
Asus resmi membawa Zenbook A14 OLED (UX3407NA) ke pasar Indonesia dengan status yang cukup menarik perhatian. Laptop ini disebut sebagai perangkat pertama di Tanah Air yang menggunakan Snapdragon X2 Elite, prosesor ARM generasi kedua dari Qualcomm.
Kehadirannya juga diarahkan untuk pengguna profesional yang butuh perangkat tipis, ringan, dan efisien. Asus menempatkan model ini sebagai lompatan generasi, bukan sekadar pembaruan spesifikasi biasa.
Desain ringan dengan material baru
Zenbook A14 OLED hadir dengan ketebalan 1,59 cm dan bobot 0,99 kg. Asus tetap membekalinya dengan sertifikasi ketahanan ekstrem berstandar militer US MIL-STD 810H.
Untuk menunjang durabilitas, Asus memakai material Ceraluminum hasil riset empat tahun. Material ini diklaim tiga kali lebih keras dari aluminium biasa dan tahan terhadap 18.000 kali gesekan.
Permukaan bodinya dibuat matte agar tidak mudah meninggalkan sidik jari. Laptop ini hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Zabriskie Beige dan Iceland Gray.
Snapdragon X2 Elite jadi sorotan utama
Di bagian dapur pacu, Snapdragon X2 Elite menjadi nilai jual terbesar. Chip ini membawa 18 core dan 18 thread, dengan kecepatan boost hingga 4,7 GHz.
Asus menyebut performa CPU-nya 41% lebih kencang dari generasi sebelumnya. Performa tersebut dipasangkan dengan RAM 32GB LPDDR5X berkecepatan 9523 MT/s yang tertanam onboard.
Untuk kebutuhan AI, perangkat ini mengandalkan NPU Qualcomm Hexagon dengan kemampuan hingga 80 TOPS. Kapasitas itu mendukung fitur seperti transkripsi otomatis, peningkatan kualitas gambar real-time, dan Asus Omni yang berjalan lokal tanpa koneksi internet.
Layar OLED 14 inci untuk kerja dan hiburan
Asus membekali Zenbook A14 OLED dengan layar 14 inci Asus Lumina OLED WUXGA beresolusi 1920 x 1200. Panel ini memakai rasio 16:10 dan lapisan non-glossy.
Spesifikasinya mencakup color gamut 100% DCI-P3, kecerahan puncak 600 nits, sertifikasi VESA Display HDR True Black 600, dan waktu respons 0,2 ms. Kombinasi ini ditujukan untuk tampilan warna akurat dan minim ghosting.
Sektor grafis juga mendapat dukungan dari GPU Qualcomm Adreno. Asus menyebut kinerjanya 130% lebih kencang, sementara ekosistem perangkat lunaknya sudah cukup matang untuk Windows on ARM.
Daya tahan baterai dan pengisian cepat
Efisiensi daya menjadi salah satu daya tarik utama laptop berbasis ARM ini. Dengan baterai 70Wh, Zenbook A14 OLED diklaim mampu bertahan hingga 23 jam 43 menit saat diuji memutar video terus-menerus.
Untuk pengisian daya, Asus menyematkan dukungan fast charging 100W melalui USB-C. Baterai disebut bisa terisi 50% hanya dalam 30 menit.
Asus juga menyebut lebih dari 6.200 aplikasi telah tervalidasi untuk perangkat ini. Selain itu, lebih dari 1.500 aplikasi disebut sudah berjalan secara native di Windows on ARM.
Harga dan paket pembelian
Zenbook A14 OLED (UX3407NA) dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 40.999.000. Harga tersebut sudah termasuk lisensi Microsoft Office Home 2024 dan Microsoft 365 Basic selama satu tahun.
Pembeli juga mendapatkan Garansi Internasional 3 Tahun, Asus VIP Perfect Warranty 3 Tahun, dan akses ke Asus Premium Services. Saat ini perangkat sudah tersedia melalui Asus Online eStore serta jaringan ritel resmi rekanan Asus di seluruh Indonesia.
Source: inet.detik.com




