Ai+ Pulse 2 Mulai Dijual Hari Ini, Layar 120 Hz dan Baterai 6.000 mAh Diuji Harga Murah

Ai+ Pulse 2 mulai dijual perdana di India hari ini lewat Flipkart pada pukul 12.00 PM IST. Ponsel 4G entry-level ini langsung menarik perhatian karena membawa layar 120 Hz dan baterai 6.000 mAh di kelas harga yang sangat agresif.

Dua fitur itu menjadi sorotan utama karena jarang hadir bersamaan di segmen murah. Di atas kertas, kombinasi layar besar, refresh rate tinggi, dan kapasitas baterai jumbo membuat Ai+ Pulse 2 tampak menarik untuk penggunaan harian yang padat.

Harga dan posisi Ai+ Pulse 2 di pasar

Berdasarkan informasi peluncuran yang dikutip dari artikel referensi, Ai+ Pulse 2 hadir dalam dua varian memori. Varian 4 GB + 64 GB dibanderol Rs 7,499, sedangkan varian 6 GB + 128 GB dijual Rs 8,999.

Pada masa promo peluncuran, harga efektifnya turun cukup signifikan. Varian 4 GB + 64 GB disebut tersedia seharga Rs 5,999, sementara varian 6 GB + 128 GB bisa didapat dengan harga Rs 7,999.

Rentang harga itu menempatkan perangkat ini sebagai pesaing langsung di kelas ponsel murah. Fokusnya jelas, yakni pengguna yang membutuhkan perangkat dasar untuk komunikasi, hiburan ringan, dan daya tahan seharian tanpa harus masuk ke segmen harga lebih tinggi.

Berikut rincian harga yang diumumkan saat penjualan perdana:

  1. 4 GB RAM + 64 GB storage: Rs 7,499
  2. 6 GB RAM + 128 GB storage: Rs 8,999
  3. Harga promo 4 GB + 64 GB: Rs 5,999
  4. Harga promo 6 GB + 128 GB: Rs 7,999

Layar 120 Hz jadi nilai jual, tetapi juga ujian efisiensi

Ai+ Pulse 2 membawa layar 6,75 inci dengan resolusi HD+. Panel ini mendukung refresh rate 120 Hz, rasio aspek 20:9, dan tingkat kecerahan tipikal 450 nits.

Untuk kelas entry-level, spesifikasi itu cukup menonjol. Refresh rate 120 Hz biasanya memberi efek guliran yang lebih mulus saat membuka media sosial, berpindah menu, atau menjelajah antarmuka sistem dibanding panel 60 Hz biasa.

Namun, layar 120 Hz juga menjadi ujian nyata bagi perangkat murah. Panel dengan refresh rate tinggi bisa meningkatkan kenyamanan visual, tetapi konsumsi daya dan optimalisasi sistem akan sangat menentukan apakah manfaatnya terasa konsisten dalam penggunaan sehari-hari.

Resolusi yang masih HD+ menunjukkan adanya kompromi yang wajar. Di satu sisi, detail layar tidak setajam panel Full HD, tetapi di sisi lain resolusi lebih rendah dapat membantu efisiensi baterai dan meringankan beban chipset.

Ai+ juga menyertakan lapisan oleophobic pada layar. Fitur ini berguna untuk mengurangi bekas sidik jari, sesuatu yang cukup relevan bagi pengguna yang sering memakai ponsel untuk video, chat, dan scrolling dalam waktu lama.

Baterai 6.000 mAh berpotensi jadi daya tarik utama

Kapasitas baterai 6.000 mAh menjadi salah satu alasan utama perangkat ini layak diperhatikan. Untuk pengguna entry-level, baterai besar sering kali lebih penting daripada performa tinggi, karena kebutuhan utama biasanya berkisar pada telepon, pesan instan, video pendek, dan streaming.

Dengan kombinasi chipset hemat daya dan resolusi HD+, baterai sebesar ini berpotensi memberi daya tahan panjang. Meski begitu, hasil akhirnya tetap bergantung pada pola pemakaian, tingkat kecerahan layar, kualitas sinyal, serta apakah mode 120 Hz aktif terus-menerus atau tidak.

Ai+ melengkapinya dengan pengisian daya 18W melalui USB-C. Kehadiran USB-C menjadi poin penting karena semakin praktis dan sudah menjadi standar modern, termasuk untuk perangkat dengan harga terjangkau.

Di kelas ini, pengisian 18W memang belum tergolong cepat. Namun untuk baterai besar, dukungan tersebut masih cukup masuk akal agar biaya perangkat tetap rendah.

Performa untuk kebutuhan ringan hingga menengah

Di sektor dapur pacu, Ai+ Pulse 2 memakai chipset Unisoc T7250. Ponsel ini dipadukan dengan RAM hingga 6 GB LPDDR4X dan penyimpanan eMMC hingga 128 GB.

Kombinasi itu menunjukkan orientasi yang jelas. Ai+ Pulse 2 bukan perangkat untuk gaming berat, melainkan untuk aktivitas dasar hingga menengah seperti chatting, belajar online, membuka aplikasi transportasi, menonton video, dan browsing.

Pemakaian storage jenis eMMC juga menegaskan posisinya sebagai ponsel murah. Meski kecepatannya tidak sekelas UFS, kapasitas hingga 128 GB tetap memberi ruang yang cukup lega untuk aplikasi dan file bagi banyak pengguna.

Ai+ juga menyertakan slot microSD. Fitur ini masih sangat relevan di segmen terjangkau karena banyak pengguna yang menyimpan foto, video, dan dokumen tanpa mengandalkan cloud.

Kamera 50 MP untuk kebutuhan dokumentasi harian

Di bagian belakang, Ai+ Pulse 2 membawa kamera utama 50 MP. Untuk kebutuhan dasar, angka ini terlihat menarik karena memberi kesan bahwa perangkat tetap menawarkan nilai lebih meski dijual murah.

Di bagian depan, tersedia kamera 8 MP untuk selfie dan panggilan video. Seperti ponsel entry-level lain, kualitas foto akhirnya akan lebih ditentukan oleh pemrosesan gambar, pencahayaan, dan optimalisasi software ketimbang angka megapiksel semata.

Meski begitu, kamera 50 MP tetap bisa menjadi daya tarik pemasaran yang kuat. Pengguna di kelas ini umumnya mencari perangkat yang cukup mumpuni untuk memotret dokumen, aktivitas keluarga, dan konten media sosial sederhana.

Software baru jadi nilai tambah yang jarang

Salah satu detail yang menonjol adalah sistem operasinya. Ai+ Pulse 2 langsung menjalankan NxtQuantum OS berbasis Android 16 sejak pertama kali digunakan.

Untuk ponsel murah, kehadiran software yang lebih baru bisa menjadi keunggulan kompetitif. Pengguna biasanya berharap perangkat tetap relevan lebih lama, baik dari sisi fitur antarmuka maupun kompatibilitas aplikasi.

Belum banyak informasi mendalam tentang pola pembaruan jangka panjangnya. Namun, membawa sistem yang lebih baru sejak awal tetap memberi kesan bahwa perangkat ini tidak datang dengan software lama yang cepat terasa usang.

Konektivitas dan fitur dasar yang tetap lengkap

Ai+ Pulse 2 mendukung dual 4G VoLTE, Bluetooth 5.0, dan Wi-Fi 5. Ponsel ini juga masih menyediakan jack audio 3,5 mm, fitur yang masih dicari oleh pengguna yang memakai earphone kabel atau speaker lama.

Kelengkapan ini penting karena pembeli di segmen entry-level biasanya lebih mementingkan fungsi praktis. Selama konektivitas dasar tersedia dengan baik, perangkat seperti ini sudah memenuhi kebutuhan utama mayoritas pengguna.

Berikut ringkasan spesifikasi utama Ai+ Pulse 2:

KomponenDetail
Layar6,75 inci HD+, 120 Hz
Kecerahan450 nits
Kamera belakang50 MP
Kamera depan8 MP
ChipsetUnisoc T7250
RAMHingga 6 GB LPDDR4X
StorageHingga 128 GB eMMC
EkspansimicroSD
OSNxtQuantum OS berbasis Android 16
Baterai6.000 mAh
Pengisian daya18W, USB-C

Secara keseluruhan, Ai+ Pulse 2 datang dengan pendekatan yang sederhana tetapi tepat sasaran. Layar 120 Hz dan baterai 6.000 mAh menjadi dua fitur yang paling menentukan apakah ponsel ini benar-benar unggul di penggunaan nyata, terutama bagi pengguna yang mencari perangkat murah dengan layar besar, daya tahan panjang, dan fitur dasar yang tetap lengkap.

Terkait