Harga Samsung Galaxy A15 5G bekas kini turun ke kisaran Rp1 jutaan di pasar ponsel second. Penurunan ini membuat ponsel kelas menengah Samsung tersebut kembali dilirik karena masih menawarkan layar AMOLED, kamera utama 50 MP, dan baterai besar.
Mengacu pada data artikel referensi Haloyouth, unit bekas Galaxy A15 5G pada awal 2026 sudah banyak ditemukan di marketplace dan toko ponsel second dengan harga Rp1 jutaan. Angka itu turun jauh dibanding harga saat pertama dirilis, ketika varian RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB dibanderol sekitar Rp2.899.000, sedangkan versi 8 GB/256 GB dijual sekitar Rp3.599.000.
Harga Bekas Turun Signifikan
Turunnya harga Galaxy A15 5G terjadi seiring siklus pasar smartphone yang terus bergerak. Kehadiran model baru biasanya membuat harga generasi sebelumnya terkoreksi, termasuk untuk unit bekas yang lebih cepat menyesuaikan.
Dalam kondisi seperti ini, pembeli biasanya mendapat keuntungan lebih besar karena spesifikasi perangkat belum terlalu tertinggal. Galaxy A15 5G masih tergolong kompetitif untuk kebutuhan harian seperti chat, media sosial, streaming, navigasi, dan hiburan ringan.
Harga bekas di lapangan umumnya tidak selalu sama. Nilainya dipengaruhi kondisi fisik, kesehatan baterai, kelengkapan boks dan charger, riwayat pemakaian, serta status garansi atau bekas servis.
Berikut gambaran harga yang disebut dalam referensi dan posisi pasarnya saat ini:
| Varian | Harga saat rilis | Harga bekas saat ini |
|---|---|---|
| 8 GB/128 GB | Rp2.899.000 | Rp1 jutaan |
| 8 GB/256 GB | Rp3.599.000 | Rp1 jutaan |
Layar AMOLED Jadi Nilai Jual Utama
Salah satu daya tarik terbesar Galaxy A15 5G ada pada sektor layar. Samsung membekali perangkat ini dengan panel Super AMOLED 6,5 inci beresolusi Full HD+ 1080 x 2340 piksel.
Spesifikasi ini masih menarik di kelas harga bekas Rp1 jutaan. Panel AMOLED umumnya disukai karena mampu menampilkan warna lebih hidup, kontras tinggi, dan tampilan hitam yang lebih pekat dibanding panel LCD biasa.
Layar tersebut juga mendukung refresh rate 90Hz. Fitur ini membuat gerakan saat scrolling media sosial, membuka menu, atau berpindah aplikasi terasa lebih halus.
Menurut data referensi, tingkat kecerahannya mencapai sekitar 800 nits. Angka ini cukup membantu saat ponsel dipakai di luar ruangan agar konten layar tetap terlihat lebih jelas.
Bagi pengguna yang banyak mengonsumsi video, membaca dokumen, atau bermain gim kasual, kualitas layar menjadi faktor penting. Di titik ini, Galaxy A15 5G masih punya nilai tambah yang cukup kuat di pasar bekas.
Kamera 50 MP Masih Relevan untuk Kebutuhan Harian
Di sektor kamera, Galaxy A15 5G membawa tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 5 MP, dan kamera makro 2 MP.
Kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8 menjadi andalan untuk memotret di berbagai kondisi cahaya. Untuk penggunaan sehari-hari seperti memotret dokumen, makanan, aktivitas keluarga, atau unggahan media sosial, resolusi ini masih sangat memadai.
Kamera ultrawide memberi fleksibilitas saat memotret pemandangan atau foto grup. Sementara kamera makro ditujukan untuk menangkap detail objek dari jarak dekat, meski penggunaannya biasanya lebih spesifik.
Pada sisi depan, Samsung menyematkan kamera selfie 13 MP. Kamera ini juga mendukung perekaman video hingga 1080p, sehingga masih cukup untuk panggilan video dan pembuatan konten sederhana.
Performa dan Baterai Masih Layak Pakai
Artikel referensi menyebut Galaxy A15 5G ditenagai chipset MediaTek Helio G99 berbasis fabrikasi 6 nanometer. Chip ini mengusung CPU octa-core dengan dua inti Cortex-A76 hingga 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 hingga 2,0 GHz.
Untuk pemakaian umum, kombinasi tersebut masih memadai. Aktivitas seperti browsing, membuka banyak aplikasi, menonton video, hingga bermain gim ringan sampai menengah masih bisa dijalankan dengan cukup lancar, apalagi jika didukung RAM 8 GB.
Baterai 5.000 mAh juga menjadi salah satu alasan perangkat ini tetap menarik. Kapasitas sebesar itu umumnya cukup untuk penggunaan seharian dalam pola pemakaian normal.
Samsung juga memberi dukungan fast charging 25W. Fitur ini penting karena membuat pengisian daya lebih efisien dibanding pengisian standar yang lebih lambat.
Desain dan Software Masih Kompetitif
Dari sisi desain, Galaxy A15 5G hadir dengan bagian depan berbahan kaca serta bodi dan frame plastik. Dimensinya sekitar 160,1 x 76,8 x 8,4 mm dengan bobot sekitar 200 gram.
Material tersebut memang bukan kelas premium, tetapi masih wajar untuk segmen menengah. Dalam penggunaan harian, desain seperti ini tetap fungsional dan relatif nyaman digenggam.
Untuk perangkat lunak, ponsel ini sudah menjalankan Android 14 dengan antarmuka One UI 6.0. Nilai tambah besarnya ada pada komitmen pembaruan yang cukup panjang, yaitu hingga empat generasi sistem operasi dan lima tahun pembaruan keamanan seperti disebut dalam referensi.
Dukungan software yang panjang memberi rasa aman bagi pembeli ponsel bekas. Perangkat jadi tidak cepat usang dan masih punya prospek pemakaian beberapa tahun ke depan.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli Bekas
Meski harganya menarik, pembelian unit second tetap perlu kehati-hatian. Ada beberapa hal dasar yang sebaiknya diperiksa agar pembeli tidak hanya tergiur murah.
- Cek kondisi layar AMOLED, pastikan tidak ada burn-in, dead pixel, atau bayangan.
- Uji kamera utama, ultrawide, dan kamera depan untuk memastikan semua berfungsi normal.
- Periksa baterai, port pengisian, dan kecepatan charging.
- Pastikan sinyal seluler, Wi-Fi, Bluetooth, dan speaker berjalan baik.
- Cocokkan IMEI dan pastikan perangkat bukan unit bermasalah.
- Tanyakan riwayat servis dan cek kelengkapan unit bila tersedia.
Di pasar bekas, Galaxy A15 5G kini menempati posisi yang menarik karena menawarkan kombinasi harga lebih rendah dan spesifikasi yang masih relevan. Dengan layar Super AMOLED 90Hz, kamera utama 50 MP, baterai 5.000 mAh, serta dukungan software panjang, perangkat ini tetap layak dipertimbangkan bagi pembeli yang mencari ponsel Samsung second dengan bujet Rp1 jutaan.







