Apple berencana memberikan perubahan besar pada lini iPhone murahnya dengan menghadirkan layar 120Hz ProMotion di iPhone 19e. Jika rencana ini terealisasi, iPhone 19e menjadi seri “e” pertama yang meninggalkan tradisi layar 60Hz, sekaligus menandai titik balik penting pada jajaran produk iPhone kelas bawah.
Selama ini, iPhone seri “e” dikenal mengusung spesifikasi yang lebih sederhana demi mempertahankan harga yang terjangkau. Di saat banyak ponsel Android menengah telah lama menggunakan layar dengan refresh rate tinggi, Apple mempertahankan layar 60Hz pada model non-Pro. Rencana untuk membawa ProMotion ke iPhone 19e diyakini akan terjadi pada awal 2028, sesuai laporan dari sumber terpercaya.
Teknologi Layar LTPO OLED dan Keunggulannya
iPhone 19e diperkirakan menggunakan panel LTPO OLED yang mendukung refresh rate adaptif antara 1Hz hingga 120Hz. Teknologi ini memungkinkan layar menyesuaikan kecepatan refresh secara dinamis sesuai kebutuhan. Sehingga, pada aktivitas biasa, perangkat bisa menghemat daya dengan menurunkan refresh rate, sementara saat aktivitas berat seperti scrolling atau bermain game, layar berjalan di 120Hz untuk pengalaman visual yang lebih mulus.
Teknologi ini sudah diterapkan oleh Apple pada model Pro yang lebih premium dan dikenal dengan istilah ProMotion. Efek yang paling terasa adalah animasi dan transisi yang lebih halus serta responsif. Hadirnya LTPO OLED pada iPhone 19e tidak hanya menghadirkan pengalaman visual yang lebih nyaman, tapi juga berpotensi meningkatkan efisiensi baterai.
Alasan Apple Menunda ProMotion di iPhone Murah
Penundaan penggunaan layar 120Hz pada model iPhone murah bukan karena Apple tidak mampu, melainkan karena strategi segmentasi produk. Apple sengaja membuat fitur ini eksklusif untuk model Premium terlebih dahulu agar bisa menjadi pembeda dan nilai jual yang kuat. Fitur baru biasanya debut di perangkat kelas atas sebelum secara bertahap masuk ke model lebih terjangkau.
Selain itu, Apple sedang mengembangkan teknologi layar LTPO+ yang lebih hemat daya. Tampaknya perusahaan ingin menunggu kesiapan produksi massal teknologi ini guna menerapkan layar ProMotion di model murah tanpa mengorbankan performa baterai. Hingga teknologi tersebut benar-benar matang, model iPhone “e” yang dirilis sebelum iPhone 19e kemungkinan masih akan memakai layar 60Hz standar.
Manfaat Layar 120Hz di iPhone 19e
Jika Apple membawa layar 120Hz pada iPhone 19e, sejumlah keuntungan nyata dapat dirasakan pengguna, yaitu:
- Scrolling dan animasi menjadi lebih smooth dan nyaman di mata.
- Respons sentuhan lebih cepat dan akurat.
- Konsumsi baterai lebih efisien berkat refresh rate yang dapat menyesuaikan kebutuhan.
- Potensi kehadiran fitur always-on display yang saat ini hanya ada di iPhone premium.
- Pengalaman bermain game dan navigasi aplikasi jadi lebih lancar dan menyenangkan.
Fitur always-on display menjadi salah satu pembeda penting sejak hadir di model Pro. Bila Apple memperluas fitur ini ke iPhone 19e, maka pengguna kelas bawah juga bisa menikmati kemudahan melihat notifikasi dan waktu tanpa membuka layar secara penuh.
Prediksi Produk Sebelumnya Masih Menggunakan 60Hz
Meski berita layar 120Hz di iPhone 19e mengundang antusiasme, model iPhone “e” sebelumnya ramai diprediksi tetap membawa layar 60Hz. Misalnya, iPhone 18e dan varian lain yang keluar di tahun-tahun sebelum iPhone 19e kemungkinan besar mempertahankan refresh rate standar untuk menjaga harga tidak melejit.
Hal ini sesuai dengan pola transisi gradual Apple dalam membawa fitur premium ke produk murahnya. Memasang layar LTPO OLED berkualitas dan teknologi 120Hz memang berimbas pada biaya produksi yang lebih tinggi. Jadi, langkah Apple cenderung berfokus pada keseimbangan antara harga dan fitur.
Dampak untuk Pasar Smartphone dan Pengguna
Kehadiran layar 120Hz di iPhone 19e akan membuat iPhone kelas menengah menjadi lebih kompetitif, terutama menghadapi ponsel Android yang sudah lama menerapkan refresh rate tinggi pada perangkat kelas menengah ke bawah. Ini berpeluang membuat iPhone “e” lebih menarik untuk segmen pasar yang menginginkan performa layar premium dengan harga lebih terjangkau.
Langkah ini juga mencerminkan strategi Apple yang mulai membuka fitur-fitur kelas atas ke produk yang lebih luas. Namun, rencana ini masih bisa berubah sesuai perkembangan kesiapan teknologi dan dinamika biaya produksi di masa mendatang.
Dengan demikian, upgrade layar di iPhone 19e bukan hanya soal spesifikasi, tapi sebuah perubahan besar yang dapat memengaruhi pengalaman pengguna sehari-hari dan persaingan pasar pada segmen iPhone terjangkau. Apple diprediksi menyiapkan transisi ini secara hati-hati supaya tetap mempertahankan nilai jual setiap lini produknya secara optimal.







