Harga HP Realme di Indonesia mulai bergerak pada April ini, dan sorotan utamanya datang dari satu model yang mengalami kenaikan cukup besar. Realme C85 Pro varian RAM 8 GB/128 GB kini tercatat dibanderol Rp 3,6 juta, naik dari Rp 2,9 juta pada bulan sebelumnya.
Kenaikan sekitar Rp 700.000 ini menjadi perubahan paling menonjol di lini harga Realme saat ini. Di sisi lain, model lain masih terpantau stabil sehingga penyesuaian harga kali ini terlihat belum merata di seluruh jajaran produk Realme.
Satu model naik, lainnya masih bertahan
Berdasarkan pantauan dari situs resmi Realme Indonesia dan akun resmi Realme di marketplace, perusahaan hanya menyesuaikan harga pada satu model. Daftar harga lain yang beredar menunjukkan tidak ada perubahan berarti untuk perangkat di kelas lain, baik segmen murah maupun menengah.
Berikut daftar harga HP Realme per April ini yang dirangkum dari sumber resmi:
- Realme P3 Lite – Rp 1,6 juta
- Realme C71 (4/128) – Rp 1,9 juta
- Realme C61 – Rp 1,8 juta
- Realme C75x (8/128) – Rp 2,2 juta
- Realme C75 – Rp 2,4 juta
- Realme C85 4G (6/128) – Rp 2,6 juta
- Realme C85 Pro (8/128) – Rp 3,6 juta
- Realme Note 70 (4/64) – Rp 1,5 juta
- Realme Note 60x – Rp 1,3 juta
- Realme Note 60 – Rp 1,25 juta
- Realme 16 (8/256 GB) – Rp 5,5 juta
- Realme 16 (12/256 GB) – Rp 6 juta
- Realme 16 Pro (12/256 GB) – Rp 7 juta
- Realme 16 Pro Plus (12/512 GB) – Rp 9 juta
- Realme Note 80 (4 GB/64 GB) – Rp 1,7 juta
- Realme Note 80 (4 GB/128 GB) – Rp 2 juta
Mengapa harga bisa naik
Penyebab pasti kenaikan harga Realme C85 Pro belum dijelaskan secara resmi. Hingga saat ini, Realme Indonesia belum memberi tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi terkait penyesuaian harga tersebut.
Namun, pergerakan harga ini sejalan dengan tren yang juga terjadi di industri smartphone global. Sejumlah vendor lain, termasuk Oppo, OnePlus, dan Vivo, dilaporkan ikut menaikkan harga pada model tertentu sejak awal tahun.
Tekanan biaya komponen ikut memengaruhi harga
Sejumlah analis menilai, lonjakan harga komponen menjadi faktor utama di balik perubahan tersebut. Komponen memori seperti DRAM dan NAND disebut mengalami kenaikan signifikan, dipicu keterbatasan pasokan dan permintaan tinggi dari industri kecerdasan buatan atau AI.
Dalam laporan sejumlah firma riset, harga memori bahkan diperkirakan naik 30–40 persen pada awal tahun ini. Pada kondisi tertentu, kenaikannya bisa lebih tinggi ketika permintaan dari pusat data AI terus meningkat.
Tekanan tersebut membuat biaya produksi smartphone ikut naik, terutama untuk ponsel di kelas entry-level dan menengah. Di segmen ini, margin keuntungan produsen memang lebih tipis sehingga kenaikan komponen lebih mudah diteruskan ke harga jual akhir.
Dampak ke pasar Realme di Indonesia
Bagi konsumen, perubahan harga ini penting karena Realme selama ini cukup kuat bersaing di segmen harga terjangkau. Kehadiran model-model seperti Realme Note series, C series, dan C85 series menunjukkan strategi Realme tetap fokus pada pasar yang sensitif terhadap harga.
Jika tren biaya produksi global berlanjut, bukan tidak mungkin penyesuaian harga akan kembali terjadi pada model lain. Kondisi ini juga membuat konsumen perlu lebih cermat membandingkan spesifikasi, harga resmi, serta promo di kanal penjualan resmi sebelum membeli.
Daftar model Realme yang saat ini dipantau pasar
- Segmen harga terjangkau masih diisi Realme Note 60, Note 60x, dan Note 70.
- Kelas menengah bawah dihuni Realme C61, C71, C75x, C75, C85 4G, dan C85 Pro.
- Segmen menengah hingga lebih tinggi diwakili seri Realme 16 dan Realme 16 Pro series.
Dengan kondisi pasar yang sedang bergerak dan biaya komponen yang masih tertekan, harga HP Realme berpotensi kembali berubah dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika tren kenaikan memori dan bahan baku perangkat mobile belum mereda.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com