Xiaomi Smart Band 10 Pro Dan Watch S5 Meluncur, Baterai Tahan 21 Hari Dan Harganya Menggoda

Xiaomi kembali memperluas lini perangkat wearable globalnya lewat dua produk baru yang sama-sama menonjolkan daya tahan baterai. Smart Band 10 Pro dan Watch S5 hadir dengan peningkatan pada layar, sensor kesehatan, dan efisiensi daya yang menjadi sorotan utama.

Kehadiran keduanya juga menunjukkan arah pengembangan Xiaomi di segmen wearable yang makin matang. Untuk pengguna yang mencari gelang pintar ringkas atau jam tangan pintar dengan fitur lebih lengkap, dua perangkat ini menawarkan pendekatan yang berbeda namun sama-sama menarik.

Smart Band 10 Pro: layar lebih terang, sensor baru

Xiaomi Smart Band 10 Pro masih mempertahankan layar 1,74 inci seperti pendahulunya. Panel ini mendukung refresh rate 60 Hz dan mampu menampilkan hingga 16,8 juta warna.

Pembaruan paling terasa ada pada tingkat kecerahan layar yang kini mencapai 2.000 nits. Angka itu naik dari Smart Band 9 Pro yang hanya 1.200 nits, sehingga visibilitas di luar ruangan menjadi lebih meyakinkan.

Untuk urusan daya, gelang pintar ini membawa baterai 350 mAh. Xiaomi mengklaim baterainya bisa bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan harian, 15 hari untuk penggunaan normal, dan sekitar 8 hari saat fitur Always-on-Display aktif.

Bobotnya juga dibuat ringan, yakni 21,6 gram. Pada varian Ceramic Edition, bobot meningkat menjadi sekitar 28,7 gram.

Di sektor kesehatan, Xiaomi membenamkan sensor kesehatan baru dengan teknologi dual-light PD sensor. Perusahaan juga menambahkan algoritma pendeteksi tidur yang ditingkatkan untuk pemantauan yang lebih detail.

Smart Band 10 Pro tersedia dalam tiga warna, yaitu Silver, Black, dan Pink. Untuk pasar global, harganya mulai 80 euro atau sekitar Rp 1,6 jutaan, sementara varian NFC dan Ceramic Edition dibanderol hingga 100 euro atau sekitar Rp 2 jutaan.

Watch S5 membawa baterai lebih besar

Di sisi lain, Xiaomi Watch S5 hadir sebagai penerus Watch S4 yang lebih dulu meluncur pada 2024. Jam tangan pintar ini memakai layar AMOLED 1,48 inci dalam casing 56 mm dengan frame berbahan stainless steel.

Peningkatan terbesar Watch S5 ada pada sektor baterai. Perangkat ini membawa baterai 815 mAh dan diklaim mampu bertahan hingga 21 hari dalam sekali pengisian daya.

Dibanding pendahulunya, daya tahan baterai Watch S5 disebut lebih panjang, karena Watch S4 hanya sanggup bertahan hingga 15 hari. Menariknya, bodi Watch S5 justru dibuat 1 mm lebih tipis dan kini memiliki ketebalan sekitar 10,99 mm.

Untuk pemantauan kesehatan, Watch S5 menawarkan sensor detak jantung yang ditingkatkan dan fitur variabilitas detak jantung atau HRV saat tidur. Fitur ini menambah lapisan pemantauan bagi pengguna yang memantau kondisi tubuh lebih rutin.

Pada aspek olahraga, jam tangan ini mendukung lebih dari 150 mode olahraga. Xiaomi juga meningkatkan mode bersepeda agar pengalaman pelacakan aktivitas menjadi lebih baik.

Watch S5 turut dibekali sistem navigasi satelit GNSS untuk pelacakan lokasi yang lebih cepat dan akurat. Selain itu, perangkat ini memiliki sertifikasi ketahanan air 5 ATM.

Xiaomi Watch S5 hadir dalam empat warna, yaitu Black, Silver, Ceramic Blue, dan Jungle Green. Untuk pasar global, harganya dibuka mulai 179 euro atau sekitar Rp 3,7 jutaan.

Dengan dua produk ini, Xiaomi memperlihatkan strategi yang konsisten di segmen wearable: fitur kesehatan yang makin lengkap, layar yang lebih terang, dan baterai yang semakin tahan lama. Dua perangkat tersebut kini menjadi pilihan baru bagi pengguna yang ingin menyesuaikan kebutuhan antara gelang pintar yang ringkas dan jam tangan pintar yang lebih kaya fitur.

Source: tekno.kompas.com

Terkait