WhatsApp mulai menguji dan menggulirkan fitur username yang memungkinkan pengguna saling mengirim pesan tanpa harus membagikan nomor telepon. Fitur ini menjadi salah satu pembaruan privasi paling dinanti karena memberi cara berkomunikasi yang lebih aman dan lebih fleksibel.
Laporan WABetaInfo menyebut fitur tersebut sudah muncul di aplikasi WhatsApp versi terbaru untuk Android dan iOS, meski baru tersedia untuk jumlah pengguna terbatas. Artinya, akses ke fitur ini masih bertahap dan kemungkinan akan meluas ke lebih banyak akun dalam beberapa pekan mendatang.
Apa yang berubah dengan hadirnya username
Selama ini, nomor telepon menjadi identitas utama di WhatsApp untuk memulai percakapan. Dengan adanya username, orang bisa mencari dan menghubungi akun lain lewat nama pengguna, tanpa perlu mengetahui nomor seluler pemilik akun tersebut.
Perubahan ini penting bagi pengguna yang ingin menjaga privasi nomor pribadi saat berinteraksi dengan kontak baru. Fitur tersebut juga bisa memudahkan komunikasi di konteks publik, komunitas, hingga urusan kerja yang tidak selalu menuntut pertukaran nomor telepon.
Cara mengecek apakah fitur sudah tersedia
Pengguna tidak perlu melakukan langkah rumit untuk mengetahui apakah fitur ini sudah aktif di akun masing-masing. Cukup buka menu pengaturan profil WhatsApp dan cari bagian khusus untuk username.
Jika menu itu sudah muncul, pengguna bisa langsung mengikuti instruksi di layar untuk memilih username yang diinginkan. Namun, jika belum ada, berarti fitur masih belum digulirkan ke akun tersebut karena peluncurannya dilakukan secara bertahap.
Berikut langkah sederhana untuk mengeceknya:
- Buka WhatsApp.
- Masuk ke pengaturan profil.
- Cari menu username.
- Jika tersedia, pilih dan pasang username sesuai petunjuk.
- Jika belum muncul, tunggu pembaruan berikutnya.
Aturan penamaan username yang perlu diperhatikan
WhatsApp menerapkan sejumlah batasan agar username tidak menyesatkan pengguna lain. Username tidak boleh diawali dengan “www.” dan tidak boleh diakhiri domain seperti “.com” atau “.net”.
Selain itu, username harus memiliki setidaknya satu huruf dan tidak boleh hanya terdiri dari angka atau simbol. WhatsApp juga hanya mengizinkan karakter tertentu, yaitu huruf kecil, angka, titik, dan garis bawah, dengan panjang username antara 3 hingga 35 karakter.
Berikut ringkasannya:
| Ketentuan | Penjelasan |
|---|---|
| Awalan | Tidak boleh dimulai dengan “www.” |
| Akhiran | Tidak boleh diakhiri “.com” atau “.net” |
| Karakter wajib | Harus ada minimal satu huruf |
| Karakter yang diizinkan | Huruf kecil, angka, titik, garis bawah |
| Panjang | 3–35 karakter |
Aturan itu menunjukkan WhatsApp ingin menjaga username tetap sederhana, mudah dibaca, dan tidak mudah disalahartikan sebagai alamat situs resmi. Langkah ini juga membantu mencegah potensi peniruan identitas atau penyalahgunaan nama pengguna.
Username harus tersedia di seluruh ekosistem Meta
Salah satu syarat paling penting adalah ketersediaan username di seluruh platform Meta. Jika nama pengguna yang diinginkan belum dipakai di Instagram, Facebook, dan WhatsApp, maka nama itu bisa digunakan.
Namun, jika username tersebut sudah dipakai di Instagram dan Facebook, pengguna perlu membuktikan kepemilikannya terlebih dahulu. Proses ini dilakukan dengan menghubungkan akun Instagram atau Facebook ke WhatsApp melalui Accounts Center.
Setelah kepemilikan terverifikasi, username yang sama bisa dipasang di WhatsApp. Tetapi jika username itu sudah diambil orang lain di Facebook dan Instagram, maka nama tersebut tidak bisa diklaim di WhatsApp, meski terlihat masih tersedia di satu layanan.
Lapisan privasi tambahan lewat kunci username
WhatsApp juga menyiapkan fitur kunci username empat digit yang bersifat opsional. Fitur ini berfungsi sebagai lapisan privasi tambahan saat ada orang yang mencoba menghubungi akun untuk pertama kalinya lewat username.
Contohnya, jika seseorang mengetahui username tertentu tanpa kunci, pesan bisa langsung dikirim. Tetapi jika kunci diaktifkan, pengirim harus mengetahui kombinasi username dan kunci empat digit tersebut agar bisa memulai chat.
Model ini memberi kontrol yang lebih besar kepada pengguna atas siapa saja yang bisa menghubungi mereka. Di saat yang sama, sistem ini tetap menjaga kemudahan pencarian kontak lewat username.
Dampaknya bagi kebiasaan komunikasi pengguna
Kehadiran username berpotensi mengubah cara banyak orang memakai WhatsApp, terutama saat membangun koneksi baru. Pengguna tidak lagi harus langsung membagikan nomor pribadi untuk memulai komunikasi awal.
Fitur ini juga dapat mengurangi risiko penyebaran nomor telepon ke pihak yang tidak diinginkan. Dalam praktiknya, ini akan sangat membantu kreator, pelaku UMKM, profesional, hingga pengguna biasa yang ingin memisahkan identitas personal dan keperluan komunikasi publik.
Meski begitu, karena peluncurannya masih terbatas, belum semua akun bisa langsung mencobanya. Pengguna yang belum melihat menu username di profil masih perlu menunggu giliran saat WhatsApp memperluas distribusinya secara lebih luas ke lebih banyak akun.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com






