Vonzy Ungkap 2 Andalan Galaxy S26 Ultra, Cas 30 Menit dan Tetap Dingin saat Gaming

Author: Qoo Media

Samsung Galaxy S26 Ultra disebut menjadi andalan baru bagi kreator konten game Vonzy saat bermain gim mobile. Dari pengalaman singkatnya menjajal perangkat ini, ada dua fitur yang paling menonjol, yakni pengisian cepat 60 watt dan sistem pendingin yang lebih optimal.

Dua fitur itu dinilai penting karena langsung menyentuh kebutuhan utama gamer mobile, yaitu daya tahan pemakaian dan suhu perangkat saat digunakan intens. Di kelas ponsel flagship, kombinasi keduanya kerap menjadi penentu kenyamanan ketika bermain dalam sesi panjang.

Fast charging 60 watt jadi nilai praktis untuk gamer

Samsung membekali Galaxy S26 Ultra dengan dukungan fast charging 60 watt. Angka ini naik dari generasi sebelumnya yang mendukung pengisian cepat 45 watt.

Berdasarkan data dari artikel referensi, baterai 5.000 mAh pada Galaxy S26 Ultra dapat terisi hingga 75 persen dalam 30 menit. Peningkatan ini membuat waktu tunggu pengisian menjadi lebih singkat untuk pengguna yang aktif bermain, menonton, atau menjalankan banyak aplikasi.

Vonzy menilai fitur tersebut sangat membantu pola penggunaan yang padat. Dalam keterangannya kepada Kompas.com di sela acara Galaxy Unpacked di San Francisco, ia mengatakan tidak perlu terlalu sering mengisi daya meski kerap melakukan marathon gaming di smartphone.

“Karena aku suka marathon gaming di smartphone, atau itu gaming, lalu nonton dan segala macam. Jadi saya enggak perlu ngecas terus-terusan. Kalaupun cas sebentar, bisa satu jam pemakaian terus menerus tanpa kepikiran baterai,” kata Vonzy.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa kecepatan isi ulang bukan hanya soal angka spesifikasi. Untuk kreator konten game, fitur ini juga berkaitan dengan efisiensi waktu, terutama saat perangkat dipakai bergantian untuk bermain, membuat konten, dan konsumsi hiburan.

Dalam konteks penggunaan harian, fast charging tinggi memberi ruang pemakaian yang lebih fleksibel. Pengguna tidak harus menunggu baterai penuh untuk kembali bermain atau melanjutkan aktivitas lain.

Sistem pendingin lebih besar, suhu tetap stabil

Fitur kedua yang menjadi sorotan Vonzy adalah sistem pendingin Galaxy S26 Ultra. Samsung meningkatkan ukuran vapor chamber sekitar 2 persen dibanding pendahulunya.

Samsung juga mengklaim Heat Anticipation meningkat hingga 20 persen. Dukungan ini ditujukan agar suhu perangkat tetap stabil saat menangani beban kerja berat seperti gaming dan streaming video.

Bagi gamer mobile, suhu perangkat sangat memengaruhi kenyamanan. Ponsel yang cepat panas biasanya membuat genggaman kurang nyaman dan dalam beberapa kasus dapat memengaruhi konsistensi performa.

Vonzy menyebut sistem pendingin ini sebagai salah satu hal yang paling disukainya dari Galaxy S26 Ultra. Saat menjajal Genshin Impact di area experience Galaxy Unpacked, ia mengaku suhu perangkat tetap terasa dingin meski unit sudah dipakai banyak orang sebelumnya.

“Saya coba main game dan tes pakai termometer, (suhunya) tetap dingin, sekitar 27 derajat. Itu menurut saya cukup dingin di tangan,” ujar Vonzy.

Ia juga menambahkan bahwa perangkat digunakan cukup lama dalam area demo publik. Meski begitu, kesan suhu yang stabil tetap terasa saat berada di tangan.

“(Pemakaian) lumayan lama dan pastinya HP itu sudah dipakai banyak orang sebelumnya. Tetapi tetap dingin, itu yang saya sukai,” lanjut dia.

Performa chipset ikut menopang pengalaman main game

Selain dua fitur yang paling disorot, Galaxy S26 Ultra juga membawa chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Label “for Galaxy” menandakan chip ini dirancang untuk pengoptimalan khusus di lini premium Samsung.

Menurut Samsung, CPU pada chip tersebut meningkat hingga 19 persen dibanding Snapdragon 8 Elite for Galaxy di Galaxy S25 Ultra. Peningkatan ini diklaim membantu perangkat merespons perintah lebih cepat dan menangani beban kerja kompleks dengan lebih cerdas.

Kemampuan NPU juga disebut naik 39 persen. Peningkatan ini penting untuk menopang pemrosesan fitur Galaxy AI tanpa banyak hambatan di latar belakang.

Samsung juga mengklaim GPU meningkat 24 persen. Untuk skenario gaming, lonjakan ini berpotensi menghadirkan visual yang lebih kaya dan performa grafis yang lebih stabil.

Vonzy menggambarkan performanya sebagai “rata kanan”, istilah yang biasa dipakai gamer untuk menyebut pengaturan atau performa yang berada di level tinggi. Penilaian tersebut sejalan dengan fokus Galaxy S26 Ultra sebagai flagship yang tidak hanya menonjol di kamera, tetapi juga di performa berat.

Dua fitur yang paling relevan untuk kreator konten game

Bila diringkas, ada dua alasan utama mengapa fast charging dan pendingin jadi fitur paling relevan bagi kreator konten game seperti Vonzy.

  1. Fast charging 60 watt memangkas waktu tunggu isi ulang saat jadwal penggunaan padat.
  2. Sistem pendingin yang ditingkatkan membantu menjaga suhu tetap nyaman dalam sesi main yang panjang.
  3. Keduanya mendukung ritme kerja kreator yang tidak hanya bermain, tetapi juga merekam, memantau performa, dan mengakses aplikasi lain.

Dari sisi spesifikasi, Galaxy S26 Ultra juga dipadukan dengan RAM dan penyimpanan mulai dari 12/256 GB hingga 16 GB/1 TB. Kombinasi ini memberi ruang untuk file gim berukuran besar, rekaman layar, hingga kebutuhan multitasking kelas berat.

Samsung menghadirkan perangkat ini dalam empat warna, yaitu Cobalt Violet, White, Black, dan Sky Blue. Di Indonesia, Galaxy S26 Ultra sudah tersedia dengan harga sebagai berikut.

Varian Harga
12/256 GB Rp 24.499.000
12/512 GB Rp 27.499.000
16 GB/1 TB Rp 31.999.000

Bagi pembaca yang mencari ponsel flagship untuk gaming, dua fitur yang disorot Vonzy memberi gambaran praktis tentang keunggulan Galaxy S26 Ultra di penggunaan nyata. Fokusnya bukan hanya pada skor performa, tetapi pada hal yang langsung terasa saat bermain, yakni baterai yang cepat terisi dan suhu perangkat yang tetap stabil.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di artikel sumber: tekno.kompas.com
Terbaru