Samsung kembali mendorong seri Galaxy A ke level yang lebih premium lewat Galaxy A57 dan Galaxy A37. Dua model ini hadir dengan penyegaran desain, fitur yang lebih lengkap, dan dukungan software yang panjang, tetapi bersamaan dengan itu Samsung juga menaikkan harga jual keduanya.
Galaxy A57 dipatok di $549.99 untuk varian 128GB dengan 8GB RAM, naik $50 dari generasi sebelumnya. Galaxy A37 ikut naik $50 menjadi $449.99 dari harga awal $399.99, sehingga keputusan pembelian di kelas menengah kini terasa lebih sensitif terhadap nilai yang ditawarkan.
Harga naik, persaingan ikut menguat
Kenaikan harga menjadi poin paling mencolok dari dua ponsel ini. Galaxy A57 kini hanya terpaut $50 dari iPhone 17e, meski kapasitas penyimpanannya hanya setengah dari rival tersebut.
Situasi ini membuat posisi Galaxy A57 tidak lagi sesederhana “alternatif lebih murah” di kelas menengah. Jika menambah $100, pembeli bahkan bisa naik ke Galaxy S25 FE yang menawarkan spesifikasi lebih besar.
Galaxy A57 tampil lebih matang
Galaxy A57 membawa perubahan yang paling terasa pada sisi fisik. Samsung membuat bezel layar lebih tipis dan memakai panel 6.7 inci Super AMOLED Plus dengan resolusi Full HD+ serta refresh rate 120Hz.
Rasa premium juga datang dari pemakaian frame metal, sementara bagian depan dan belakang tetap menggunakan kaca. Di Amerika Serikat, model ini hanya tersedia dalam warna Awesome Navy, sedangkan pasar lain mendapat opsi Grey, Icyblue, dan Lilac.
Spesifikasi utama Galaxy A57
- Layar 6.7 inci Super AMOLED Plus
- Resolusi Full HD+
- Refresh rate 120Hz
- Chipset Exynos 1680
- RAM 8GB
- Penyimpanan 128GB atau 256GB
- Baterai 5.000mAh
- Pengisian cepat 45W
Untuk performa, Samsung memakai Exynos 1680 yang dipadukan dengan RAM 8GB. Penyimpanan tersedia dalam dua pilihan, yakni 128GB dan 256GB, tanpa slot perluasan memori tambahan.
Sektor kamera juga tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya. Susunannya mencakup kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP.
Galaxy A37 tetap jadi opsi yang lebih masuk akal bagi banyak pembeli
Galaxy A37 hadir sebagai versi yang lebih terjangkau, tetapi Samsung tetap memberi beberapa pembaruan penting. Ponsel ini masih membawa tampilan layar yang mirip, walau tidak mendapat bezel setipis A57 atau panel Super AMOLED Plus yang lebih tinggi kelasnya.
Bodi A37 memakai frame plastik, tetapi sisi belakangnya tetap kaca. Samsung menawarkan empat pilihan warna, yaitu Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, Awesome White, dan Awesome Lavender.
Untuk dapur pacu, Galaxy A37 menggunakan Exynos 1480. Tersedia dua konfigurasi memori, yaitu 6GB RAM dengan 128GB storage atau 8GB RAM dengan 256GB storage.
Peningkatan yang paling relevan pada Galaxy A37
- Sertifikasi tahan air dan debu IP68
- Pengisian cepat 45W
- Baterai 5.000mAh
- Dukungan Wi-Fi 6
- Opsi warna lebih banyak
Walau membawa pembaruan yang berguna, Galaxy A37 tetap berada satu tingkat di bawah A57. Perbedaan material rangka menjadi pembeda yang paling mudah dirasakan saat perangkat digenggam.
Fokus Samsung ada pada umur pakai yang lebih panjang
Samsung tidak hanya bermain di desain dan hardware. Galaxy A57 dan A37 juga langsung hadir dengan Android 16 dan One UI 8.5, lalu mendapat enam tahun pembaruan software dan keamanan.
Dukungan sepanjang itu penting bagi konsumen kelas menengah yang kini makin menghitung umur pakai perangkat. Dengan skema tersebut, kedua ponsel ini berpotensi tetap relevan hingga 2032 jika pola rilis dan dukungan berjalan sesuai janji.
Konektivitas ikut dibuat lebih modern
Di sisi konektivitas, Galaxy A57 mendapat Wi-Fi 6E dan Bluetooth 6.0. Galaxy A37 juga sudah mendukung Wi-Fi 6, sehingga Samsung tidak lagi menempatkan lini menengahnya terlalu jauh dari perangkat yang lebih mahal.
Langkah ini menunjukkan strategi Samsung yang jelas, yaitu mengangkat persepsi seri Galaxy A agar terasa lebih dekat dengan kelas premium. Namun, kenaikan harga membuat strategi itu harus dibayar dengan ekspektasi yang lebih tinggi dari pembeli.
Apa yang akan paling dipertimbangkan calon pembeli
Sebelum memilih Galaxy A57 atau Galaxy A37, calon pembeli kemungkinan akan melihat tiga hal utama, yaitu harga, material bodi, dan nilai dukungan software. Jika fokus ada pada rasa premium dan layar yang lebih kuat, Galaxy A57 menawarkan paket yang lebih lengkap.
Namun, bagi pembeli yang lebih rasional terhadap anggaran, Galaxy A37 masih tampak sebagai pilihan yang lebih seimbang. Dengan baterai 5.000mAh, pengisian 45W, IP68, dan dukungan Wi-Fi 6, model ini tetap membawa banyak fitur penting meski harganya ikut naik.
Peluncuran pada 9 April akan menjadi ujian penting bagi Samsung untuk melihat apakah desain yang lebih rapi, fitur yang lebih baru, dan dukungan software yang panjang cukup kuat menahan tekanan persaingan di kelas menengah yang semakin padat.







