Samsung mulai memberi isyarat kuat bahwa Galaxy Z Fold 8 akan tampil berbeda dari generasi Fold sebelumnya. Petunjuk paling jelas justru datang dari video teaser pendek yang menampilkan cokelat, pizza, hingga permen Dalgona yang semuanya berubah menjadi bentuk lebih pendek dan melebar.
Arah pesan itu mudah dibaca: Samsung tampaknya sedang menyiapkan ponsel lipat dengan bodi yang lebih lebar, bukan lagi model yang tinggi dan ramping seperti Fold selama ini. Jika bocoran itu tepat, perubahan ini bisa menjadi jawaban atas kritik lama terhadap desain Fold yang dianggap kurang ideal untuk video, game, dan multitasking.
Petunjuk dari enam video teaser
Samsung mengunggah enam video pendek di media sosial pada Rabu (1/7/2026) untuk mengisyaratkan kehadiran Galaxy Z Fold 8 series. Dalam video berdurasi kurang dari 15 detik itu, berbagai benda sehari-hari dibuat tampak lebih pendek dan melebar, seolah memberi petunjuk soal bentuk baru perangkat.
Selain visual, Samsung juga menyisipkan slogan seperti “Bold stroke, New shape”, “A whole new slice”, “Sweet new shape”, hingga “Feels just right”. Rangkaian frasa ini memperkuat dugaan bahwa perusahaan sedang menyiapkan foldable dengan rasio layar berbeda dari generasi sebelumnya.
Samsung Indonesia mengatakan lewat keterangan tertulis yang diterima KompasTekno bahwa video-video tersebut dibuat untuk menunjukkan “visi yang lebih luas untuk masa depan perangkat foldable, menghadirkan lebih banyak pilihan serta cara baru dalam menikmati pengalaman Galaxy”.
| Petunjuk di Video | Benda yang Ditampilkan | Arah Makna |
|---|---|---|
| Cokelat batangan | Berubah jadi lebih pendek dan lebar | Desain baru yang melebar |
| Hasil photobooth | Berubah jadi format lebih horizontal | Rasio layar yang lebih luas |
| Seloyang pizza | Tampil lebih pendek dan melebar | Perubahan bentuk Fold |
| Permen Dalgona | Disajikan dalam bentuk lebih lebar | Penguatan arah desain baru |
Fold lama yang kerap dipersoalkan
Sejak Galaxy Fold pertama hadir pada 2019, Samsung mempertahankan desain yang tinggi dan ramping. Saat dilipat, layar luarnya terkesan sempit, sementara saat dibuka pun rasio layarnya tetap memanjang secara vertikal.
Bentuk seperti itu kerap menuai kritik karena dianggap kurang nyaman untuk menikmati konten video dan bermain game. Samsung kini tampaknya ingin mengubah persepsi tersebut dengan menghadirkan opsi foldable yang lebih natural dan imersif.
Dalam penjelasan yang dihimpun dari Chosun, Samsung menyebut pihaknya tengah “meningkatkan performa lini Fold, mengembangkan pengalaman unik Flip, sekaligus menghadirkan opsi baru yang menawarkan pengalaman lebih lebar, natural, dan imersif”.
Dengan pendekatan baru itu, layar bagian dalam diperkirakan terasa lebih mirip tablet saat dibuka. Di sisi lain, layar luar juga berpotensi lebih nyaman digunakan seperti smartphone konvensional.
Bocoran spesifikasi Galaxy Z Fold 8 wide
Meski Samsung belum merinci spesifikasi resmi, sejumlah bocoran sudah menggambarkan wujud perangkat ini. Menurut tipster Ice Universe, model yang selama ini dirumorkan sebagai Galaxy Z Fold Wide kemungkinan akan dipasarkan dengan nama Galaxy Z Fold 8.
Di saat yang sama, penerus Galaxy Z Fold 7 disebut akan hadir sebagai Galaxy Z Fold 8 Ultra. Jika bocoran itu benar, Samsung untuk pertama kalinya akan memiliki dua model Galaxy Z Fold dalam satu generasi dengan posisi yang berbeda.
| Model | Bocoran Utama | Catatan |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | Rasio layar 4:3, layar utama sekitar 7,6 inci, layar luar sekitar 5,4 inci | Disebut sebagai model “wide” |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | Baterai 5.000 mAh, sistem kamera lebih mumpuni | Diduga penerus Z Fold 7 |
| Galaxy Z Flip 8 | Disebut ikut hadir sebagai penerus Z Flip 7 | Belum ada detail tambahan |
Galaxy Z Fold 8 “wide” dikabarkan mengusung rasio layar 4:3 ketika dibuka. Rasio ini membuat tampilannya lebih menyerupai tablet compact dan dinilai lebih ideal untuk membaca dokumen, multitasking, serta menonton video.
Dari render dan foto dummy yang beredar, perangkat ini juga terlihat hanya memiliki dua kamera belakang. Wujudnya disebut lebih lebar dan lebih pendek, sehingga pengalaman saat dibuka terasa lebih mendekati tablet.
Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan membawa baterai 5.000 mAh, lebih besar dari Galaxy Z Fold 7 yang memiliki baterai 4.400 mAh. Model Ultra itu juga disebut kemungkinan tetap mewarisi kamera 200 MP dari Galaxy Z Fold 7, meski rincian lainnya belum terungkap.
Jadwal yang mulai mengerucut
Menurut kabar yang beredar, trio ponsel lipat Samsung akan diumumkan dalam ajang Galaxy Unpacked kedua tahun ini. Acara tersebut disebut akan digelar di London, Inggris, pada 22 Juli 2026.
Ketiga perangkat itu juga dikabarkan sudah mendapat lampu hijau untuk masuk dan dipasarkan di Indonesia karena lolos sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian. Selain trio ponsel lipat baru, Samsung juga diperkirakan menyiapkan Galaxy Watch generasi terbaru dan sejumlah produk ekosistem Galaxy lainnya.
Untuk sistem operasinya, ketiga perangkat tersebut kemungkinan akan menjalankan One UI 9 berbasis Android 17 dengan peningkatan fitur multitasking dan kecerdasan buatan. Namun, seluruh informasi itu masih sebatas rumor dan bocoran sampai Samsung mengumumkannya secara resmi.
Source: tekno.kompas.com






