Amazfit Rilis Helio Strap Pro Tanpa Layar, Dibuat Khusus untuk Atlet Hyrox

Amazfit merilis Helio Strap Pro, gelang pintar tanpa layar yang ditujukan untuk atlet Hyrox dan olahraga hybrid. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena tampil seperti jam tangan, tetapi modul kotaknya bukan panel display melainkan rangkaian sensor pemantau kebugaran.

Helio Strap Pro merupakan penerus Helio Strap generasi sebelumnya. Bedanya, perangkat ini memakai dua sensor yang dipasang di bagian tubuh berbeda agar pemantauan latihan lebih akurat, terutama saat pengguna melakukan gerakan intens atau memakai alat olahraga.

Dua sensor untuk dua titik pengukuran

Sensor pertama adalah Helio Core Motion HR yang dikenakan di lengan atas. Sensor ini memakai BioTracker 6.0 PPG untuk mengukur detak jantung dan diposisikan di area yang lebih stabil daripada pergelangan tangan.

Menurut Amazfit, posisi di lengan atas dapat mengurangi gangguan pengukuran yang sering muncul saat pengguna menggenggam alat olahraga. Sensor kedua, Helio Core Motion Waist, dipasang di pinggang dengan klip khusus untuk merekam gerakan inti tubuh, posisi tubuh, dan stabilitas selama berolahraga.

KomponenPosisi PakaiFungsi Utama
Helio Core Motion HRLengan atasMengukur detak jantung dengan BioTracker 6.0 PPG
Helio Core Motion WaistPinggangMerekam gerakan inti tubuh, posisi tubuh, dan stabilitas

Kedua sensor tersebut bekerja bersama smartwatch Amazfit Balance 3 dan Balance Ultra lewat mode Hyrox Race dan Hyrox Simulation. Meski begitu, gelang pintar ini tetap dapat melacak data saat smartwatch dilepas, sehingga pemantauan latihan tidak langsung terputus.

Data yang terkumpul selama pelatihan akan masuk ke aplikasi Zepp untuk dianalisis lebih lanjut. Untuk Hyrox, aplikasi itu mengevaluasi delapan stasiun latihan wajib, yaitu SkiErg, Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jumps, Rowing, Farmer’s Carry, Sandbag Lunges, dan Wall Balls.

Selain mencatat beban latihan dan aktivitas kardio, aplikasi juga menilai kualitas gerakan serta beban otot selama sesi berlangsung. Helio Strap Pro kemudian menambahkan fitur HybridCharge Energy Intelligence yang menggabungkan metrik BioCharge, Training Load, dan LifeLoad untuk memperkirakan kondisi fisik pengguna dari latihan, waktu pemulihan, dan tingkat stres harian.

Pantau kesehatan 24 jam dan dukungan olahraga luas

Di luar kebutuhan latihan Hyrox, Helio Strap Pro juga dipakai untuk pemantauan kesehatan selama 24 jam. Perangkat ini dapat memantau detak jantung, kadar oksigen darah atau SpO2, tingkat stres, hingga kualitas tidur, termasuk fase REM, variasi tidur, dan tidur siang.

Helio Core Motion HR mendukung lebih dari 50 mode olahraga, mulai dari lari, bersepeda, olahraga bela diri, hingga latihan dalam ruangan. Dalam mode latihan beban, perangkat ini juga dapat mengenali otomatis hingga 25 jenis gerakan seperti squat, bench press, dan burpee.

Untuk konektivitas, Helio Strap Pro mendukung Bluetooth 5.2 dan bisa berbagi data detak jantung secara real-time ke smartwatch lain, alat kebugaran, maupun aplikasi latihan pihak ketiga. Data aktivitasnya juga dapat disinkronkan ke Strava, Apple Health, Google Fit, TrainingPeaks, Runna, Adidas Running, Komoot, dan Relive.

Amazfit menyebut Helio Strap Pro bisa digunakan pada perangkat Android 8.0 atau iOS 17 ke atas melalui aplikasi Zepp. Perangkat ini juga tidak memerlukan biaya langganan bulanan, dan dukungannya akan diperluas ke smartwatch Amazfit lain setelah pembaruan digulirkan.

Harga dan isi paket

Helio Strap Pro dijual seharga 199,99 dollar AS atau sekitar Rp 3,6 juta melalui situs resmi Amazfit dan toko ritel rekanan perusahaan. Dalam paket penjualan, pengguna akan mendapat modul Helio Core Motion HR, modul Helio Core Motion Waist, Helio Pro Clip, tali nilon warna abu-abu zaitun dan oranye, ban lengan hitam, serta adapter charger magnetik.

Source: tekno.kompas.com
Terkait