Harga ponsel Xiaomi kini berada di titik rawan setelah biaya memori dan penyimpanan melonjak tajam. Tekanan terbesar datang dari konfigurasi kelas atas 12GB RAM dan 512GB storage, yang menurut Presiden Xiaomi Lu Weibing kini membuat perusahaan membayar jauh lebih mahal dibanding periode sebelumnya.
Lu Weibing menyampaikan lewat Weibo bahwa Xiaomi harus menanggung tambahan biaya CNY 1,500 untuk satu paket komponen tersebut dibanding kuartal pertama tahun lalu. Lonjakan ini memberi sinyal bahwa kenaikan harga bukan lagi isu kecil di level komponen, melainkan sudah menyentuh struktur biaya perangkat secara langsung.
Biaya komponen naik sangat tajam
Data yang dibagikan Xiaomi menunjukkan bahwa biaya paket 12GB RAM dan 512GB penyimpanan sebelumnya berada di kisaran $72. Kini, estimasinya naik menjadi sekitar $288 untuk paket yang sama.
Kenaikan itu berarti biaya komponen melonjak hampir empat kali lipat dibanding level pada 2025. Untuk produsen smartphone, perubahan seperti ini sangat berat karena memori dan storage adalah komponen inti yang dibutuhkan hampir semua ponsel modern.
Tekanan tersebut juga mempersempit ruang gerak pabrikan dalam menjaga harga jual tetap kompetitif. Di pasar yang sensitif terhadap harga, kenaikan biaya sekecil apa pun bisa langsung memengaruhi strategi peluncuran produk.
Harga jual mulai ikut terdorong
Xiaomi sudah mulai menyesuaikan harga pada sejumlah perangkat. Perusahaan mengumumkan bahwa Redmi K90 Pro Max akan mengalami kenaikan harga mulai April 11.
Namun, besaran kenaikannya hanya CNY 200. Angka ini jauh lebih kecil dibanding tambahan biaya CNY 1,500 pada komponen RAM dan penyimpanan, yang berarti Xiaomi masih menanggung sebagian besar beban kenaikan tersebut.
Langkah itu menunjukkan bahwa produsen belum sepenuhnya memindahkan tekanan biaya ke konsumen. Meski begitu, situasi seperti ini sulit dipertahankan terus-menerus bila harga komponen belum kembali stabil.
Penyesuaian tidak hanya lewat harga ritel
Selain menaikkan harga Redmi K90 Pro Max, Xiaomi juga membatalkan promosi untuk Redmi Turbo 5 dan Turbo 5 Max. Kebijakan ini memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya bermain di harga jual, tetapi juga pada sisi insentif pembelian.
Pendekatan tersebut umum dipakai saat margin keuntungan mulai tertekan. Dengan mengurangi promo, produsen bisa menjaga sebagian ruang profit tanpa harus menaikkan harga terlalu agresif.
Berikut ringkasan data utama yang disampaikan Xiaomi:
| Item | Data |
|---|---|
| Konfigurasi komponen | 12GB RAM + 512GB storage |
| Tambahan biaya | CNY 1,500 |
| Estimasi biaya sebelumnya | sekitar $72 |
| Estimasi biaya saat ini | sekitar $288 |
| Kenaikan harga Redmi K90 Pro Max | CNY 200 |
| Perubahan promo | Promo Redmi Turbo 5 dan Turbo 5 Max dibatalkan |
AI jadi salah satu pemicu tekanan pasokan
Kenaikan harga RAM dan penyimpanan tidak terjadi tanpa sebab. Industri teknologi belakangan ini menghadapi tekanan pasokan akibat lonjakan permintaan dari pusat data AI, yang menyerap komponen memori dalam jumlah besar.
Saat perusahaan AI dan operator pusat data melakukan pembelian agresif, pasokan untuk produsen lain ikut tertekan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pembuat smartphone, tetapi juga laptop, tablet, hingga perangkat elektronik konsumen lainnya yang bergantung pada modul memori dan NAND storage.
Kondisi itu membuat harga komponen sulit turun cepat. Selama permintaan AI tetap tinggi dan kapasitas produksi tidak bertambah signifikan, tekanan harga berpotensi bertahan lebih lama.
China lebih dulu merasakan dampaknya
Untuk saat ini, penyesuaian harga disebut berlaku di pasar China. Hal ini penting karena China merupakan pasar dengan margin Redmi paling rendah menurut perusahaan.
Margin yang tipis membuat kenaikan biaya komponen lebih cepat terasa pada harga akhir. Karena itu, penyesuaian pertama sering kali muncul di pasar domestik sebelum merambat ke wilayah lain.
Belum ada kepastian apakah pasar internasional akan ikut terdampak. Namun jika biaya memori dan storage terus naik, peluang penyesuaian harga global tetap terbuka, terutama pada model dengan kapasitas besar dan spesifikasi tinggi.
Apa yang perlu dicermati konsumen
- Model dengan RAM dan storage besar paling rentan ikut naik harga.
- Promo dan bonus penjualan bisa dipangkas lebih dulu sebelum harga dinaikkan lebih jauh.
- Perangkat kelas menengah ke atas cenderung lebih cepat terdampak karena memakai komponen berkapasitas besar.
- Pasar dengan margin tipis biasanya menjadi lokasi pertama untuk penyesuaian harga.
Tekanan biaya komponen ini menunjukkan bahwa harga ponsel 2025 tidak lagi ditentukan hanya oleh desain dan chipset, tetapi juga oleh ketersediaan memori serta penyimpanan. Selama pasar RAM dan storage belum normal, produsen seperti Xiaomi kemungkinan akan terus mencari cara menjaga harga tetap kompetitif tanpa mengorbankan profit terlalu dalam.




