WhatsApp mulai menguji layanan berlangganan baru yang disebut WhatsApp Plus untuk pengguna yang ingin fitur lebih luas daripada versi gratis. Paket ini diposisikan sebagai opsi berbayar, sementara akses dasar WhatsApp tetap bisa dipakai tanpa biaya.
Dalam tahap uji coba, harga layanan ini dipasang sekitar € 2,49 per bulan di Eropa atau sekitar Rp 50.000 per bulan. WhatsApp juga tetap mempertahankan fitur inti yang sudah dikenal luas, termasuk enkripsi end-to-end untuk menjaga keamanan percakapan.
Apa yang dibawa WhatsApp Plus
Layanan berbayar ini tidak mengubah fungsi dasar WhatsApp, tetapi menambah pilihan personalisasi dan pengelolaan chat. Salah satu daya tarik utamanya ada pada stiker premium, tema aplikasi dengan 18 warna berbeda, serta opsi mengganti ikon WhatsApp di layar utama ponsel.
Fitur lain yang menonjol adalah kemampuan menyematkan hingga 20 chat sekaligus. Di akun gratis, pengguna hanya bisa menyematkan tiga chat, sehingga versi berlangganan memberi ruang lebih besar untuk mengatur percakapan penting agar lebih mudah diakses.
WhatsApp Plus juga menyediakan 10 nada dering premium. Selain itu, ada pengaturan massal untuk beberapa chat atau grup dalam satu daftar khusus, sehingga satu tema bisa diterapkan ke seluruh percakapan dalam daftar tersebut.
Pengaturan itu bersifat fleksibel karena tema yang dipilih akan ikut terbawa ke chat baru yang ditambahkan ke daftar yang sama. Dengan cara ini, WhatsApp mencoba memberi kontrol yang lebih rapi bagi pengguna yang mengelola banyak percakapan sekaligus.
Masih dalam tahap pengujian
Layanan berlangganan ini belum tersedia untuk semua pengguna karena masih diuji secara terbatas. WhatsApp menyebut peluncuran awalnya akan hadir lebih dulu di perangkat Android, sedangkan dukungan untuk iOS akan menyusul.
Tahap uji coba semacam ini menunjukkan WhatsApp sedang menguji minat pasar terhadap fitur tambahan yang bersifat opsional. Model ini juga menegaskan bahwa versi gratis tetap menjadi jalur utama bagi pengguna yang hanya membutuhkan fungsi komunikasi inti.
Langkah tersebut memperlihatkan upaya WhatsApp memperluas pengalaman penggunaan tanpa mengganggu layanan dasar yang sudah ada. Pengguna yang membutuhkan lebih banyak kustomisasi bisa memilih berlangganan, sedangkan pengguna lain tetap dapat memakai WhatsApp seperti biasa.
Kombinasi antara fitur premium dan harga bulanan membuat WhatsApp Plus menjadi eksperimen penting dalam strategi produk WhatsApp. Jika uji coba berjalan sesuai rencana, layanan ini berpotensi membuka babak baru bagi pengguna yang menginginkan pengelolaan chat lebih personal tanpa harus meninggalkan platform yang selama ini dipakai sehari-hari.
