Segmen HP 5G murah dengan RAM 8/256 GB dan penyimpanan UFS semakin padat karena pembeli kini mengejar dua hal sekaligus: performa cepat dan harga yang masih masuk akal. Di kelas mulai Rp2 jutaan, sejumlah model sudah menawarkan layar AMOLED, baterai besar, dan pengisian cepat untuk kebutuhan harian.
Pergeseran ini membuat pasar ponsel menengah makin agresif pada 2026. Konsumen tidak lagi hanya melihat kapasitas besar, tetapi juga kecepatan baca-tulis data agar aplikasi, multitasking, dan game tetap terasa mulus.
Nubia dan Tecno menonjol di kelas performa
Nubia Neo 3 GT 5G menjadi salah satu nama paling mencolok di rentang Rp2 jutaan. Ponsel ini memakai Unisoc Tiger T9100, RAM 8 GB, penyimpanan 256 GB UFS 3.1, layar AMOLED 6,8 inci Full HD Plus 120 Hz, baterai 6.000 mAh, dan fast charging 80 watt.
Perangkat ini juga disebut mencatat skor AnTuTu sekitar 800 ribu poin. Masih dari keluarga yang sama, Nubia Neo 3 5G membawa RAM 8 GB dan memori UFS 3.1 hingga 256 GB, layar AMOLED 6,8 inci Full HD Plus 120 Hz, kamera utama 50 MP, baterai 6.000 mAh, fast charging 33 watt, NFC, stereo speaker, dan Android 15.
Tecno Pova 7 5G ikut masuk daftar menarik untuk gamer. Model ini ditenagai Dimensity 7300 Ultimate dengan skor AnTuTu sekitar 710 ribu poin, layar 6,78 inci Full HD Plus 144 Hz, touch sampling rate hingga 1.500 Hz, baterai 6.000 mAh, fast charging 45 watt, dan wireless charging 30 watt.
Poco, Infinix, dan realme bersaing lewat layar dan efisiensi
Poco M7 Pro 5G mengandalkan Dimensity 7025 Ultra, RAM 8 GB, dan penyimpanan 256 GB UFS 2.2. Layarnya memakai panel AMOLED 6,67 inci Full HD Plus 120 Hz dengan tingkat kecerahan hingga 2.100 nits, sementara kamera utamanya 50 MP dengan OIS dan baterai 5.110 mAh dengan pengisian cepat 45 watt.
Infinix Note 5G hadir dengan Dimensity 7100, RAM 8 GB, dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256 GB. Salah satu daya tarik utamanya ada pada layar AMOLED lengkung 1,5K dengan refresh rate 120 Hz, ditambah klaim skor AnTuTu sekitar 760 ribu poin.
Infinix GT30 5G menyasar pengguna yang mengejar gaming kompetitif. Ponsel ini memakai Dimensity 7400 dengan RAM 8 GB dan memori 256 GB, sehingga masuk kelompok perangkat yang menempatkan performa tinggi sebagai prioritas utama di kelas menengah.
Pilihan yang tetap relevan untuk pemakaian harian
Di luar nama-nama tersebut, segmen HP 5G RAM 8/256 GB UFS tetap dipenuhi model dengan kombinasi spesifikasi yang seimbang. Fokusnya masih sama, yakni menyediakan penyimpanan lega, akses data cepat, dan performa yang cukup kuat tanpa harus naik ke kelas harga tinggi.
Pilihan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian masing-masing pengguna. Mereka yang mengejar daya tahan bisa melirik model dengan baterai 6.000 mAh, sedangkan yang memprioritaskan visual bisa memilih perangkat dengan panel AMOLED dan refresh rate tinggi.
Delapan model yang layak dipantau
Delapan nama yang paling menonjol di 2026 dari kombinasi performa, penyimpanan UFS, dan harga terjangkau adalah Nubia Neo 3 GT 5G, Nubia Neo 3 5G, Tecno Pova 7 5G, Poco M7 Pro 5G, Infinix Note 5G, Infinix GT30 5G, serta dua model lain di kelas yang sama dengan karakter serupa. Enam model utama tersebut menunjukkan arah pasar yang semakin kompetitif, dengan fitur cepat, layar besar, dan baterai tahan lama sebagai nilai jual penting.
Di kelas harga mulai Rp2 jutaan, HP 5G murah RAM 8/256 GB UFS masih menjadi pilihan yang banyak dilirik karena menawarkan paket yang lebih seimbang. Untuk pengguna yang menginginkan performa kencang tanpa harus membayar mahal, segmen ini terus memberi banyak opsi yang relevan.







