AirPods Pro Berkamera AI, Langkah Apple Berikutnya Yang Bisa Mengubah Cara Kita Mendengar

Apple tampaknya sedang menyiapkan lompatan besar untuk lini perangkat masa depannya. Bocoran terbaru menyebut raksasa Cupertino itu menggarap setidaknya tiga produk yang sangat berbeda: iPhone dengan layar hologram, liontin pintar berbasis AI, dan AirPods Pro dengan kamera kecerdasan buatan.

Di antara ketiganya, AirPods Pro berkamera menjadi perangkat yang paling dekat dengan produksi komersial. Wajar jika kabar ini menarik perhatian, karena kamera di earbud itu tidak ditujukan untuk foto atau video, melainkan untuk membaca lingkungan sekitar dan memasok data visual ke sistem AI Apple.

Spatial iPhone dan ambisi layar hologram

Salah satu proyek paling ekstrem yang disebut dalam bocoran itu adalah “Spatial iPhone” dengan nama sandi H1 atau MH1. Informasi ini disebut berasal dari tipster Schrodinger, yang mengacu pada tangkapan layar dari sumber yang mengenal proyek tersebut.

Perangkat ini dikabarkan membawa layar hologram 3D yang mampu menciptakan efek kedalaman realistis tanpa kacamata khusus. Teknologinya disebut menggabungkan pelacakan mata dan pengalihan sinar difraktif untuk membuat objek tampak melayang di depan pengguna.

Apple juga dilaporkan menggandeng Samsung untuk panel layar tersebut. Sistemnya disebut memanfaatkan algoritma paten yang memungkinkan objek terlihat dari sudut pandang 360 derajat, sehingga pengalaman visualnya jauh berbeda dari gimik layar 3D lama.

Namun, proyek ini tampaknya masih butuh waktu panjang. Bocoran menyebut Spatial iPhone kemungkinan baru akan muncul pada 2030, sehingga perangkat ini masih berada di ranah visi jangka menengah hingga panjang Apple.

Liontin pintar AI yang jadi aksesori iPhone

Selain iPhone hologram, Apple juga disebut mengembangkan AI pendant atau liontin pintar. Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, menyebut pengembangan perangkat wearable ini sudah memasuki tahap pengujian lanjutan.

Ukuran perangkatnya disebut mungil, kira-kira sebesar Apple AirTag. Posisi produknya bukan sebagai gadget mandiri, melainkan aksesori pelengkap iPhone yang membantu interaksi dengan Siri.

AI pendant ini tidak memiliki layar. Perangkat tersebut mengandalkan kamera always-on dan mikrofon, lalu dipakai sebagai kalung atau dijepitkan di pakaian untuk mendukung pengalaman penggunaan yang lebih praktis.

Jika pengembangan dan produksinya berjalan lancar, perangkat ini disebut bisa meluncur paling cepat tahun depan. Kehadiran model seperti ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya mengejar perangkat yang lebih pintar, tetapi juga format yang lebih personal dan mudah dipakai sehari-hari.

AirPods Pro berkamera AI makin dekat ke pasar

Di antara semua bocoran, AirPods Pro berkamera menjadi yang paling matang pengembangannya. Gurman menyebut Apple telah mematenkan desain, perangkat keras, dan perangkat lunaknya, dengan target produksi komersial dalam waktu dekat.

Kamera pada AirPods Pro ini tidak dibuat untuk menangkap momen seperti kamera konvensional. Fungsinya justru untuk mengumpulkan data visual dari sekitar pengguna, lalu mengolahnya melalui sistem kecerdasan buatan yang disebut Visual Intelligence.

Langkah itu memperlihatkan arah baru AirPods, dari sekadar perangkat audio menjadi perangkat input visual untuk AI. Bila strategi ini berhasil, earbud tidak lagi hanya menjadi aksesori untuk mendengar, tetapi juga bagian dari sistem yang membantu memahami lingkungan pengguna.

Awalnya, Apple disebut ingin merilis AirPods Pro baru itu pada paruh pertama 2026. Jadwal tersebut kemudian mundur karena kendala dalam pengembangan Apple Intelligence, meski kini produk itu disebut berpeluang meluncur pada akhir tahun ini.

Perubahan jadwal itu juga dikaitkan dengan pembaruan besar Siri yang dijadwalkan hadir pada bulan September. Jika rangkaian pengembangan berjalan mulus, AirPods Pro berkamera bisa menjadi salah satu perangkat pertama yang menunjukkan bagaimana Apple ingin menggabungkan audio, visual, dan AI dalam satu ekosistem yang lebih erat.

Source: inet.detik.com

Berita Terkait

Back to top button