
Persaingan smartphone kelas menengah kembali memanas setelah kehadiran Motorola dengan produk terbarunya. Pabrikan asal Amerika Serikat tersebut resmi menghadirkan Moto G57 Power di Indonesia dengan harga sekitar Rp 2,9 jutaan.
Perangkat ini hadir dengan fokus utama pada daya tahan baterai yang sangat besar. Selain itu, Motorola juga membawa desain premium, performa yang stabil, serta kamera yang cukup kompetitif di kelas harga menengah.
Desain Vegan Leather Dengan Tampilan Premium
Moto G57 Power hadir dengan desain yang terasa berbeda dibanding banyak pesaingnya. Bagian belakang menggunakan material vegan leather yang memberi kesan premium sekaligus nyaman digenggam.
Material ini juga membantu mengurangi bekas sidik jari sekaligus membuat ponsel tidak mudah licin saat digunakan. Motorola menyediakan beberapa pilihan warna seperti Pantone Regatta, Pantone Corsair, dan Pantone Fluidity.
Bobot perangkat mencapai sekitar 210 gram dengan ketebalan 8,6 mm. Ukuran tersebut masih terasa wajar mengingat ponsel ini membawa baterai yang sangat besar.
Selain itu, Moto G57 Power juga sudah memiliki sertifikasi MIL-STD-810H untuk ketahanan benturan. Perangkat ini juga mengantongi rating IP64 yang membuatnya lebih tahan terhadap cipratan air ringan.
Motorola juga tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm di bagian bawah. Untuk audio eksternal, tersedia speaker stereo yang sudah didukung teknologi Dolby Atmos.
Layar Besar Dengan Refresh Rate 120 Hz
Moto G57 Power dibekali layar IPS LCD berukuran 6,72 inci. Panel ini memiliki resolusi Full HD Plus 2.400 × 1.080 piksel dengan tingkat kecerahan hingga 1.050 nits.
Ukuran layar yang luas membuat pengalaman menonton video atau bermain game terasa lebih nyaman. Motorola juga menghadirkan refresh rate hingga 120 Hz yang membuat animasi terasa lebih halus.
Teknologi Hyper Smooth memungkinkan refresh rate tinggi aktif di banyak aplikasi. Namun seperti panel LCD lainnya, tingkat kontras dan warna hitam tidak sepekat layar AMOLED.
Lapisan Corning Gorilla Glass 7i juga disematkan untuk meningkatkan perlindungan layar. Fitur ini membantu mengurangi risiko goresan saat penggunaan sehari-hari.
Baterai 7.000 mAh Jadi Senjata Utama
Daya tahan baterai menjadi nilai jual terbesar dari Moto G57 Power. Motorola membekali perangkat ini dengan baterai silikon karbon berkapasitas 7.000 mAh.
Kapasitas tersebut memungkinkan ponsel bertahan sangat lama dalam penggunaan normal. Dalam pengujian penggunaan harian, perangkat ini mampu bertahan lebih dari 24 jam dengan sisa baterai masih di atas 40 persen.
Waktu layar aktif juga cukup impresif dengan sekitar 9 jam screen-on time. Hasil ini diperoleh dari kombinasi aktivitas seperti streaming video, media sosial, chatting, dan browsing.
Moto G57 Power juga mendukung pengisian daya 33 watt. Berdasarkan pengujian internal, baterai dapat terisi dari 20 persen hingga penuh dalam waktu sekitar 73 menit.
Performa Snapdragon 6s Gen 4 Untuk Aktivitas Harian
Moto G57 Power menjadi smartphone pertama yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 4 nm dan memiliki kecepatan hingga 2,4 GHz.
Motorola menghadirkan perangkat ini dengan konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB UFS 2.2. Kombinasi tersebut cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari.
Dalam penggunaan normal, performa terasa stabil saat membuka aplikasi maupun multitasking. Sistem juga masih terasa responsif meskipun beberapa aplikasi berjalan di latar belakang.
Untuk pengujian gaming, beberapa judul populer masih dapat dimainkan dengan cukup lancar. Game seperti PUBG Mobile maupun Call of Duty Mobile bisa berjalan stabil pada pengaturan grafis rendah hingga menengah.
Skor benchmark Geekbench 6 yang diperoleh mencapai sekitar 1.015 poin untuk single-core dan 2.931 poin untuk multi-core. Hasil ini menunjukkan performa yang cukup kompetitif di kelas harga Rp 3 jutaan.
Kamera 50 MP Dengan Hasil Foto Natural
Di sektor kamera, Moto G57 Power mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600. Kamera ini memiliki aperture f/1.8 dan ukuran sensor 1/2 inci.
Selain kamera utama, terdapat kamera ultrawide 8 MP yang berguna untuk mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas. Di bagian depan tersedia kamera selfie 8 MP.
Hasil foto dari kamera utama terlihat cukup tajam dengan warna yang natural. Detail gambar masih terjaga dengan baik terutama pada kondisi pencahayaan siang hari.
Rentang dinamisnya juga cukup baik untuk kelas harga menengah. Namun pada beberapa kondisi tertentu, kamera masih sedikit kesulitan menjaga detail pada area bayangan.
Untuk foto malam hari, mode Night Mode mampu membantu meningkatkan eksposur dan menjaga detail foto. Hasilnya terlihat lebih seimbang dibandingkan foto tanpa mode malam.
Software Android 16 Dengan Fitur Khas Motorola
Moto G57 Power menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka Hello UI. Tampilan sistem terasa bersih dan mendekati Android stock.
Motorola juga menyertakan sejumlah fitur khas seperti gesture “karate chop” untuk menyalakan senter. Ada juga fitur Smart Connect yang memungkinkan ponsel terhubung dengan PC.
Selain itu, tersedia fitur seperti Peek Display, sidebar, serta kontrol media saat layar mati. Berbagai fitur tersebut membuat pengalaman penggunaan terasa lebih praktis.
Namun Motorola hanya menjanjikan satu kali pembaruan sistem operasi utama. Perangkat ini dijadwalkan mendapat update hingga Android 17 serta tiga tahun pembaruan keamanan.
Spesifikasi Utama Moto G57 Power
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Layar | 6,72 inci IPS LCD, Full HD Plus, 120 Hz |
| Chipset | Snapdragon 6s Gen 4 |
| RAM | 8 GB LPDDR4X |
| Storage | 128 GB UFS 2.2 |
| Kamera Belakang | 50 MP + 8 MP ultrawide |
| Kamera Depan | 8 MP |
| Baterai | 7.000 mAh |
| Fast Charging | 33 watt |
| Sistem Operasi | Android 16 Hello UI |
| Ketahanan | IP64, MIL-STD-810H |
| Harga Rilis | Rp 2.999.000 |
Moto G57 Power menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai. Dengan kapasitas 7.000 mAh, ponsel ini mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal.
Selain baterai, perangkat ini juga menawarkan layar besar, performa yang stabil, serta kamera yang cukup kompetitif di kelasnya. Namun dukungan pembaruan software yang terbatas bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang ingin memakai ponsel dalam jangka panjang.





