Ayaneo resmi menghentikan produksi Pocket Fit 8 Elite setelah menyelesaikan seluruh pre-order dan satu gelombang restock terakhir. Keputusan ini muncul bukan karena minat pasar menurun, melainkan karena biaya RAM dan penyimpanan yang naik tajam hingga produksi lanjutan dinilai tidak lagi sehat secara bisnis.
Perangkat ini sempat mencuri perhatian karena membawa Snapdragon 8 Elite, chipset kelas atas yang jarang hadir di handheld Android. Namun di balik performa tinggi itu, Ayaneo menghadapi tekanan rantai pasok yang membuat model premium seperti ini sulit dipertahankan sebagai produk jangka panjang.
Produksi dihentikan setelah pesanan dipenuhi
Ayaneo mengonfirmasi bahwa Pocket Fit 8 Elite akan segera masuk status discontinued. Perusahaan menegaskan fokus saat ini adalah menuntaskan semua pesanan yang masih berjalan sebelum sisa stok dilepas ke pasar.
Langkah itu juga berarti restock berikutnya kemungkinan menjadi yang terakhir. Setelah stok habis, tidak ada rencana untuk menambah unit produksi baru untuk model tersebut.
Pocket Fit 8 Elite sendiri mulai dikirim ke pembeli setelah sempat tertunda selama beberapa bulan. Ayaneo menyebut pengiriman diprioritaskan mengikuti SKU yang sudah keluar dari pabrik agar pesanan tidak tertahan lebih lama.
Biaya komponen jadi masalah utama
Ayaneo menyebut kelangkaan RAM global ikut memberi dampak besar pada Pocket Fit 8 Elite. Gangguan pasokan itu bahkan disebut sebagai salah satu faktor utama di balik keterlambatan produksi yang berlangsung berbulan-bulan.
Perusahaan juga mengaku sudah menyiapkan material untuk produksi tambahan dalam jumlah terbatas. Namun kenaikan harga komponen membuat rencana itu tidak lagi masuk akal untuk dilanjutkan, terutama untuk model dengan volume pasar yang tidak sebesar perangkat massal.
Tekanan seperti ini tidak hanya dirasakan Ayaneo. Di industri perangkat genggam, memori dan storage termasuk komponen yang sangat menentukan struktur biaya, setelah chipset dan layar. Saat harga naik cepat, margin produk bisa tergerus dalam waktu singkat.
Mengapa Pocket Fit 8 Elite jadi sulit dipertahankan
Pocket Fit 8 Elite dibangun sebagai handheld Android performa tinggi. Snapdragon 8 Elite memberi ruang untuk emulasi, cloud gaming, dan game Android berat dengan performa yang jauh di atas rata-rata handheld Android lain.
Namun spesifikasi tinggi juga membuat ongkos produksi lebih sensitif terhadap perubahan harga komponen. Kombinasi chipset flagship, RAM besar, dan storage cepat memang menarik bagi pengguna enthusiast, tetapi formula itu juga membuat harga jual sulit dijaga ketika biaya bahan baku melonjak.
Kondisi ini menunjukkan tantangan klasik pada perangkat niche. Semakin premium sebuah handheld, semakin besar pula risiko ketika pasokan chip, memori, dan penyimpanan tidak stabil.
Daftar perangkat Ayaneo yang ikut terdampak
Ayaneo menyebut masalah pasokan dan biaya tidak hanya memengaruhi Pocket Fit 8 Elite. Sejumlah perangkat lain dalam portofolionya juga terkena pembatasan produksi atau restock, dengan rincian berikut.
- Pocket Fit 8 Elite: produksi dihentikan setelah pre-order dan restock terakhir.
- Pocket Vert: tidak akan restock lagi setelah stok saat ini habis.
- Pocket S Mini: tidak akan restock lagi setelah inventaris sekarang terjual.
- Pocket Air Mini: unit promosi gratis berakhir setelah 1 April 2026.
- Pocket DS: pre-order tersedia terbatas, tetapi batch berikutnya belum pasti.
- Next 2: penjualan ditangguhkan karena harga storage melonjak.
Daftar ini memperlihatkan bahwa tekanan biaya sedang memukul beberapa lini sekaligus. Bagi produsen dengan skala lebih kecil, perubahan harga komponen bisa memaksa penyesuaian strategi secara cepat agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar.
Next 2 ikut terkena dampak lonjakan harga
Ayaneo juga memberikan pembaruan soal Next 2, handheld Windows kelas flagship miliknya. Penjualan model tersebut dihentikan sementara karena harga storage naik cepat dan biaya keseluruhan membengkak.
Perusahaan menyebut biayanya sudah naik hampir dua kali lipat dibanding estimasi awal. Dalam kondisi seperti itu, Next 2 dianggap tidak lagi layak dijual pada harga retail saat ini.
Meski penjualan ditahan, pre-order yang sudah masuk tetap akan dipenuhi. Ayaneo juga menyatakan penjualan bisa dibuka lagi jika harga komponen kembali stabil dan kondisi pasar membaik.
Apa arti keputusan ini bagi pasar handheld premium
Penghentian Pocket Fit 8 Elite memberi sinyal bahwa pasar handheld premium masih sangat bergantung pada stabilitas rantai pasok. Inovasi perangkat bisa melambat ketika harga RAM dan storage bergerak lebih cepat daripada kemampuan produsen menyesuaikan harga jual.
Bagi konsumen, keputusan ini membuat handheld Android berbasis Snapdragon 8 Elite menjadi makin langka di pasar. Kondisi tersebut berpotensi mendorong minat pada stok terakhir, tetapi juga menimbulkan pertanyaan soal ketersediaan unit pengganti di kemudian hari.
Ayaneo menyatakan layanan after-sales dan suku cadang tetap tersedia untuk Pocket Fit 8 Elite serta Next 2. Di tengah naiknya biaya komponen dan dibatasinya produksi, dukungan purna jual menjadi satu-satunya jaminan agar pengguna tetap memiliki kepastian layanan setelah unit yang ada di pasar habis terjual.







