Tren laptop kini bergerak ke arah yang lebih fleksibel, dan layar ganda menjadi salah satu bentuk inovasi yang paling mencuri perhatian. Konsep ini memberi ruang kerja lebih luas tanpa monitor eksternal, sehingga multitasking terasa lebih praktis di berbagai situasi.
Untuk content creator, editor video, programmer, pekerja kantoran, hingga pelajar, laptop layar ganda menawarkan cara kerja yang lebih efisien. Dukungan layar sentuh OLED, desain premium, dan fitur AI modern membuat kategori ini semakin relevan bagi pengguna yang membutuhkan produktivitas tinggi.
4 Rekomendasi Laptop Layar Ganda Futuristik
Berikut empat pilihan laptop layar ganda dengan pendekatan desain dan fungsi yang berbeda, seperti dihimpun inet.detik.com dari sejumlah model yang tersedia di pasaran.
| Model | Layar | Fitur Utama | Harga |
|---|---|---|---|
| ASUS Zenbook DUO (UX8407) | 2x 14 inci 3K 144Hz ASUS Lumina Pro OLED touchscreen | Intel Core Ultra 9, RAM hingga 32GB, SSD hingga 2TB, Copilot+ PC, dual-battery 99Wh, 4 mode penggunaan | Mulai Rp53 jutaan |
| ASUS Zenbook DUO UX8406 | 2x 14 inci 3K 120Hz OLED NanoEdge touchscreen | Intel Core Ultra 9, sertifikasi Intel Evo, RAM hingga 32GB, SSD 2TB, baterai 75Wh, 4 mode penggunaan | Mulai Rp29 jutaan |
| Lenovo Yoga Book 9i | 2x PureSight OLED 13,3 inci 2.8K | Keyboard Bluetooth magnetik, stylus pen, folio stand, audio Bowers & Wilkins | Tidak disebutkan |
| HP Spectre Foldable PC | 1 panel OLED fleksibel 17 inci 2.5K, dilipat jadi 12,3 inci | Mode tablet, mode laptop dengan keyboard magnetik, dan mode extended screen | Tidak disebutkan |
1. ASUS Zenbook DUO (UX8407)
ASUS Zenbook DUO (UX8407) menjadi salah satu model paling futuristik karena memakai dua layar 14 inci 3K 144Hz ASUS Lumina Pro OLED touchscreen. Tampilan yang tajam dan respons sentuh yang nyaman membuatnya cocok untuk kerja kreatif maupun hiburan.
Di sisi performa, laptop ini dibekali hingga Series 3 Intel Core Ultra 9 processors, memori hingga 32GB LPDDR5X, dan penyimpanan hingga 2TB PCIe 4.0 x4 SSD. ASUS juga menempatkan perangkat ini sebagai Copilot+ PC, sehingga fitur AI modern ikut menjadi bagian dari nilai jualnya.
Desain premiumnya memakai bahan high-tech ceramic atau Ceraluminum™, sementara mode penggunaan yang tersedia mencakup Dual Screen Mode, Desktop Mode, Laptop Mode, dan Sharing Mode. ASUS Zenbook DUO (UX8407) juga memakai dual-battery system 99Wh dan dipasarkan mulai dari Rp53 jutaan.
2. ASUS Zenbook DUO UX8406
ASUS Zenbook DUO UX8406 menawarkan konsep serupa, tetapi dengan bodi yang lebih ringkas dan ringan. Ketebalannya sekitar 14,6 mm dengan bobot 1,35 kg tanpa keyboard, sehingga lebih mudah dibawa bepergian.
Laptop ini sudah mengantongi sertifikasi Intel Evo dan ditenagai hingga Intel Core Ultra 9 processor dengan NPU untuk fitur AI modern. Dua layar 14 inci 3K 120Hz OLED NanoEdge touchscreen membuat aktivitas editing, multitasking, dan presentasi terasa lebih fleksibel.
Selain RAM hingga 32GB LPDDR5x dan penyimpanan 2TB SSD, ASUS Zenbook DUO UX8406 juga menawarkan baterai 75Wh yang mendukung mobilitas tinggi. Harga jualnya mulai dari Rp29 jutaan.
3. Lenovo Yoga Book 9i
Lenovo Yoga Book 9i hadir dengan dua layar PureSight OLED 13,3 inci beresolusi 2.8K. Kedua panelnya mendukung sentuhan dan stylus pen, sehingga cocok untuk menggambar, mencatat, dan pekerjaan visual lain yang butuh presisi.
Keunikan model ini ada pada keyboard Bluetooth magnetik yang dapat dilepas pasang, karena tidak ada keyboard fisik permanen. Lenovo juga menyertakan folio stand agar posisi kerja bisa disesuaikan dengan lebih ergonomis.
Dari sisi hiburan, Yoga Book 9i dibekali soundbar internal dari Bowers & Wilkins yang terintegrasi di bagian engsel. Paket penjualannya juga mencakup keyboard Bluetooth magnetik, stylus, dan folio stand.
4. HP Spectre Foldable PC
HP Spectre Foldable PC atau Spectre Fold mengambil pendekatan berbeda karena memakai satu panel OLED fleksibel 17 inci beresolusi 2.5K yang dapat dilipat menjadi ukuran laptop 12,3 inci. Konsep ini membuat perangkatnya bisa digunakan dalam beberapa bentuk sesuai kebutuhan.
Pengguna bisa memakainya sebagai tablet besar 17 inci, mode laptop konvensional dengan keyboard magnetik, atau mode extended screen untuk area kerja yang lebih luas. Mekanisme lipatnya memberi kesan futuristik sekaligus premium.
Selain menarik untuk produktivitas, layar OLED fleksibel pada HP Spectre Fold juga mendukung pengalaman hiburan yang imersif. Dengan fungsi 3-in-1, model ini menjadi pilihan yang menonjol bagi pengguna yang ingin mencoba format komputasi mobile yang lebih berani.
Empat model ini menunjukkan bahwa laptop layar ganda tidak lagi sekadar konsep unik, tetapi sudah menjadi alat kerja yang benar-benar dipertimbangkan untuk produktivitas modern. Pilihannya tinggal disesuaikan dengan kebutuhan, apakah ingin performa paling tinggi, bobot yang lebih ringan, dukungan stylus, atau desain foldable yang paling berbeda.
Source: inet.detik.com






