Apple kembali menjadi sorotan setelah rencana AirPods berkamera yang sempat disebut hampir masuk produksi awal kini dikabarkan tertunda. Penundaan ini menambah tanda tanya besar atas proyek earphone yang bisa memahami lingkungan sekitar penggunanya lewat Visual Intelligence.
Kabar penundaan itu datang dari kolektor prototipe perangkat Apple, Kosutami, yang menyebutnya “suspended” lewat unggahan singkat di media sosial X/Twitter. Unggahan itu merujuk pada kabar sebelumnya soal AirPods dengan kamera yang sempat ramai dibahas sejak 2024.
Fitur yang bukan untuk memotret
Meski disebut membawa kamera, perangkat ini tidak dirancang untuk mengambil foto atau merekam video seperti kamera ponsel. Fokus utamanya adalah mendukung fitur Visual Intelligence agar AirPods bisa memahami objek dan situasi di sekitar pengguna.
Dengan kemampuan itu, pengguna dapat bertanya lewat Siri tentang benda yang sedang dilihat, mulai dari nama tanaman hingga apakah dua bahan makanan aman dikonsumsi bersama. Tujuannya sederhana, pengguna tidak perlu mengeluarkan iPhone dari saku untuk mencari informasi dasar seperti itu.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Fungsi kamera | Bukan untuk foto atau video |
| Tujuan utama | Mendukung Visual Intelligence |
| Contoh penggunaan | Mengenali tanaman, mengecek dua bahan makanan, bertanya ke Siri |
| Manfaat praktis | Pengguna tak perlu selalu mengeluarkan iPhone |
Privasi dan kemampuan AI jadi perhatian
Apple juga disebut melihat potensi besar teknologi ini untuk membantu penyandang tunanetra atau pengguna dengan gangguan penglihatan. Melalui kamera dan AI, AirPods dapat membantu mengenali objek, membaca rambu atau papan informasi, hingga mendukung navigasi tanpa perlu menggunakan tangan.
Di sisi lain, kemampuan itu justru diduga menjadi salah satu alasan penundaan. Karena kameranya berada di earphone yang tampak seperti AirPods biasa, orang di sekitar pengguna bisa saja tidak menyadari bahwa perangkat tersebut punya kemampuan visual.
Situasi itu memunculkan kekhawatiran soal privasi, meski kamera tersebut tidak dipakai untuk merekam foto maupun video. Dalam laporan tekno.kompas.com yang mengutip Wired, seorang eksekutif Apple juga disebut mengakui perusahaan masih menghadapi tantangan dalam menyempurnakan kemampuan Visual Intelligence pada Siri.
Menurut laporan itu, perangkat keras AirPods sebenarnya sudah siap, tetapi kemampuan AI Siri untuk memahami informasi visual dinilai belum memenuhi ekspektasi Apple. Artinya, hambatan proyek ini tidak hanya soal desain, tetapi juga kesiapan kecerdasan buatan di baliknya.
Chip global ikut memengaruhi prioritas Apple
Selain persoalan privasi dan AI, kelangkaan chip global juga disebut ikut berpengaruh. Apple kabarnya lebih memprioritaskan pasokan komponen untuk produk andalannya, termasuk seri iPhone generasi berikutnya, dibanding melanjutkan proyek AirPods berkamera.
Meski begitu, belum ada indikasi bahwa Apple membatalkan proyek ini secara permanen. Untuk saat ini, yang terlihat baru penundaan, bukan akhir dari rencana AirPods yang bisa “melihat” lingkungan sekitar penggunanya.
