ROG Bawa Monitor OLED Esports Pertama Dunia, Tekan Dominasi Rival FPS

ASUS ROG kembali mengarahkan sorotan ke esports kompetitif lewat deretan pengumuman di Computex 2026. Yang paling mencuri perhatian adalah monitor OLED yang diklaim pertama di dunia untuk esports profesional, sekaligus menjadi sinyal bahwa perang perangkat gaming di kelas kompetitif semakin mengutamakan presisi, kecepatan, dan masukan langsung dari pemain pro.

Langkah ini juga memperlihatkan perubahan pendekatan ROG. Brand gaming ASUS itu tidak hanya mengejar angka spesifikasi tinggi, tetapi juga menyesuaikan perangkatnya dengan kebutuhan nyata di arena turnamen, mulai dari pengaturan cepat sebelum pertandingan hingga kenyamanan saat bermain dalam durasi panjang.

Monitor OLED esports pertama di dunia

Produk utama yang dipamerkan adalah ROG Strix OLED XG259QWPG Ace. Monitor 24,5 inci ini diklaim sebagai monitor OLED pertama di dunia yang dirancang khusus untuk esports profesional.

Perangkat tersebut memakai panel TrueBlack Glossy Tandem WOLED dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. ROG membekalinya dengan refresh rate 540Hz dan response time 0,02 ms untuk permainan yang menuntut reaksi sangat cepat.

ROG mengatakan pengembangan monitor ini melibatkan masukan komunitas esports lewat kerja sama dengan BLAST dan PGL. Untuk mendukung kebutuhan kompetitif, monitor ini mendapat penanda posisi pada stand dan menu Quick OSD terbaru agar pengaturan sebelum pertandingan bisa dilakukan lebih cepat.

Bagi pemain yang terbiasa dengan panel TN lalu beralih ke OLED, ROG menambahkan tiga mode Esports Color. Fitur ini ditujukan untuk menjaga kenyamanan visual sekaligus mempertahankan akurasi tampilan saat bermain.

Mousepad khusus FPS kompetitif

Selain monitor, ROG memperkenalkan Hone Control Ace L Vitality Edition sebagai mousepad pertama yang difokuskan pada kontrol maksimal untuk game FPS kompetitif seperti Counter-Strike 2 dan VALORANT. Produk ini dikembangkan bersama pemain profesional dari Team Vitality.

Mousepad tersebut memakai permukaan kain dengan tingkat gesekan tinggi agar tracking dan stopping lebih konsisten. Ketebalan 4 mm membantu mengurangi jitter, sementara tepian tanpa jahitan dibuat untuk kenyamanan pergelangan tangan dan lengan saat sesi bermain panjang.

ROG Hone Control Ace L Vitality Edition hadir dengan warna kuning khas Team Vitality. Ukurannya 490 x 420 mm, dengan permukaan tahan air dan lapisan anti-selip untuk menjaga stabilitas di meja bermain.

Vas Roberts, Co-CEO Team Vitality, menyebut kerja sama itu sebagai pencapaian baru yang menarik. Ia menilai produk tersebut merepresentasikan kualitas premium kedua brand sekaligus memanfaatkan pengalaman para pemain profesional Team Vitality.

Keyboard magnetik dengan warna baru

ROG juga membawa varian warna Lava Red untuk keyboard magnetik Falchion Ace 75 HE. Keyboard ini sudah dikenal di kalangan pemain esports profesional berkat teknologi magnetic switch dan fitur Rapid Trigger yang responsif.

Warna baru tersebut memberi tampilan yang lebih agresif dan premium tanpa mengubah fokus utamanya pada performa kompetitif. Brock “Brawk” Somerhalder, Juara Dunia VALORANT 2025 sekaligus MVP VCT Champions, menyebut keyboard ini menawarkan respons input yang sangat cepat dan konsisten.

Brawk juga menyoroti fleksibilitas pengaturan aktuasi yang membuat setiap perintah bisa dieksekusi akurat pada momen penting pertandingan. Penilaian itu memperkuat arah pengembangan ROG yang menempatkan presisi sebagai prioritas utama.

Jaringan esports yang makin luas

Di luar produk baru, ROG memperluas kemitraan dengan organisasi seperti Cloud9 dan KIWOOM DRX. Langkah itu melengkapi kerja sama jangka panjang yang sudah terjalin dengan Team Vitality, NRG, serta pemain profesional seperti Demon1, ZywOo, dan Brawk.

Kris Huang, General Manager ASUS Gaming and Workspace Gear Business Unit, menegaskan strategi esports ROG bukan sekadar sponsor. Ia menyebut perusahaan aktif mengumpulkan insight dari berbagai level kompetisi, mulai dari kebutuhan tim esports hingga preferensi individual pemain profesional.

ROG juga menempatkan BLAST dan PGL sebagai bagian penting dari pendekatan pengembangan produknya. Melalui kolaborasi dengan penyelenggara turnamen tersebut, ASUS berharap perangkat gaming yang dihasilkan bisa membantu pemain profesional maupun gamer kompetitif tampil optimal di pertandingan.

Terkait