Google Rilis Fitbit Air, Pesaing Whoop yang Lebih Murah Tapi Tetap Premium

Google resmi masuk ke pasar wearable ringkas dengan menghadirkan Fitbit Air, perangkat baru yang langsung diposisikan sebagai pesaing Whoop. Yang paling menarik, harganya jauh lebih murah, tetapi Google tetap membekalinya dengan fitur kesehatan premium dan dukungan AI terbaru.

Fitbit Air sudah bisa dipesan dengan harga USD 99,99 atau sekitar Rp 1,6 juta. Perangkat ini juga kompatibel dengan Android dan iPhone, serta dibundel dengan langganan Google Health Premium selama tiga bulan.

Desain tanpa layar untuk fokus ke kesehatan

Fitbit Air mengusung konsep screenless tracker, sehingga tidak memiliki layar seperti smartwatch pada umumnya. Google menyebut pendekatan minimalis ini dibuat agar pengguna tetap fokus memantau kesehatan tanpa terganggu notifikasi.

Pendekatan itu membuat Fitbit Air terasa dekat dengan Whoop, yang selama ini dikenal sebagai wearable tanpa layar. Namun, Google mencoba menekan harga agar perangkat ini lebih mudah dijangkau oleh pengguna yang ingin fitur kebugaran premium.

Meski tanpa layar, Fitbit Air tetap membawa sejumlah sensor kesehatan penting. Perangkat ini bisa memantau detak jantung, SpO2, suhu tubuh, kualitas tidur, tingkat stres, hingga aktivitas olahraga harian.

Google Health jadi pusat baru ekosistem

Seluruh data dari Fitbit Air akan dianalisis melalui aplikasi Google Health. Bersamaan dengan peluncuran perangkat ini, Google juga mengumumkan perubahan besar pada ekosistem kesehatan mereka.

Aplikasi Fitbit kini resmi berganti nama menjadi Google Health dengan tampilan baru dan integrasi AI yang lebih dalam. Google Fit juga akan dihentikan dan digabung ke Google Health secara bertahap tahun ini.

Di dalam aplikasi baru itu, Google menyiapkan Google Health Coach sebagai salah satu fitur andalan. Asisten kesehatan berbasis AI Gemini ini bisa memberi rekomendasi olahraga, tidur, nutrisi, dan recovery secara personal.

Google menyebut Health Coach dapat menyesuaikan saran berdasarkan kondisi tubuh, pola aktivitas, dan perubahan rutinitas pengguna. Aplikasi Google Health juga didesain ulang dengan empat tab utama yang lebih intuitif, insight kesehatan yang lebih detail, integrasi dengan Apple Health dan Health Connect, serta kemampuan membaca data medis pengguna.

Privasi, daya tahan, dan aksesori

Google menegaskan data kesehatan pengguna Fitbit tidak akan dipakai untuk iklan Google. Pernyataan ini menegaskan komitmen privasi yang terus dijaga setelah akuisisi Fitbit beberapa tahun lalu.

Dari sisi penggunaan harian, Fitbit Air diklaim bisa bertahan hingga sekitar satu minggu dalam sekali pengisian daya. Google juga menyiapkan replacement band dengan harga mulai USD 34,99 atau sekitar Rp 600 ribuan untuk pengguna yang ingin menyesuaikan tampilan perangkat.

Selain versi reguler, Google juga merilis Fitbit Air Special Edition hasil kolaborasi dengan bintang NBA Stephen Curry. Edisi khusus ini dibanderol USD 129,99 atau sekitar Rp 2,3 juta dan mulai dijual pada 26 Mei 2026.

Dengan kombinasi desain ringan tanpa layar, harga yang lebih rendah dari Whoop, dan integrasi AI kesehatan terbaru, Fitbit Air menjadi salah satu wearable paling menarik yang ditawarkan Google saat ini. Perangkat ini menandai langkah baru Google untuk memperkuat posisi Fitbit di pasar kesehatan digital yang semakin kompetitif.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button