OPPO Reno15 5G Diuji Di Final Nasional, Dua Wakil Indonesia Lolos Ke Kuala Lumpur Setelah Persaingan 476 Tim

Final nasional OPPO Hyper Legend Cup x Mobile Legends: Bang Bang Campus Series 2026 melahirkan dua wakil Indonesia yang akan tampil di Grand Final Asia Tenggara di Kuala Lumpur. Little Pikaa keluar sebagai juara, sementara Semangka mengamankan posisi runner-up setelah melewati persaingan ketat dari total 476 tim pendaftar di seluruh Indonesia.

Babak puncak nasional itu digelar secara offline di OPPO Flagship Store Gandaria City, Jakarta Selatan. Delapan tim finalis tampil dalam tekanan tinggi karena setiap permainan di Land of Dawn menentukan langkah menuju tiket internasional.

Dua wakil Indonesia melaju ke Kuala Lumpur

Kemenangan Little Pikaa dan Semangka menegaskan konsistensi keduanya sejak fase awal turnamen. Kompetisi esports tingkat kampus ini memang menuntut ketahanan mental, koordinasi tim, dan kemampuan membaca momentum dalam waktu singkat.

Grand Final regional akan mempertemukan para juara dari negara-negara Asia Tenggara. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–19 April 2026 dengan total prize pool sebesar USD 100.000.

Berikut hasil akhir yang menjadi sorotan utama:

  1. Juara pertama: Little Pikaa
  2. Runner-up: Semangka
  3. Wakil Indonesia di Grand Final Asia Tenggara: Little Pikaa dan Semangka
  4. Lokasi Grand Final: Kuala Lumpur, Malaysia
  5. Jadwal Grand Final: 16–19 April 2026
  6. Total hadiah: USD 100.000

Hasil ini memperlihatkan bahwa jalur ke pentas regional tidak mudah. Ribuan pemain harus melewati seleksi ketat sebelum masuk deretan finalis terbaik, lalu bertarung kembali dalam format offline yang menuntut fokus penuh.

OPPO Reno15 5G jadi perangkat utama di arena final

Selain hasil pertandingan, turnamen ini juga menyorot OPPO Reno15 5G yang dipakai sebagai perangkat utama. Dalam gim MOBA, perangkat yang stabil sangat penting karena respons cepat, akurasi skill, dan perpindahan posisi sering menjadi penentu kemenangan.

OPPO Reno15 5G disebut mampu menjaga gameplay konsisten hingga 120FPS. Stabilitas seperti ini memberi keuntungan bagi pemain yang mengandalkan timing presisi dalam rotasi, serangan, dan eksekusi team fight.

Ponsel tersebut juga dibekali baterai 6500mAh. Kapasitas besar ini membantu pemain menjalani sesi bermain panjang tanpa sering mengisi daya di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Dukungan 80W SUPERVOOC Flash Charge ikut mempercepat pengisian daya antarlaga. Fitur ini relevan untuk turnamen yang berlangsung lama karena pemain perlu kembali siap dalam waktu singkat.

OPPO juga membekali Reno15 5G dengan AI LinkBoost 3.0. Teknologi ini dirancang untuk menjaga kestabilan jaringan ketika sinyal tidak ideal, sehingga risiko lag bisa ditekan saat pertandingan berlangsung.

Atmosfer kompetisi dan aktivitas komunitas

Final nasional ini tidak hanya menghadirkan pertandingan utama, tetapi juga mempertemukan komunitas gamer, mahasiswa, dan penggemar teknologi dalam satu ruang. Kehadiran penonton langsung membuat atmosfer kompetisi terasa lebih intens dan menambah tekanan bagi para finalis.

Sejumlah aktivitas pendukung ikut memeriahkan agenda di lokasi. Beberapa di antaranya adalah Reno15 Series Q&A Challenge, DIY Phone Case, dan Draw Your Feeling Today, yang memberi ruang interaksi lebih luas di luar pertandingan.

Area foto dengan cosplayer hero Aurora juga menarik perhatian pengunjung. Hadiah seperti MLBB Limited Edition Skin dan TWS OPPO Enco Buds 3 Pro menambah daya tarik acara bagi penonton yang memadati flagship store.

Delapan finalis yang tampil di babak puncak nasional

Babak final nasional mempertemukan delapan tim terbaik yang lolos dari persaingan panjang. Mereka adalah IPB Cerita, Kami Jago, Little Pikaa, Polban Jajaka, Hilkiya, Tala Esport, Semangka, dan Venom Goat.

Berikut daftar finalis yang tampil di partai puncak:

  1. IPB Cerita
  2. Kami Jago
  3. Little Pikaa
  4. Polban Jajaka
  5. Hilkiya
  6. Tala Esport
  7. Semangka
  8. Venom Goat

Kompetisi ini menunjukkan bahwa esports kampus terus berkembang sebagai ruang pembentukan prestasi sekaligus komunitas. Mahasiswa tidak hanya bertanding untuk gelar, tetapi juga membangun jejaring dan mengasah kerja sama dalam lingkungan yang makin kompetitif.

Sorotan kini beralih ke Kuala Lumpur, tempat Little Pikaa dan Semangka akan menghadapi juara-juara terbaik dari Asia Tenggara. Dengan dua wakil Indonesia yang sudah memastikan tiket, publik menunggu sejauh mana keduanya bisa menjaga performa di panggung regional yang menawarkan persaingan lebih besar dan hadiah USD 100.000.

Terkait