.2. Samsung menyebut peningkatan Nightography pada perangkat ini membantu hasil foto dan video tetap jernih saat cahaya minim.

Fitur itu juga didukung shutter speed yang lebih cepat. Tujuannya untuk menangkap momen singkat dengan tingkat noise yang lebih rendah.

Untuk performa, Galaxy A57 5G ditenagai Exynos 1680 berbasis fabrikasi 4 nm. Samsung menyebut ada peningkatan CPU, GPU, dan NPU untuk mendukung kinerja yang lebih seimbang, termasuk untuk AI, gim, dan perekaman video.

Baterainya berkapasitas 5.000mAh. Samsung mengklaim daya tahannya bisa mencapai dua hari pemakaian, dengan Super Fast Charging 2.0 yang mampu mengisi hingga 60 persen dalam sekitar 30 menit.

Sistem pendingin juga ditingkatkan lewat vapor chamber yang 13 persen lebih besar dari generasi sebelumnya. Peningkatan ini relevan untuk menjaga suhu tetap stabil saat perangkat dipakai berat dalam waktu lama.

Galaxy A57 5G menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5. Pilihan memorinya cukup luas, yakni 8GB+128GB, 8GB+256GB, 12GB+256GB, dan 12GB+512GB.

Perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP68. Artinya, ponsel tahan debu dan tahan perendaman air tawar hingga 1,5 meter selama 30 menit.

Pilihan warnanya meliputi Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icyblue, dan Awesome Lilac. Kombinasi ini menegaskan posisi Galaxy A57 5G sebagai model yang lebih premium di lini tersebut.

Galaxy A37 5G hadir sebagai opsi lebih terjangkau

Galaxy A37 5G tampil sebagai alternatif dengan harga yang diperkirakan lebih ramah di kantong. Meski begitu, beberapa spesifikasi intinya tetap dibuat kompetitif untuk kelas menengah.

Layarnya memakai panel Super AMOLED 6,7 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Fitur Vision Booster juga tetap tersedia di model ini.

Dimensinya sedikit lebih besar dari A57. Galaxy A37 5G memiliki ukuran 162,9 x 78,2 x 7,4 mm dan bobot 196 gram.

Di bagian kamera, susunannya juga tiga lensa belakang. Komposisinya adalah kamera utama 50MP f/1.8, ultra-wide 8MP f/2.2, dan makro 5MP f/2.4.

Kamera depannya sama seperti A57, yaitu 12MP f/2.2. Samsung tetap membawa peningkatan Nightography agar pemotretan malam hari tidak terlalu jauh tertinggal dari model yang lebih tinggi.

Untuk chipset, Galaxy A37 5G menggunakan Exynos 1480. Ponsel ini juga dibekali baterai 5.000mAh dan Super Fast Charging 2.0.

Sistem operasinya langsung Android 16 dengan One UI 8.5. Varian memori yang disediakan meliputi 6GB+128GB, 8GB+128GB, 8GB+256GB, dan 12GB+256GB.

Sertifikasi IP68 juga hadir di model ini. Jadi, konsumen tetap mendapatkan perlindungan terhadap debu dan air tanpa harus memilih varian yang lebih mahal.

Pilihan warna Galaxy A37 5G terdiri dari Awesome Lavender, Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, dan Awesome White. Opsi ini memberi karakter yang sedikit berbeda dari sang kakak.

Perbandingan singkat Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G

Berikut poin pembeda utama kedua perangkat:

  1. Galaxy A57 5G memakai Exynos 1680, sedangkan Galaxy A37 5G memakai Exynos 1480.
  2. Galaxy A57 5G menggunakan layar Super AMOLED+, sementara Galaxy A37 5G memakai Super AMOLED.
  3. Kamera ultra-wide Galaxy A57 5G beresolusi 12MP, sedangkan Galaxy A37 5G 8MP.
  4. Galaxy A57 5G lebih tipis dan ringan dibanding Galaxy A37 5G.
  5. Opsi memori tertinggi Galaxy A57 5G mencapai 12GB+512GB, sedangkan Galaxy A37 5G maksimal 12GB+256GB.

Dukungan software dan keamanan jadi nilai lebih

Kedua ponsel mendapat perlindungan Samsung Knox Vault. Sistem ini merupakan solusi keamanan berbasis perangkat keras untuk melindungi data sensitif pengguna.

Samsung juga menjanjikan enam generasi pembaruan Android OS. Selain itu, pembaruan keamanan akan diberikan hingga enam tahun sejak peluncuran global pertama.

Janji software panjang seperti ini semakin penting di kelas menengah. Dukungan tersebut bisa memperpanjang usia pakai perangkat dan menjaga pengalaman tetap relevan lebih lama.

Kapan masuk Indonesia?

Samsung menyebut Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G mulai tersedia di sejumlah pasar global pada April. Untuk Indonesia, belum ada pengumuman resmi soal tanggal penjualan maupun harga lokal.

Meski begitu, pola peluncuran lini Galaxy A biasanya tidak terpaut lama dari pasar global. Jika mengikuti kebiasaan Samsung di Tanah Air, kehadiran Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G di Indonesia tinggal menunggu pengumuman resmi, terutama karena keduanya membawa kombinasi AI, layar 120Hz, kamera 50MP, baterai 5.000mAh, dan sertifikasi IP68 yang sangat relevan untuk persaingan ponsel kelas menengah saat ini.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com
Terbaru