Xiaomi Rilis Tablet Anak Dengan Guru AI, Bantu Koreksi PR Dan Jaga Mata Saat Belajar

Xiaomi resmi menambah lini tablet pelajarnya lewat Redmi Pad 2 Pro Learning Edition yang meluncur di China. Perangkat ini hadir sebagai turunan dari Redmi Pad 2 Pro, tetapi dibekali fitur yang lebih fokus pada kebutuhan belajar anak dan pelajar.

Model baru ini menonjol karena membawa “guru AI” atau AI Teacher yang bisa berinteraksi secara real-time dengan pengguna. Saat proses belajar berlangsung, fitur ini memungkinkan pelajar mengajukan pertanyaan dan langsung menerima penjelasan yang relevan.

Fokus pada kebutuhan belajar

Redmi Pad 2 Pro Learning Edition tidak hanya mengandalkan fitur AI untuk menjawab soal atau membantu memahami materi. Xiaomi juga menambahkan fitur koreksi PR berbasis AI yang dapat menganalisis jawaban secara otomatis lalu memberikan umpan balik pada bagian yang perlu diperbaiki.

Pendekatan ini membuat tablet tersebut diposisikan lebih dekat sebagai perangkat pendamping belajar ketimbang tablet hiburan biasa. Xiaomi juga menyertakan langganan Xiaomi Education Center selama tiga tahun untuk mendukung aktivitas belajar pengguna.

Layanan itu menyediakan akses ke buku pelajaran, lebih dari 150.000 materi pembelajaran, dan rencana belajar yang tersusun. Paket tersebut memperlihatkan bahwa Xiaomi tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga ekosistem belajar yang menyertainya.

Paket penjualan dibuat lebih aman untuk anak

Perbedaan lain dari versi Learning Edition terlihat pada isi kemasan. Xiaomi menyertakan stylus dan casing pelindung khusus atau rugged case dalam satu paket penjualan.

Casing ini dilengkapi pengunci, tempat penyimpanan stylus, dan penutup lipat yang bisa digunakan sebagai penyangga. Desain seperti ini memberi nilai tambah bagi pelajar yang memakai tablet di rumah maupun saat dibawa bepergian.

Kehadiran aksesori tersebut juga mempertegas sasaran perangkat ini sebagai tablet untuk pengguna usia sekolah. Perlindungan fisik, kemudahan menulis, dan posisi layar yang fleksibel menjadi bagian penting dari pengalaman belajar di layar sentuh.

Spesifikasi inti tetap sama dengan versi reguler

Meski diarahkan untuk pelajar, jeroan Redmi Pad 2 Pro Learning Edition tetap sama seperti Redmi Pad 2 Pro biasa. Tablet ini memakai layar 12,1 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 120 Hz.

Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 600 nits, sementara lapisan kaca matte membantu mengurangi pantulan cahaya. Xiaomi menyebut kombinasi ini membuat layar lebih nyaman dipakai dalam sesi belajar yang panjang.

Untuk menjaga kenyamanan mata, tablet ini juga membawa low blue light berbasis hardware, DC dimming tanpa flicker, dan sertifikasi TUV Rheinland. Fitur-fitur tersebut menjadi penting karena penggunaan tablet untuk membaca dan belajar biasanya berlangsung dalam durasi lama.

Di sektor performa, perangkat ini memakai Snapdragon 7s Gen 4 dan hanya tersedia dalam satu konfigurasi, yaitu RAM 8 GB dengan storage 128 GB. Dengan pilihan tunggal itu, Xiaomi tampak menyederhanakan varian agar lebih mudah diposisikan di pasar pelajar.

Baterai besar dan audio yang ditingkatkan

Dari sisi daya, Redmi Pad 2 Pro Learning Edition dibekali baterai 12.000 mAh dengan dukungan pengisian cepat 33 watt. Tablet ini juga mendukung reverse wired charging 27 watt, sehingga bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain.

Pada sektor audio, Xiaomi menyematkan empat speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan sertifikasi Hi-Res Audio. Perusahaan bahkan mengklaim volume suara bisa meningkat hingga 300 persen, yang memberi keuntungan saat dipakai untuk menonton materi belajar atau mengikuti kelas video.

Perangkat ini menjalankan HyperOS 3 dan mendukung fungsi produktivitas seperti multitasking ala PC, browser desktop, serta aplikasi WPS dan CAJViewer. Xiaomi juga menambahkan kontrol orang tua, mulai dari pemantauan penggunaan perangkat, batas durasi, pengingat posisi duduk, hingga deteksi jarak layar dan kondisi pencahayaan.

Harga dan kemungkinan pasar berikutnya

Di China, Redmi Pad 2 Pro Learning Edition dijual seharga 2.699 yuan atau sekitar Rp 6,8 jutaan. Harga itu lebih tinggi dibanding versi reguler yang dibanderol 1.799 yuan atau sekitar Rp 4,5 jutaan.

Sampai saat ini belum ada kepastian apakah tablet ini akan masuk pasar global, termasuk Indonesia. Namun, kombinasi fitur AI, kontrol orang tua, dan paket aksesori membuat perangkat ini menjadi salah satu tablet pelajar paling menarik di kelasnya saat ini.

Source: tekno.kompas.com
Exit mobile version