Kebutuhan kamera pada smartphone kini menjadi pertimbangan utama bagi banyak pembeli. Di rentang harga Rp 1-3 jutaan, DXOMARK mencatat sejumlah model yang mampu menghasilkan foto layak pakai untuk kebutuhan harian, media sosial, hingga dokumentasi ringan.
Hasil pemeringkatan ini penting karena menunjukkan bahwa ponsel terjangkau tidak selalu identik dengan kamera pas-pasan. Samsung dan Xiaomi muncul sebagai dua merek yang paling konsisten masuk daftar teratas, dengan selisih skor yang cukup rapat di antara model-model terbaik.
HP kamera terbaik di kelas Rp 1-3 juta versi DXOMARK
Berdasarkan data referensi DXOMARK, Samsung Galaxy A16 LTE berada di posisi teratas dengan skor kamera 85. Angka ini menempatkannya sebagai pilihan paling kuat di kelas harga tersebut bagi pengguna yang menaruh prioritas pada hasil foto.
Di bawahnya, Xiaomi Redmi Note 14 mencatat skor 84. Ponsel ini disebut punya performa fotografi yang seimbang untuk pemakaian siang dan malam, sehingga cocok untuk pengguna yang sering memotret di berbagai kondisi cahaya.
Samsung Galaxy A15 5G menyusul dengan skor 83, lalu Samsung Galaxy A15 LTE dengan skor 81. Dua model ini menunjukkan bahwa lini Galaxy A masih kompetitif di segmen terjangkau, terutama untuk pengguna yang menginginkan hasil gambar stabil tanpa harus naik ke kelas harga lebih tinggi.
Berikut daftar ponsel Rp 1-3 jutaan dengan skor kamera terbaik berdasarkan referensi DXOMARK:
- Samsung Galaxy A16 LTE — 85
- Xiaomi Redmi Note 14 — 84
- Samsung Galaxy A15 5G — 83
- Samsung Galaxy A15 LTE — 81
- Motorola Moto G35 5G — 75
- Xiaomi Redmi Note 13 — 75
- Motorola Moto G34 5G — 67
- Samsung Galaxy A14 5G — 67
- Xiaomi Redmi 14C — 63
Selisih skor yang menunjukkan kualitas berbeda
Daftar itu memperlihatkan bahwa kompetisi kamera di kelas harga ini cukup ketat. Selisih beberapa poin saja bisa memengaruhi konsistensi warna, detail, dan kemampuan ponsel menangani cahaya yang berubah-ubah.
Motorola Moto G35 5G dan Xiaomi Redmi Note 13 sama-sama mengantongi skor 75. Keduanya masih layak dilirik oleh pengguna yang butuh kamera cukup baik, meski hasilnya tidak sekuat tiga besar saat dipakai di kondisi yang lebih menantang.
Samsung Galaxy A14 5G dan Motorola Moto G34 5G mencatat skor 67. Pada level ini, kamera masih memadai untuk foto dasar, tetapi ekspektasi perlu dijaga terutama saat memotret di malam hari atau di ruangan dengan pencahayaan minim.
Xiaomi Redmi 14C berada di skor 63 dan tetap masuk kategori entry-level. Ponsel ini masih cocok untuk kebutuhan ringan seperti foto dokumen, tangkapan momen harian, atau unggahan standar ke media sosial.
Pilihan yang paling relevan untuk kebutuhan berbeda
Untuk pembeli yang mengejar hasil kamera paling tinggi di rentang Rp 1-3 jutaan, Samsung Galaxy A16 LTE dan Xiaomi Redmi Note 14 menjadi dua opsi paling menarik. Keduanya menawarkan skor tinggi yang memberi sinyal kualitas foto yang lebih konsisten dibandingkan pesaing di kelas yang sama.
Bagi pengguna yang membutuhkan kamera bagus sekaligus konektivitas 5G, Samsung Galaxy A15 5G dan Motorola Moto G35 5G bisa masuk daftar pertimbangan. Kombinasi itu memberi nilai lebih bagi pengguna yang ingin perangkat tetap relevan untuk pemakaian jangka menengah.
Di sisi lain, Samsung Galaxy A15 LTE tetap kuat untuk pengguna yang lebih fokus pada kamera dan tidak terlalu membutuhkan jaringan 5G. Posisi skor 81 menunjukkan bahwa model ini masih kompetitif di tengah persaingan ponsel terjangkau yang semakin padat.
Model lain yang masih masuk radar
Selain sembilan model teratas, referensi DXOMARK juga mencatat beberapa perangkat lain seperti Xiaomi Redmi Note 12, Xiaomi Redmi 13C, Honor 70 Lite, Honor X7b, Nokia G42 5G, Oppo A57, Samsung Galaxy A05s, dan Xiaomi Redmi Note 10S. Daftar ini menegaskan bahwa pasar ponsel murah masih menawarkan banyak opsi bagi pembeli dengan kebutuhan berbeda.
Secara praktis, kualitas kamera tetap harus dilihat bersama faktor lain seperti dukungan software, daya tahan baterai, dan kestabilan pemrosesan gambar. Di segmen harga Rp 1-3 jutaan, kombinasi tiga faktor itu sering menentukan apakah sebuah ponsel terasa memuaskan atau justru hanya unggul di atas kertas.




