iPhone Kuasai Separuh Daftar Ponsel Terlaris, Android Cuma Sisa di Kelas Murah?

Apple kembali menunjukkan betapa kuatnya posisi iPhone di pasar smartphone global. Data Counterpoint Research yang dikutip dari laporan referensi memperlihatkan, lima dari sepuluh ponsel terlaris dunia pada kuartal terakhir berasal dari iPhone.

Dominasi itu bukan hanya soal satu model unggulan, tetapi juga sebaran beberapa varian yang sama-sama laku keras. Di saat Apple menguasai setengah daftar, merek Android seperti Samsung dan Xiaomi hanya berbagi sisanya lewat model-model tertentu.

iPhone kuasai papan atas penjualan global

Posisi teratas ditempati iPhone 17 Pro Max. Menurut data yang dirujuk, model ini menyumbang sekitar 5 persen dari total penjualan smartphone global pada kuartal tersebut, angka yang besar untuk satu perangkat di pasar yang sangat kompetitif.

Di bawahnya, iPhone 17 reguler berada di posisi kedua. Lalu iPhone 17 Pro menyusul di posisi ketiga, sehingga tiga besar sepenuhnya diisi oleh lini iPhone terbaru.

Apple juga tidak hanya mengandalkan model paling anyar. iPhone 16 masih bertahan di posisi keempat, sedangkan iPhone 16e berhasil menembus urutan kedelapan dalam daftar sepuluh besar.

Menariknya, iPhone Air justru tidak masuk daftar. Absennya model itu menegaskan bahwa performa penjualan Apple saat ini lebih banyak ditopang seri Pro, model standar, dan beberapa generasi sebelumnya yang masih diminati pasar.

Daftar 10 smartphone terlaris global

Komposisi sepuluh besar pada periode ini memberikan gambaran yang jelas tentang arah pasar. Dari daftar tersebut, Apple menguasai lima posisi, Samsung tiga posisi, Xiaomi satu posisi, dan satu posisi lainnya masih dipegang Samsung lewat flagship.

  1. iPhone 17 Pro Max
  2. iPhone 17
  3. iPhone 17 Pro
  4. iPhone 16
  5. Samsung Galaxy A56
  6. Samsung Galaxy A36
  7. Samsung Galaxy A07
  8. iPhone 16e
  9. Xiaomi REDMI A5
  10. Samsung Galaxy S25

Sepuluh model itu secara total menyumbang sekitar 23 persen dari seluruh penjualan smartphone global pada kuartal yang sama. Artinya, pasar masih sangat terkonsentrasi pada sedikit model yang benar-benar kuat di volume penjualan.

Android belum hilang, tetapi dominasi datang dari kelas menengah

Samsung tetap menjadi pemain besar di daftar ini, tetapi pola kehadirannya berbeda dari Apple. Sebagian besar model Samsung yang masuk sepuluh besar berasal dari lini menengah dan entry-level, bukan dari seri premium.

Galaxy A56, Galaxy A36, dan Galaxy A07 menjadi tulang punggung Samsung dalam daftar tersebut. Galaxy S25 justru hanya muncul di posisi kesepuluh, yang menunjukkan bahwa volume penjualan Samsung lebih banyak menopang dari perangkat yang lebih terjangkau.

Kondisi ini memperlihatkan strategi pasar yang berbeda. Apple unggul lewat nilai merek dan laptop-like ecosystem effect di segmen premium, sementara Samsung mengandalkan jangkauan harga yang lebih luas untuk menjaga volume.

Xiaomi hanya muncul sekali melalui REDMI A5 di posisi kesembilan. Kehadiran satu model ini memperlihatkan bahwa Xiaomi tetap kompetitif di segmen tertentu, tetapi belum menembus konsistensi daftar teratas seperti yang ditunjukkan Apple.

Mengapa iPhone tetap sulit disaingi

Performa kuat seri iPhone 17 disebut tidak lepas dari awal penjualan yang solid. Model dasar iPhone 17 ikut terdorong oleh pembaruan seperti refresh rate lebih tinggi dan kapasitas RAM yang lebih besar.

Di banyak pasar, terutama Amerika Serikat dan sebagian Eropa, ekosistem Apple masih menjadi daya tarik utama. Integrasi antarperangkat, layanan yang saling terhubung, dan loyalitas pengguna membuat banyak konsumen bertahan di platform yang sama saat melakukan upgrade.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah daya tahan model lama. iPhone 16 yang masih masuk empat besar menunjukkan bahwa perangkat generasi sebelumnya tetap memiliki nilai jual tinggi, baik karena penyesuaian harga di ritel maupun dukungan perangkat lunak yang panjang.

Apa arti daftar ini bagi pasar smartphone

Bagi industri, daftar sepuluh besar ini memberi sinyal yang cukup tegas. Apple masih sangat kuat di segmen premium dan mampu mengubah lini barunya menjadi mesin penjualan global dalam waktu relatif singkat.

Sebaliknya, Android terlihat lebih tersebar kekuatannya. Samsung dan Xiaomi masih kompetitif, tetapi mereka lebih sering menang lewat model berharga lebih ramah kantong ketimbang flagship yang benar-benar mendominasi daftar.

Berikut ringkasannya:

MerekPola dominasiContoh model di daftar
ApplePremium dan model lama yang masih lakuiPhone 17 Pro Max, iPhone 17, iPhone 16
SamsungMenengah dan entry-levelGalaxy A56, Galaxy A36, Galaxy A07
XiaomiSegmen terjangkau tertentuREDMI A5

Dominasi seperti ini menunjukkan bahwa pasar smartphone global belum bergerak ke arah satu merek tunggal, tetapi Apple saat ini punya kemampuan paling kuat untuk menguasai puncak penjualan. Selama ekosistem tetap solid, model baru terus mendapat sambutan, dan perangkat lama masih relevan, iPhone berpotensi mempertahankan porsi besar di daftar ponsel terlaris dunia.

Terkait