Pengguna WhatsApp di iPhone disebut akan segera mendapat fitur baru yang bisa menerjemahkan chat secara otomatis langsung di dalam aplikasi. Fitur ini penting karena dapat memangkas langkah manual seperti menyalin pesan ke aplikasi penerjemah lain.
Informasi tersebut muncul dari versi beta terbaru WhatsApp untuk iOS. Laporan 9to5Mac yang juga dikutip sejumlah media menyebut fitur ini disiapkan untuk bekerja per chat, sehingga pengguna bisa mengaktifkan terjemahan otomatis pada percakapan tertentu.
WhatsApp Siapkan Terjemahan Otomatis di iPhone
Dengan skema ini, setiap pesan yang masuk dalam chat terpilih bisa diterjemahkan ke bahasa tujuan secara langsung. Pengguna tetap memegang kendali karena dapat menentukan bahasa asal dan bahasa target sesuai kebutuhan.
Fitur ini tidak dibatasi hanya untuk percakapan pribadi. WhatsApp juga menyiapkannya untuk grup, sehingga chat dengan anggota dari berbagai negara bisa lebih mudah dipahami tanpa harus menerjemahkan pesan satu per satu.
Bagi pengguna yang sering terlibat dalam komunitas internasional, kelas daring, atau koordinasi kerja lintas negara, fitur semacam ini bisa sangat membantu. Kehadirannya juga berpotensi membuat WhatsApp lebih praktis sebagai alat komunikasi utama dalam situasi multibahasa.
Bahasa Indonesia Termasuk yang Didukung
Salah satu poin yang paling menarik bagi pengguna di Indonesia adalah dukungan bahasa Indonesia dalam sistem terjemahan ini. Berdasarkan informasi yang beredar, WhatsApp memanfaatkan sistem terjemahan bawaan Apple yang saat ini mendukung sekitar 21 bahasa.
Selain bahasa Indonesia, dukungan juga disebut mencakup bahasa populer lain seperti Inggris, Jepang, dan Mandarin. Cakupan bahasa ini membuat fitur tersebut relevan tidak hanya untuk komunikasi kasual, tetapi juga untuk kebutuhan profesional dan pendidikan.
Bagi pengguna iPhone, dukungan bahasa Indonesia berarti pesan dari rekan luar negeri berpotensi bisa dibaca lebih cepat tanpa proses tambahan. Sebaliknya, pemahaman terhadap percakapan dalam grup internasional juga bisa menjadi lebih lancar.
Diproses Langsung di Perangkat
Aspek yang paling banyak disorot dari fitur ini adalah cara kerjanya yang dilakukan secara on-device atau langsung di perangkat. Artinya, proses terjemahan tidak bergantung pada pengiriman isi pesan ke server cloud eksternal.
Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga privasi. WhatsApp selama ini mengandalkan enkripsi end-to-end, dan pemrosesan lokal membantu memastikan pesan tetap terlindungi karena tidak perlu keluar dari perangkat pengguna untuk diterjemahkan.
Model pemrosesan di perangkat juga sejalan dengan arah pengembangan banyak fitur kecerdasan buatan dan bahasa di ekosistem Apple. Dengan cara ini, pengalaman penggunaan bisa tetap cepat sekaligus memberi lapisan perlindungan tambahan pada data pribadi.
Ada manfaat lain yang tidak kalah penting, yaitu kemampuan bekerja saat offline. Selama paket bahasa yang dibutuhkan sudah diunduh terlebih dahulu, fitur terjemahan tetap dapat digunakan tanpa koneksi internet aktif.
Cara Kerja yang Diperkirakan Akan Tersedia
Berdasarkan laporan dari versi beta, fitur ini kemungkinan akan memberi opsi pengaturan terjemahan langsung di dalam chat. Pengguna diperkirakan bisa memilih bahasa sumber, bahasa tujuan, lalu mengaktifkan terjemahan otomatis untuk percakapan tertentu.
Secara ringkas, alur penggunaannya kemungkinan seperti berikut:
- Membuka chat pribadi atau grup yang ingin diterjemahkan.
- Memilih opsi terjemahan di pengaturan chat.
- Menentukan bahasa asal pesan.
- Menentukan bahasa tujuan, termasuk bahasa Indonesia.
- Mengunduh paket bahasa jika belum tersedia di perangkat.
Setelah aktif, pesan baru yang masuk berpotensi diterjemahkan secara otomatis. Mekanisme finalnya masih bisa berubah karena fitur ini belum meluncur untuk publik luas.
Mengapa Fitur Ini Menarik untuk Pengguna iPhone
Terjemahan otomatis di dalam chat menjawab kebutuhan yang selama ini cukup umum. Banyak pengguna harus berpindah aplikasi saat menerima pesan berbahasa asing, dan proses itu membuat percakapan menjadi lambat serta kurang efisien.
Dengan integrasi langsung di WhatsApp, hambatan tersebut bisa berkurang. Pengguna cukup membaca hasil terjemahan di ruang obrolan yang sama tanpa perlu keluar dari aplikasi atau menyalin teks berulang kali.
Bagi grup kerja, manfaatnya bisa lebih terasa. Pesan yang masuk dari anggota tim internasional dapat dipahami lebih cepat, sehingga respons terhadap diskusi atau instruksi juga berpotensi menjadi lebih efisien.
Di sisi lain, fitur ini juga relevan untuk pengguna biasa. Grup hobi, forum komunitas global, hingga percakapan dengan teman dari luar negeri bisa lebih mudah diikuti tanpa kendala bahasa yang terlalu besar.
Masih Tahap Pengembangan
Meski terdengar menjanjikan, fitur ini masih berada dalam tahap pengembangan. WhatsApp belum mengumumkan jadwal rilis resmi untuk semua pengguna iPhone.
Kondisi tersebut lazim untuk fitur yang pertama kali ditemukan di versi beta. Pada tahap ini, pengembang biasanya masih menguji kestabilan, akurasi terjemahan, kompatibilitas bahasa, serta pengalaman penggunaan sebelum peluncuran lebih luas.
Karena itu, ada kemungkinan detail fitur akan berubah saat versi final dirilis. Namun arah pengembangannya sudah cukup jelas, yakni menghadirkan terjemahan yang lebih praktis, aman, dan terintegrasi langsung dalam percakapan.
Jika nantinya benar diluncurkan secara resmi, pembaruan ini bisa menjadi salah satu fitur paling berguna di WhatsApp untuk iPhone. Dukungan bahasa Indonesia, pemrosesan langsung di perangkat, dan kemampuan berjalan offline membuat fitur tersebut berpotensi menjadi solusi praktis untuk komunikasi lintas bahasa di chat pribadi maupun grup.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: inet.detik.com