Lenovo meluncurkan ponsel yang sengaja dirancang untuk anak sekolah, dengan fokus pada belajar dan pengawasan orang tua. Perangkat bernama AI Student Phone ini tidak membawa gim, web browser, atau media sosial seperti smartphone pada umumnya.
Sebagai gantinya, Lenovo menanamkan fitur pembelajaran berbasis AI, pelacak GPS, dan kontrol orangtua. Kombinasi itu membuat ponsel ini lebih mirip perangkat pendukung aktivitas belajar ketimbang ponsel serbaguna untuk hiburan.
Desain yang dibuat sederhana
AI Student Phone tampil seperti feature phone ketimbang smartphone biasa. Perangkat ini memakai layar sentuh 1,83 inci, dilindungi kaca tahan benturan Panda Glass, dan mendukung input tulisan tangan.
Di bagian daya, ponsel ini membawa baterai 1.850 mAh dan sudah mendukung jaringan 4G. Lenovo juga menyebut perangkat ini tidak memerlukan kartu SIM IoT khusus, sehingga tetap bisa dipakai untuk panggilan suara maupun video HD.
| Fitur Utama | Detail |
|---|---|
| Layar | Sentuh 1,83 inci |
| Pelindung Layar | Panda Glass tahan benturan |
| Baterai | 1.850 mAh |
| Konektivitas | 4G |
| Input | Handwriting |
Fokus belajar lewat tombol AI
Fitur utama perangkat ini ada pada tombol fisik AI yang berfungsi mengaktifkan asisten suara. Melalui tombol tersebut, anak-anak bisa bertanya soal pengetahuan umum atau meminta bantuan mengerjakan PR.
Lenovo juga menyediakan perpustakaan materi belajar berisi rumus matematika dan kosakata bahasa Inggris. Semua itu berjalan tanpa akses browsing ke internet, sehingga penggunaan perangkat tetap dibatasi pada fungsi yang dianggap aman untuk anak.
Orang tua tetap punya kendali
Di sisi pengawasan, Lenovo menambahkan pelacakan lokasi real-time lewat GPS. Fitur geofencing juga tersedia untuk memberi notifikasi ketika anak memasuki atau meninggalkan area tertentu, seperti rumah atau sekolah.
Lewat aplikasi pendamping, orang tua dapat mengelola perangkat dari jarak jauh. Pengaturannya mencakup pemblokiran panggilan dari nomor tidak dikenal, penjadwalan waktu ponsel menyala dan mati otomatis, hingga pengaktifan classroom mode.
Saat classroom mode aktif pada jam sekolah, ponsel hanya menampilkan waktu dan memungkinkan panggilan darurat SOS. Fitur ini membuat perangkat tetap bisa dipakai untuk keadaan penting tanpa memberi akses penuh ke fungsi lain.
Pembayaran QR dan aksesori bawaan
AI Student Phone juga dibekali sistem pembayaran berbasis kode QR. Anak dapat bertransaksi di toko, sementara orang tua bisa menetapkan batas pengeluaran dan memantau seluruh transaksi melalui aplikasi.
Untuk pelengkap, Lenovo menyertakan aksesori tali gantung yang bisa dilepas-pasang agar ponsel lebih mudah dibawa. Di China, perangkat ini hadir dalam tiga warna, yaitu orange-white, pink, dan biru.
AI Student Phone dijual di pasar China dengan harga 299 yuan atau sekitar Rp 789.000, menurut informasi yang dihimpun KompasTekno dari Gizmochina. Dengan banderol itu, Lenovo jelas menempatkan perangkat ini sebagai ponsel sederhana untuk belajar dan pengawasan, bukan untuk hiburan penuh seperti smartphone biasa.
Source: tekno.kompas.com






