
Honor X6c resmi hadir di Indonesia dengan strategi yang cukup jelas: membawa baterai besar, layar 120 Hz, dan harga yang tetap dijaga di bawah Rp 3 juta. Di pasar ponsel murah, kombinasi itu membuat perangkat ini langsung menonjol di antara pilihan lain yang biasanya harus mengorbankan salah satu sektor utama.
Honor memasarkan X6c di Tanah Air pada Rabu (13/5/2026), sementara ponsel ini sendiri disebut sudah mendarat di Indonesia pada Maret lalu. Harga untuk varian RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB dipatok Rp 2.999.000, dengan pilihan warna Midnight Black dan Moonlight White.
Baterai besar dengan dukungan pengisian cepat
Salah satu daya tarik utama Honor X6c ada pada baterainya yang berkapasitas 5.300 mAh. Honor juga menyematkan pengisian cepat 35 watt, sehingga kapasitas besar itu tidak berdiri sendiri tanpa dukungan pengisian yang memadai.
Aryo Meidianto, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia selaku distributor Honor, menyebut baterai ini bisa dipakai hingga sekitar 1.000 siklus pengisian dan pengosongan daya atau sekitar 4 tahun. Setelah itu, kata dia, kesehatan baterai masih di atas 80 persen.
Honor juga menyediakan Power Saving Mode untuk kondisi darurat. Dengan sisa baterai 2 persen, pengguna disebut masih bisa memakai ponsel untuk 61 menit telepon dan kurang lebih 13 jam waktu siaga.
Layar 120 Hz di kelas harga Rp 2 jutaan
Selain baterai, Honor X6c mengandalkan layar dengan refresh rate 120 Hz. Fitur ini biasanya lebih sering ditemui di smartphone mid-range atau flagship yang harganya lebih mahal.
Dengan refresh rate setinggi itu, animasi di layar akan terasa lebih mulus dibanding layar 90 Hz atau layar standar 60 Hz. Panel yang dipakai adalah LCD berukuran 6,61 inci, dengan resolusi 720 x 1.604 piksel dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nit.
Aryo mengatakan kombinasi baterai besar, layar terang, dan layar mulus membuat ponsel ini cocok untuk pengguna umum. Ia menyebutnya relevan bagi anak-anak yang membutuhkan HP untuk belajar online hingga orang tua yang memerlukan perangkat harian.
Spesifikasi inti untuk kebutuhan harian
Di sektor performa, Honor X6c mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultra. Chipset itu dipasangkan dengan RAM 6 GB dan memori internal 256 GB untuk mendukung aktivitas harian.
Ponsel ini menjalankan Android 15 dengan tampilan antarmuka MagicOS 9. Untuk kebutuhan fotografi, Honor menempatkan kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8, ditemani kamera sekunder QVGA yang berfungsi sebagai depth sensor untuk foto portrait.
Fitur tambahan yang tetap lengkap
Honor X6c membawa beberapa fitur yang biasanya ikut dicari di kelas harga terjangkau. Di sisi kiri bodi, ada AI Button yang bisa memunculkan shortcut ke senter, tangkap layar, kalkulator, catatan, hingga aplikasi tertentu.
Jika tombol itu ditekan agak lama, perangkat akan menampilkan jendela Google Lens. Selain itu, Honor X6c masih menyediakan audio jack 3,5 mm agar pengguna bisa langsung memakai headset kabel.
Dari sisi konektivitas dan ketahanan, ponsel ini memiliki rating IP64, pemindai sidik jari di tombol power, Bluetooth 5.1, serta dual SIM hybrid. Paket pembeliannya juga terbilang lengkap karena mencakup soft case, adapter charger, dan headset kabel dengan konektor USB-C.
Source: tekno.kompas.com




