Poco F8 Ultra dan Xiaomi 17T Pro sama-sama masuk ke kelas flagship dengan banderol yang hanya selisih tipis. Di Indonesia, keduanya hadir di kisaran Rp 12 jutaan, sehingga langsung bersaing untuk pengguna yang mencari HP Android premium.
Di atas kertas, keduanya membawa banyak bekal kelas atas yang mirip, mulai dari layar AMOLED, chip 3 nm, kamera telefoto periskop 50 MP, hingga pengisian cepat 100 watt. Namun, arah pengembangannya tidak sama karena masing-masing punya karakter berbeda pada desain, dapur pacu, kamera, baterai, dan fitur pendukung.
Desain Beda Arah
Poco F8 Ultra tampil dengan modul kamera persegi panjang berukuran besar yang memuat tiga kamera dan kompartemen speaker tambahan subwoofer Bose. Kompartemen ini dipakai untuk mengeksekusi nada rendah atau suara bass, sekaligus diklaim membuat rentang suara speaker lebih luas.
Xiaomi 17T Pro memilih pendekatan yang lebih sederhana lewat modul kamera persegi bersudut membulat di kiri atas punggung perangkat. Di dalamnya ada tiga kamera Leica dan lampu kilat tanpa kompartemen subwoofer, sehingga tampil lebih ringkas dibanding Poco F8 Ultra.
| Model | Ukuran | Bobot | Ciri Desain |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 163,3 x 77,8 x 7,9 mm | 218 gram | Modul kamera besar dengan subwoofer Bose |
| Xiaomi 17T Pro | 162,2 x 77,5 x 8,25 mm | 219 gram | Modul kamera lebih sederhana dengan tiga kamera Leica |
Layar, Luar Tipis Tapi Ada Bedanya
Poco F8 Ultra memakai layar AMOLED 6,9 inci dengan resolusi 2K 1.156 x 2.510 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Xiaomi 17T Pro membawa panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K 2.772 x 1.280 piksel, kerapatan 447 ppi, refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan hingga 3.500 nit.
Keduanya sama-sama dilapisi Corning Gorilla Glass 7i. Bedanya, Poco F8 Ultra unggul di resolusi layar, sedangkan Xiaomi 17T Pro lebih tinggi di refresh rate.
| Model | Ukuran Layar | Resolusi | Refresh Rate |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 6,9 inci | 2K 1.156 x 2.510 piksel | 120 Hz |
| Xiaomi 17T Pro | 6,83 inci | 1,5K 2.772 x 1.280 piksel | 144 Hz |
Chipset dan Penyimpanan
Di sisi performa, Poco F8 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berfabrikasi 3 nm. Varian yang dibawa ke Indonesia dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 512 GB.
Xiaomi 17T Pro mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 berfabrikasi 3 nm. Paduannya adalah RAM LPDDR5X 12 GB dengan penyimpanan UFS 4.1 256 GB dan 512 GB.
Keduanya juga menjalankan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3. Untuk menjaga suhu tetap stabil saat dipakai berat atau bermain gim, Poco F8 Ultra membawa dual-channel IceLoop System, sementara Xiaomi 17T Pro memakai 3D IceLoop.
| Model | Chipset | RAM | Penyimpanan |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | 16 GB | 512 GB |
| Xiaomi 17T Pro | MediaTek Dimensity 9500 | 12 GB | 256 GB dan 512 GB |
Kamera Sama-Sama 50 MP, Tapi Pendekatannya Beda
Poco F8 Ultra dibekali kamera utama 50 MP, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik hingga 5x, serta kamera ultrawide 50 MP. Xiaomi 17T Pro membawa kamera utama Leica 50 MP, kamera telefoto periskop Leica 50 MP dengan zoom optik 5x, dan kamera ultrawide Leica 12 MP.
Secara konfigurasi, keduanya sama-sama kuat di kamera utama dan telefoto 50 MP. Namun, Xiaomi 17T Pro lebih menonjolkan kerja sama dengan Leica melalui lensa Leica Summilux, sementara Poco F8 Ultra mengusung susunan kamera yang serba 50 MP.
Kamera depan kedua ponsel sama-sama beresolusi 32 MP. Itu membuat keduanya tetap berada di jalur yang setara untuk kebutuhan foto selfie dan panggilan video.
| Model | Kamera Utama | Telefoto Periskop | Kamera Ultrawide |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 50 MP | 50 MP, zoom optik 5x | 50 MP |
| Xiaomi 17T Pro | Leica 50 MP | Leica 50 MP, zoom optik 5x | Leica 12 MP |
Baterai dan Fitur AI
Poco F8 Ultra membawa baterai 6.500 mAh, sementara Xiaomi 17T Pro berkapasitas lebih besar dengan 7.000 mAh. Meski kapasitasnya berbeda, keduanya sama-sama mendukung fast charging 100 watt lewat kabel.
Di sisi fitur cerdas, keduanya sudah dibekali AI Writing, AI Speech Recognition, AI Interpreter, Circle to Search, dan Google Gemini. Poco F8 Ultra mendapat tambahan AI Search, AI Erase Pro, AI Image Expansion, AI Film, dan AI Image Enhancement.
Untuk konektivitas, kedua perangkat sama-sama mendukung 5G, Dual SIM, WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, dan USB Type-C. Kombinasi ini membuat keduanya tampil lengkap untuk kelas flagship di rentang harga yang berdekatan.
| Model | Baterai | Fast Charging | Fitur Tambahan |
|---|---|---|---|
| Poco F8 Ultra | 6.500 mAh | 100 watt | AI Search, AI Erase Pro, AI Image Expansion, AI Film, AI Image Enhancement |
| Xiaomi 17T Pro | 7.000 mAh | 100 watt | Tidak disebutkan tambahan di luar fitur AI bersama |
Harga, Selisihnya Cuma Untuk Varian Tertentu
Di Indonesia, Poco F8 Ultra varian 16 GB/512 GB dijual Rp 12.999.000. Harga itu sama dengan Xiaomi 17T Pro varian 12 GB/512 GB, sehingga pilihan di kelas ini bergantung pada kebutuhan spesifikasi yang paling diutamakan.
Sementara itu, Xiaomi 17T Pro varian 12 GB/256 GB dibanderol Rp 11.999.000. Varian ini menjadi opsi yang lebih murah Rp 1 juta bagi pengguna yang ingin menghemat anggaran tanpa masuk ke model yang paling mahal.
Dengan kondisi harga yang berdekatan, Poco F8 Ultra lebih menonjol lewat layar beresolusi lebih tinggi, RAM 16 GB, serta subwoofer Bose. Di sisi lain, Xiaomi 17T Pro menawarkan baterai lebih besar, refresh rate 144 Hz, dan pilihan varian 256 GB yang lebih ramah dompet.
