
Motorola resmi membawa lini flagship tertingginya ke Indonesia lewat Motorola Signature. Kehadirannya langsung menarik perhatian karena ponsel ini menggabungkan desain premium, sertifikasi ketahanan yang lengkap, dan spesifikasi kelas atas yang jarang dipadukan dalam satu perangkat.
Di sisi harga, Motorola Signature dijual dengan banderol spesial Rp 11.999.000 dari harga normal Rp 12.999.000. Selain itu, ada special benefit hingga Rp 2 juta untuk pembelian HP flagship ini, sehingga posisinya makin agresif di pasar premium.
Desain premium dengan dua pilihan warna
Motorola Signature hadir dalam dua opsi warna yang sama-sama mengusung validasi Pantone. Varian Pantone Martini Olive memakai finishing ala kain twill, sedangkan Pantone Carbon memiliki tekstur seperti linen.
Ponsel ini juga dibuat tipis dengan dimensi 162,1 x 76,4 x 6,99 mm dan bobot 186 gram. Untuk perlindungan, Motorola membekalinya dengan standar MIL-STD-810H, Gorilla Glass Victus 2 di layar, serta sertifikasi IP68 dan IP69.
Kombinasi itu membuat perangkat ini tidak hanya tampil mewah, tetapi juga disiapkan untuk menghadapi penggunaan harian yang berat. Perlindungan terhadap air dan daya tahan fisik menjadi salah satu daya tarik utamanya di kelas flagship.
Layar besar dan fitur visual yang serius
Motorola Signature membawa layar LTPO AMOLED 6,85 inci dengan refresh rate 165Hz. Resolusinya mencapai 2.780 x 1.264 piksel, sementara tingkat kecerahan puncaknya diklaim tembus 6.200 nits.
Layar ini juga mengantongi sertifikasi Pantone Color dan SkinTone. Dukungan Dolby Vision serta HDR10+ membuat panelnya ditujukan untuk kebutuhan visual yang lebih akurat dan kontras yang lebih kuat.
Untuk keamanan, sensor sidik jari ultrasonik ditempatkan di bawah layar. Penempatan ini menjaga tampilan tetap bersih sekaligus memberi akses biometrik yang lebih modern.
Performa flagship dan baterai besar
Di sektor dapur pacu, Motorola Signature mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 4.1.
Daya tahannya ditopang baterai silikon-karbon 5.200 mAh. Motorola juga menyertakan charger 90 W TurboPower di dalam boks, serta mendukung 50W Wireless Charging.
Perusahaan mengklaim ponsel ini dapat bertahan hingga 52 jam pemakaian standar. Klaim tersebut menempatkan baterainya sebagai salah satu poin penting bagi pengguna yang butuh perangkat tahan lama tanpa sering mengisi daya.
Kamera 50 MP di depan dan belakang
Motorola Signature membawa kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 828. Di belakangnya ada kamera ultrawide 50 MP dan kamera periscope telephoto 50 MP yang mendukung 3x Optical Zoom serta 100x Super Zoom Pro.
Kemampuan videonya juga dibuat menonjol karena mendukung perekaman sampai 8K Dolby Vision 30 fps. Pada sisi depan, tersedia kamera selfie 50 MP dengan Sony LYTIA 500.
Motorola menyebut kamera ini bisa menampilkan warna yang sangat mendekati aslinya, termasuk saat foreground dan background memiliki kontras yang kuat. Untuk pengguna yang aktif membuat konten, ada fitur Horizon Lock yang menjaga video tetap stabil tanpa alat tambahan.
Dukungan software jangka panjang
Motorola Signature juga mendapat perhatian lewat urusan perangkat lunak. Ponsel ini dijanjikan menerima software update dan security patch hingga 7 tahun.
Motorola turut mengklaim ada optimasi khusus untuk Instagram, baik dari sisi kualitas unggahan maupun saat memakai kamera langsung dari aplikasi. Dengan kombinasi harga promosi, desain premium, dan spesifikasi flagship, Motorola Signature masuk sebagai salah satu perangkat paling serius yang dibawa Motorola ke Indonesia.
Source: inet.detik.com




