
Xiaomi mulai menyesuaikan harga sejumlah ponsel Redmi di China, dan perubahan paling mencolok terjadi pada Redmi K90 Pro Max. Langkah ini mengikuti tren kenaikan biaya komponen utama, terutama chip memori global, yang kini ikut menekan harga jual perangkat di pasar.
Di lini yang sama, Redmi Turbo 5 dan Redmi Turbo 5 Max juga mengalami perubahan harga, meski mekanismenya berbeda dari K90 Pro Max. Alih-alih naik secara langsung, harga dua model itu kembali ke banderol normal setelah diskon promosi Festival Musim Semi berakhir.
Kenaikan paling terasa pada Redmi K90 Pro Max
Perubahan harga paling besar terjadi pada Redmi K90 Pro Max karena seluruh varian memori naik 200 yuan. Artinya, penyesuaian dilakukan secara merata, bukan hanya pada satu konfigurasi tertentu.
Varian dasar 12GB + 256GB kini dijual 4,199 yuan, naik dari 3,999 yuan saat peluncuran. Sementara itu, varian tertinggi 16GB + 1TB naik dari 5,299 yuan menjadi 5,499 yuan.
Perubahan ini menandakan Xiaomi melihat tekanan biaya sebagai faktor yang tidak bisa dihindari. Pada kelas flagship, dampak kenaikan harga komponen biasanya lebih cepat terasa karena perangkat membawa RAM besar dan penyimpanan internal lebih tinggi.
| Model | Konfigurasi | Harga awal | Harga baru |
|---|---|---|---|
| Redmi K90 Pro Max | 12GB + 256GB | 3,999 yuan | 4,199 yuan |
| Redmi K90 Pro Max | 16GB + 1TB | 5,299 yuan | 5,499 yuan |
Turbo 5 series naik lewat berakhirnya diskon
Berbeda dari K90 Pro Max, harga Redmi Turbo 5 series tidak dijelaskan naik lewat revisi langsung pada label utamanya. Xiaomi menghentikan diskon promosi yang sebelumnya membuat harga jual lebih rendah, sehingga harga kembali ke posisi normal.
Redmi Turbo 5 kini dibuka dari 2,299 yuan untuk varian 12GB + 256GB. Redmi Turbo 5 Max mulai dari 2,499 yuan untuk konfigurasi memori yang sama.
Meski tidak ada kenaikan nominal resmi pada harga dasar, dampaknya tetap terasa bagi konsumen. Saat insentif promosi berakhir, nominal yang harus dibayar kembali lebih tinggi dibanding masa diskon.
Struktur harga terbaru Redmi Turbo 5 series
- Redmi Turbo 5 12GB + 256GB: 2,299 yuan
- Redmi Turbo 5 Max 12GB + 256GB: 2,499 yuan
- Varian 512GB masih mendapat subsidi 200 yuan
Subsidi 200 yuan untuk varian 512GB menunjukkan Xiaomi masih menjaga daya tarik di kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Strategi ini juga memperlihatkan bahwa penyesuaian harga tidak selalu dilakukan secara seragam di semua varian.
Tekanan biaya memori mulai terasa di lini Redmi
Rujukan dari laporan Gizmochina menyebut Xiaomi secara langsung mengaitkan penyesuaian harga dengan kenaikan biaya komponen, terutama chip memori global. Pernyataan ini penting karena memperkuat alasan bahwa perubahan harga bukan sekadar strategi pemasaran.
Chip memori punya peran besar dalam struktur biaya smartphone modern. Saat harga komponen ini naik, produsen biasanya punya dua pilihan, yaitu menaikkan harga jual atau mengurangi insentif promosi.
Dalam kasus Redmi K90 Pro Max, Xiaomi memilih penyesuaian harga resmi. Pada Redmi Turbo 5 series, perusahaan lebih dulu mengakhiri promo yang sebelumnya menahan harga lebih rendah.
Dampak bagi pembeli dan pasar ponsel China
Bagi konsumen di China, perubahan ini bisa memengaruhi waktu pembelian. Pembeli yang menunggu harga turun mungkin kini perlu mempertimbangkan ulang, terutama untuk model flagship Redmi yang terkena kenaikan langsung.
Di sisi lain, langkah Xiaomi juga memberi sinyal tentang arah pasar ponsel ke depan. Jika biaya memori terus bergerak naik, bukan tidak mungkin lebih banyak produsen akan melakukan langkah serupa pada lini menengah hingga premium.
Redmi K90 Pro Max kini terlihat sebagai varian yang paling terdampak, sedangkan Turbo 5 series masih mendapat perlakuan yang lebih fleksibel melalui subsidi pada konfigurasi tertentu. Situasi ini menunjukkan bahwa harga smartphone di China semakin dipengaruhi oleh dinamika biaya komponen, bukan hanya oleh persaingan spesifikasi di atas kertas.





