Poco F8 Pro menawarkan memori 12/512 GB seharga Rp 8.599.000, lebih murah daripada Xiaomi 17T varian 12/256 GB yang dibanderol Rp 8.999.000. Selisih harga ini membuat Poco menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengejar performa tinggi dan ruang penyimpanan besar.
Namun, Xiaomi 17T tidak sekadar mengandalkan nama. Ponsel ini membawa kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 5x serta baterai 6.500 mAh, dua aspek yang lebih menonjol dibanding rivalnya.
Kedua ponsel berada di segmen harga Rp 8 jutaan dan menjalankan Android 16 dengan HyperOS 3. Keduanya juga sudah mendukung 5G, NFC, USB-C, speaker stereo, dual SIM, serta sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Performa menjadi kekuatan Poco F8 Pro
Poco F8 Pro memakai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite berbasis fabrikasi 3 nm. Chipset ini menjadi pembeda paling tegas karena Xiaomi 17T menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Ultra dengan fabrikasi 4 nm.
Snapdragon 8 Elite lebih diarahkan untuk kebutuhan performa kelas flagship, termasuk bermain gim dan pekerjaan berat. Di sisi lain, Dimensity 8500 Ultra diposisikan sebagai chipset yang mengutamakan efisiensi daya di kelas menengah atas.
Keduanya tetap menawarkan konfigurasi RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.1. Poco F8 Pro hanya tersedia dalam opsi 512 GB, sedangkan Xiaomi 17T hadir dengan pilihan 256 GB atau 512 GB.
| Aspek | Poco F8 Pro | Xiaomi 17T |
|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite, 3 nm | Dimensity 8500 Ultra, 4 nm |
| Memori | 12/512 GB | 12/256 GB atau 12/512 GB |
| Baterai | 6.210 mAh, 100 watt | 6.500 mAh, 67 watt |
| Harga | Rp 8.599.000 | Mulai Rp 8.999.000 |
Xiaomi 17T menawarkan zoom lebih jauh
Keunggulan Xiaomi 17T paling terasa di sektor kamera, terutama lewat kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 5x. Poco F8 Pro juga memiliki kamera telefoto 50 MP, tetapi kemampuan zoom optiknya berada di 2,5x.
Xiaomi 17T turut dibekali kamera ultrawide 12 MP dan kamera depan 32 MP. Konfigurasi ini lebih tinggi daripada Poco F8 Pro yang memakai kamera ultrawide 8 MP serta kamera depan 20 MP.
Kamera utama kedua perangkat sama-sama beresolusi 50 MP. Xiaomi 17T mengedepankan kolaborasi kamera Leica, sementara Poco F8 Pro tampak lebih fokus menjadikan kamera sebagai pelengkap dari kemampuan performanya.
| Kamera | Poco F8 Pro | Xiaomi 17T |
|---|---|---|
| Utama | 50 MP | 50 MP |
| Telefoto | 50 MP, zoom optik 2,5x | Periskop 50 MP, zoom optik 5x |
| Ultrawide | 8 MP | 12 MP |
| Depan | 20 MP | 32 MP |
Baterai besar, kecepatan isi daya berbeda
Xiaomi 17T membawa baterai lebih besar dengan kapasitas 6.500 mAh, sedangkan Poco F8 Pro memiliki baterai 6.210 mAh. Perbedaan itu memberi Xiaomi keunggulan kapasitas sebesar 290 mAh di atas kertas.
Poco membalas lewat dukungan pengisian cepat 100 watt, lebih tinggi daripada 67 watt pada Xiaomi 17T. Kedua perangkat juga mendukung reverse charging 22,5 watt untuk mengisi daya perangkat lain.
Menurut data spesifikasi yang dimuat tekno.kompas.com, layar keduanya juga sama-sama berukuran 6,59 inci dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nit. Poco F8 Pro memakai panel AMOLED beresolusi 2K, sedangkan Xiaomi 17T menggunakan panel OLED.
Dari bentuk fisik, Poco F8 Pro sedikit lebih tipis dengan ketebalan 8 mm. Xiaomi 17T memiliki ketebalan 8,17 mm dan bobot 200 gram, sehingga selisih desain keduanya tidak terlalu jauh.
Poco F8 Pro lebih masuk akal bagi pengguna yang memprioritaskan Snapdragon 8 Elite, pengisian 100 watt, dan penyimpanan 512 GB dengan harga lebih rendah. Xiaomi 17T lebih tepat dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan zoom optik 5x, kamera depan lebih tinggi, serta baterai berkapasitas lebih besar.
Source: tekno.kompas.com






